M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ternyata Ini Macam-Macam Penyebab Gula Darah Tinggi, Bukan Cuma Makan Manis

Ternyata Ini Macam-Macam Penyebab Gula Darah Tinggi, Bukan Cuma Makan Manis
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Apa saja penyebab gula darah tinggi, ya? Mari intip pembahasan lengkapnya berikut ini!

Kenaikan gula darah sering dianggap sebagai akibat dari konsumsi makanan manis. Anggapan ini tidak sepenuhnya salah, tetapi kondisi gula darah yang meningkat ternyata jauh lebih kompleks.

Ada banyak faktor yang bekerja di dalam tubuh yang membuat kadar glukosa naik tanpa Anda sadari. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini dapat mempengaruhi metabolisme, kesehatan jantung, hingga fungsi organ lain.

Memahami penyebabnya membantu Anda mencegah lonjakan gula darah sejak dini dan menjaga tubuh tetap bugar.

Baca Juga: 8 Minuman Pagi Pengontrol Gula Darah bagi Penderita Diabetes

Penyebab Gula Darah Tinggi

Melansir laman Verywell Health, di bawah ini macam-macam penyebab gula darah tinggi:

1. Genetika

Jika Anda memiliki keluarga dengan riwayat diabetes, risiko Anda mengalami gula darah tinggi bisa meningkat. Walaupun diabetes bisa dicegah melalui pola makan dan gaya hidup sehat, sensitivitas insulin memang bisa dipengaruhi oleh faktor keturunan sehingga membuat seseorang lebih mudah mengalami kenaikan gula darah.

2. Pola makan yang kurang sehat

Makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan akan dipecah menjadi glukosa sehingga memicu peningkatan gula darah. Jika jenis makanan ini dikonsumsi terlalu sering, tubuh dapat mengalami pelepasan insulin berlebihan dan akhirnya terjadi resistensi insulin. Kondisi ini bisa berkembang menjadi diabetes tipe 2 seiring waktu.

3. Kurang bergerak

Gaya hidup pasif membuat otot tidak bekerja dengan optimal dalam menggunakan atau menyimpan glukosa. Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan duduk terlalu lama meningkatkan risiko resistensi insulin. Sebaliknya, aktivitas fisik rutin membantu menurunkan gula darah karena otot membutuhkan glukosa sebagai sumber energi.

4. Sindrom Cushing

Penderita sindrom Cushing memiliki kadar kortisol yang tinggi. Hormon ini dapat mengganggu kerja insulin sehingga memicu resistensi insulin. Akibatnya, sebagian penderita mengalami intoleransi glukosa dan bahkan diabetes.

5. Penyakit pankreas

Masalah pada pankreas seperti pankreatitis, kanker pankreas, atau fibrosis kistik dapat merusak sel penghasil insulin. Jika sel ini tidak bekerja dengan baik, tubuh tidak mampu mengatur gula darah secara optimal.

Baca Juga: Waspada! Ini 11 Gejala Gula Darah Naik yang Penting Diketahui

6. PCOS atau sindrom ovarium polikistik

PCOS sering menyebabkan ketidakseimbangan hormon, termasuk meningkatnya insulin. Banyak penderita PCOS mengalami resistensi insulin, sehingga gula darah lebih sulit dikendalikan.

7. Cedera atau trauma fisik

Cedera berat atau luka bakar dapat memicu pelepasan hormon stres seperti kortisol dan epinefrin. Hormon ini meningkatkan produksi glukosa dan mengurangi efektivitas insulin. Tubuh juga menghasilkan sitokin inflamasi yang membuat resistensi insulin semakin tinggi.

8. Stres pascaoperasi

Setelah operasi, tubuh melepaskan hormon dan sitokin yang membuat gula darah naik karena hati menghasilkan lebih banyak glukosa. Hiperglikemia pascaoperasi cukup sering terjadi dan dapat berlanjut meski pasien sudah pulang dari rumah sakit.

9. Infeksi

Infeksi seperti pneumonia atau infeksi saluran kemih dapat meningkatkan kadar kortisol. Hormon ini menghambat fungsi insulin sehingga gula darah naik. Respons ini sebenarnya normal karena tubuh memerlukan lebih banyak energi untuk melawan infeksi.

10. Efek obat-obatan tertentu

Beberapa obat, seperti katekolamin, imunosupresan, dan kortikosteroid, dapat meningkatkan kadar gula darah. Obat ini bekerja dengan mengubah produksi glukosa dan mengganggu kerja insulin.

Baca Juga: 16 Rekomendasi Makanan untuk Mencegah Gula Darah Naik bagi Penderita Diabetes

11. Nutrisi dari selang makan atau infus

Pasien yang menerima nutrisi melalui selang makan atau infus yang mengandung larutan gula juga berisiko mengalami hiperglikemia.

12. Obesitas

Sel lemak yang berlebihan melepaskan protein inflamasi yang mengganggu cara tubuh menggunakan insulin. Kondisi ini membuat tubuh sulit mengontrol gula darah, terutama setelah makan.

13. Penyakit gusi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penyakit gusi tingkat lanjut dapat meningkatkan peradangan tubuh, yang kemudian memicu kenaikan gula darah. Kondisi ini juga lebih sering terjadi pada penderita diabetes.

Faktor Lain Penyebab Gula Darah Tinggi

Selain kondisi medis, beberapa kebiasaan harian juga dapat menyebabkan gula darah tinggi, antara lain:

  • Paparan sinar matahari berlebihan atau kulit terbakar yang memicu stres pada tubuh.
  • Pemanis buatan tertentu yang dapat memengaruhi sensitivitas insulin atau keseimbangan bakteri usus.
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan karena mengganggu fungsi hati dalam mengatur glukosa.
  • Kopi, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kafein.
  • Kurang tidur, bahkan hanya satu malam.
  • Tidak sarapan, yang membuat lonjakan gula darah lebih tinggi saat makan berikutnya.
  • Dehidrasi, karena kurangnya cairan membuat konsentrasi gula dalam darah meningkat.
  • Beberapa semprotan hidung yang dapat merangsang hati memproduksi glukosa.
  • Asupan karbohidrat berlebihan, terutama karbohidrat olahan seperti roti putih, sereal manis, atau bagel yang dapat meningkatkan gula darah lebih cepat dibanding makanan manis sekali pun.
  • Stres emosional, karena tubuh melepaskan lebih banyak kortisol yang menghambat kerja insulin.

Demikianlah ulasan tentang macam-macam penyebab gula darah tinggi. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: 6 Alasan Minum Air Putih Menurunkan Gula Darah Tinggi secara Alami

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Panduan Keselamatan Gempa Bumi: Langkah Penting Saat dan Setelah Terjadi Bencana

Pahami cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi di berbagai lokasi serta langkah pertolongan setelahnya. Simpan juga daftar nomor darurat.

7 Sayur Tinggi Antioksidan Ini Lawan Radikal Bebas Penyebab Penyakit Kronis

Inilah daftar beberapa sayur tinggi antioksidan yang bisa dikonsumsi untuk melawan radikal bebas pada tubuh.

Jadi Marketplace Token AI, Ini yang Ditawarkan Pemuda.ai

​Kehadiran berbagai layanan AI membuat kebutuhan pengelolaan token ikut meningkat. Pemuda.ai menawarkan solusi Token-as-a-Service.

BCA Gandeng AFFIN Bank, Nasabah Dapat Promo di Indonesia-Malaysia

Kerja sama dengan AFFIN Bank menjadi bagian dari upaya BCA memperluas kolaborasi dengan mitra strategis di kawasan regional.

Ramalan Shio Hari Ini Kamis 20 Agustus 2026, Banyak Keputusan Penting

Simak ramalan shio hari ini 20 Agustus 2026, cek peruntungan karier, keuangan, cinta, dan kesehatan untuk semua 12 shio.

Ramalan Zodiak Kamis 20 Agustus 2026, Simak Cinta, Karier dan Keuangan

Simak ramalan 12 zodiak hari ini, Kamis 20 Agustus 2026, mulai cinta, karier, keuangan hingga kesehatan yang lengkap di sini.

4 Persiapan Penting Sebelum Berangkat Lomba Marathon, dari Peralatan hingga Nutrisi

Sebelum mengikuti marathon atau lari jarak jauh, ada beberapa perlengkapan penting yang perlu disiapkan.

9 Promo Kuliner Hari Ini Kamis 20 Agustus 2026, Diskon Meriah di McD hingga HokBen

Cek deretan promo kuliner Kamis untuk menemani harimu. Makan kenyang dan lezat lebih ramah di kantong dengan penawaran spesial di tempat favorit.

IHSG Ada Peluang Rebound, Simak 6 Rekomendasi Saham Pilihan BNI Sekuritas (20/8)

IHSG berpotensi kembali menguat pada perdagangan Kamis (20/8/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Bukan Hiburan Semata, Ini 6 Manfaat jika Anda Suka Menonton Film

Manfaat menonton film tidak hanya terbatas pada hiburan semata. Berikut adalah beberapa manfaat menonton film yang mungkin belum Anda ketahui.