M O M S M O N E Y I D
Bugar

16 Rekomendasi Makanan untuk Mencegah Gula Darah Naik bagi Penderita Diabetes

16 Rekomendasi Makanan untuk Mencegah Gula Darah Naik bagi Penderita Diabetes
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa rekomendasi makanan untuk mencegah gula darah naik bagi penderita diabetes!

Ketika Anda hidup dengan diabetes, memilih makanan yang tepat adalah hal yang penting. Memahami apa yang baik untuk dikonsumsi adalah langkah awal agar tubuh tetap sehat, bertenaga, dan terhindar dari lonjakan gula darah yang membahayakan.

Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa rekomendasi makanan untuk mencegah gula darah naik bagi penderita diabetes:

1. Ikan Berlemak

Ikan berlemak dikenal dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan meredakan peradangan karena kandungan omega tiga yang tinggi. Contohnya adalah salmon, sarden, herring, makarel, tuna albacore, dan trout.

American Diabetes Association menyarankan agar penderita diabetes makan ikan berlemak sebanyak dua kali dalam seminggu. Untuk menjaga asupan kalori, ikan sebaiknya dimasak tanpa tepung roti dan tidak digoreng.

Beberapa orang memilih mengonsumsi suplemen omega tiga, namun ADA menyebutkan bahwa suplemen tersebut tidak terbukti memberikan manfaat khusus bagi penderita diabetes.

Baca Juga: 5 Jenis Kacang-Kacangan yang Bantu Turunkan Gula Darah secara Alami

2. Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan sawi kaya vitamin dan mineral, tetapi rendah kalori serta karbohidrat. Karena itu, sayuran ini tidak banyak memengaruhi gula darah. Anda bisa menikmatinya dalam salad, sup, atau dicampur dalam smoothie.

3. Alpukat

Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung dan mampu menurunkan kolesterol LDL. Meskipun penderita diabetes sering fokus pada gula dan karbohidrat, konsumsi lemak sehat tetap penting untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Alpukat juga tinggi serat dan rendah gula sehingga membantu menjaga gula darah tetap stabil dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

4. Telur

Telur kaya protein, vitamin, dan lemak sehat jantung. Lemak tak jenuh ganda dalam telur dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dan mengurangi risiko penyakit jantung serta stroke.

Sebuah penelitian pada tahun 2019 menunjukkan bahwa penderita diabetes yang makan telur saat sarapan rendah karbohidrat mampu menjaga stabilitas gula darah sepanjang hari.

5. Biji Chia

Biji chia terkenal karena kandungan nutrisi dan serbaguna dalam penggunaannya. Satu ons biji chia kaya serat, protein, dan mineral seperti kalsium serta magnesium.

Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa konsumsi biji chia mampu meningkatkan penurunan berat badan, menurunkan risiko terkait obesitas, dan membantu mengontrol gula darah.

6. Kacang

Kacang-kacangan menyediakan vitamin, mineral, dan serat dalam jumlah tinggi. Menariknya, setengah cangkir kacang memiliki kandungan protein yang setara dengan satu ons daging namun tanpa lemak jenuh.

Konsumsi kacang secara teratur juga terbukti dapat mengurangi risiko diabetes tipe dua serta membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali.

Baca Juga: 8 Makanan Tinggi Serat yang Bantu Stabilkan Gula Darah secara Alami

7. Yogurt Yunani

Yogurt Yunani merupakan sumber protein, kalsium, dan vitamin D. Jenis yogurt ini lebih padat dan tinggi protein dibandingkan yogurt biasa.

Selain itu, yogurt Yunani mengandung probiotik yang bermanfaat untuk kesehatan usus. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa perbaikan bakteri usus bisa membantu pencegahan dan pengelolaan diabetes.

8. Kacang-kacangan

Kenari adalah contoh kacang-kacangan yang baik untuk kesehatan jantung karena mengandung omega tiga, protein, magnesium, dan zat besi. Konsumsi kenari secara rutin bahkan dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes.

9. Brokoli

Brokoli adalah sayuran rendah kalori dan rendah karbohidrat yang kaya fitokimia, vitamin, dan serat. Penderita diabetes dapat mengonsumsinya tanpa khawatir karena tidak akan memengaruhi gula darah secara signifikan.

10. Minyak Zaitun Extra-Virgin

Minyak zaitun extra-virgin merupakan sumber lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk jantung dan mampu menurunkan kolesterol LDL. Penelitian menunjukkan bahwa minyak ini berpotensi membantu mencegah dan mengelola diabetes, meski dibutuhkan studi lebih lanjut.

11. Biji Rami

Biji rami kaya omega tiga dan omega enam. Ketika dikonsumsi, biji rami berperan sebagai antioksidan, membantu menurunkan kolesterol, dan menjaga kestabilan gula darah.

Sebuah studi kecil tahun 2022 menemukan bahwa makan biji rami sebelum sarapan dapat menurunkan lonjakan gula darah setelah makan.

Baca Juga: 8 Manfaat Lidah Buaya sebagai Tanaman Herbal, Bisa Kontrol Gula Darah lo

12. Cuka

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi cuka, termasuk cuka apel, dapat membantu menurunkan kadar A1C dalam jangka waktu delapan hingga dua belas minggu. Meski begitu, diperlukan lebih banyak bukti untuk memperkuat manfaat ini.

13. Stroberi

Stroberi penuh dengan vitamin, mineral, antioksidan, dan serat. Buah ini dapat menjadi pilihan camilan manis yang lebih sehat untuk membantu mengendalikan keinginan makan gula. Antioksidannya juga membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

14. Bawang Putih

Bawang putih telah lama diteliti manfaatnya untuk kesehatan jantung, tekanan darah, dan kolesterol. Beberapa studi terbaru juga menunjukkan bahwa bawang putih berpotensi membantu menurunkan gula darah pada penderita diabetes tipe dua.

15. Labu

Semua jenis labu kaya serat, antioksidan, serta vitamin seperti vitamin C dan mineral seperti kalium serta magnesium. Makanan ini rendah kalori dan dapat membantu memberi rasa kenyang lebih lama.

16. Mie Shirataki

Mie Shirataki hampir tidak mengandung kalori dan sangat rendah karbohidrat sehingga cocok untuk penderita diabetes. Serat larut di dalamnya membantu menunda rasa lapar dan menjaga gula darah tetap stabil.

Baca Juga: 10 Tanda Kadar Gula Darah Tinggi yang Sebaiknya Diwaspadai

Itulah beberapa rekomendasi makanan untuk mencegah gula darah naik bagi penderita diabetes. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram.