M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Mengembangkan bisnis kuliner tidak cukup hanya mengandalkan produk yang enak dan diminati konsumen.

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga perlu memiliki strategi bisnis, menjaga konsistensi produksi, serta memastikan kualitas produk agar mampu bersaing dan menjangkau pasar lebih luas.

Hal ini penting mengingat persaingan bisnis makanan dan minuman atau food and beverages (F&B) menuntut pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat pengelolaan bisnis.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, penguatan kapasitas pelaku usaha menjadi salah satu bekal penting agar UMKM dapat mengembangkan bisnisnya.

“Program ini dirancang untuk mendorong pelaku usaha naik kelas melalui penguatan kapasitas dan kapabilitas yang terarah dan aplikatif,” ujar Akhmad dalam siaran pers Jumat (6/11).

Untuk mendukung hal tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melanjutkan program BRIncubator 2026 kategori F&B melalui fase pelatihan bagi pelaku UMKM dari berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Begini Strategi UMKM Kembangkan Bisnis, Bidik Pasar B2B hingga Ekspor

Kurikulum pelatihan terdiri atas dua pendekatan, yakni kurikulum umum dan kurikulum tematik. Kurikulum umum mencakup enam sesi pelatihan yang berfokus pada pengembangan bisnis, mulai dari menyusun strategi usaha hingga memperluas peluang pasar.

Sementara kurikulum tematik terdiri atas empat sesi yang secara khusus membahas kebutuhan UMKM F&B. Materinya berfokus pada pengelolaan produk dan proses produksi sebagai bekal awal menuju validasi ekspor.

Dalam industri makanan dan minuman yang kompetitif, kualitas dan konsistensi produk menjadi hal penting yang perlu dijaga. Pelaku usaha juga perlu memastikan proses produksi mampu memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta akan melanjutkan ke tahap pendampingan melalui plenary mentoring dan one-on-one mentoring.

Pendampingan ini diharapkan membantu pelaku usaha menerapkan materi sesuai dengan kondisi dan tantangan bisnis masing-masing.

Melalui BRIncubator 2026, BRI berharap, UMKM F&B binaannya semakin siap meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar, baik di tingkat nasional maupun global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.