MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global naik, karena perang Timur Tengah mengguncang pasar dan mendorong investor ke aset yang lebih aman. Kenaikan harga empat memasuki hari keempat berturut-turut.
Mengutip Bloomberg, Senin (2/3), harga emas spot sempat naik 2,7% mencapai US$ 5.400 per troi ons, sebelum melandai. Hingga pukul 16.28 WIB, harga emas masih naik 2,2% menjadi US$ 5.392,27 per troi ons.
Harga emas hari ini lanjut naik, setelah minggu lalu melompat lebih dari 3%. Konflik di wilayah Timur Tengah meluas pada akhir pekan, setelah AS dan Israel menyerang Iran, menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Pada Sabtu, AS dan Israel melancarkan serangan di seluruh Iran, sambil menyerukan penduduk untuk bangkit melawan rezim Khamenei. Sedangkan, serangan balasan Teheran menghantam Isarel, serta pangkalan militer Amerika di negara-negara termasuk Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Bahrain.
Baca Juga: Nanjak! Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Senin 2 Maret
Trump mengatakan pasukan AS akan terus membom Iran hingga tujuannya tercapai. Sementara, Kepala Keamanan Nasionak Iran, Ali Larijani, mengatakan pada X bahwa Teheran tidak mau bernegosiasi dengan AS.
Ketegangan geopolitik yang meluas dan perubahan besar dalam hubungan internasional dan perdagangan yang dilakukan Presiden AS Donald Trump, telah mendukung reli jangka panjang emas. Kenaikan harga emas juga didukung oleh peningkatan pembelian oleh bank sentral, dan bergesernya investor dari mata uang dan obligasi pemerintah.
Harga emas telah naik 25% sepanjang tahun ini, meskipun terjadi penurunan tajam dari rekor tertinggi di atas US$ 5.595 per troi ons pada akhir Januari.
Analis dari Franklin Templeton Institute, yang dipimpin Stephen Dover, seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (2/3), mengatakan bahwa emas cenderung diuntungkan ketika sentimen pasar lintas aset adalah "premium risiko" terlebih dahulu, fundamental kemudian. Ia merekomendasikan eksposur emas selektif daripada posisi short saham.
Baca Juga: Perang Iran Pecah, Saham Energi dan Emas Akan Melambung?
Dengan Washington mengerahkan pasukan militer terbesar di Timur Tengah sejak perang Irak pada 2003, harga emas mencatat kenaikan bulanan ketujuh berturut-turut pada Februari. Ini kenaikan terpanjang sejak 1973.
"Logam mulia, minyak dan komoditas lainnya naik meskipun dollar AS menguat, padahal harganya ditetapkan dalam dollar AS. Ini menunjukkan bahwa aset-aset berwujud ini adalah mata uang berwujud yang sesungguhnya selama periode luar biasa ini," kata Hong Hao, Kepala Investasi Lotus Asset Management Ltd., mengutip Bloomberg, hari ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News