MOMSMONEY.ID - Tahun pertama tinggal sendiri sering bikin pengeluaran membengkak, simak cara mengatur keuangan agar tetap aman dan terkontrol.
Tinggal sendiri untuk pertama kalinya memang punya rasa yang campur aduk. Di satu sisi rasanya menyenangkan karena akhirnya punya kebebasan mengatur aktivitas sendiri, menentukan jadwal, sampai mengambil keputusan tanpa banyak bergantung pada orang lain.
Tapi di sisi lain, ada tanggung jawab baru yang sering datang tanpa aba aba, terutama soal keuangan. Tiba tiba semua kebutuhan harus dipikirkan sendiri, mulai dari makan, tempat tinggal, transportasi, sampai pengeluaran kecil yang sebelumnya mungkin jarang diperhatikan.
Melansir dari Bunq.com, membangun kebiasaan mengatur uang sejak awal bisa membantu masa adaptasi terasa lebih ringan dan tidak terlalu membebani pikiran.
"Kebiasaan finansial sederhana yang dilakukan secara konsisten sering memberikan hasil lebih baik dibanding perubahan besar yang sulit dipertahankan," dikutip dari laman Bunq.
Baca Juga: 10 Cara Berpikir Charlie Munger yang Masih Cocok Diterapkan, Ayo Cobain
Pahami dulu kebutuhan utama setiap bulan
Saat baru mulai hidup mandiri, banyak orang langsung berpikir soal menabung atau membeli sesuatu yang diinginkan. Padahal sebelum sampai ke sana, ada hal yang lebih penting, yaitu mengetahui kebutuhan dasar yang harus dipenuhi setiap bulan.
Coba mulai mencatat pengeluaran rutin seperti biaya tempat tinggal, makan, internet, transportasi, hingga kebutuhan harian lainnya. Dari situ akan terlihat berapa uang yang memang harus dikeluarkan dan berapa sisa yang bisa dipakai untuk kebutuhan lain.
Apalagi kondisi biaya hidup di Indonesia saat ini terus berubah. Harga makanan, transportasi, hingga kebutuhan sehari-hari di setiap daerah juga bisa berbeda. Karena itu, memahami kebutuhan dasar menjadi langkah awal yang cukup penting.
Pisahkan uang sesuai kebutuhan
Sering kali uang terasa cepat habis bukan karena pengeluaran terlalu besar, tetapi karena semuanya tercampur dalam satu tempat. Akhirnya tanpa sadar dana yang seharusnya untuk kebutuhan penting malah terpakai untuk hal lain.
Cara sederhana yang bisa dicoba adalah membagi uang sesuai kebutuhan. Misalnya ada bagian khusus untuk makan, transportasi, tabungan, kebutuhan darurat, dan hiburan.
Cara seperti ini membuat pengeluaran terasa lebih terkontrol. Selain itu, kita juga jadi lebih mudah mengetahui batas pengeluaran tanpa harus menghitung ulang setiap saat.
Biasakan menabung meski sedikit
Masih banyak yang berpikir kalau menabung harus dimulai dari jumlah besar. Padahal sebenarnya kebiasaan kecil yang dilakukan rutin justru lebih mudah bertahan dalam jangka panjang.
Misalnya menyisihkan Rp10.000 atau Rp20.000 setiap hari. Mungkin terlihat kecil, tetapi jika dilakukan terus menerus, jumlahnya bisa terkumpul cukup banyak.
Dana cadangan seperti ini bisa membantu saat muncul kebutuhan mendadak. Misalnya ponsel rusak, biaya kesehatan, kebutuhan pekerjaan, atau situasi lain yang datang tiba tiba.
Baca Juga: Emas Putih atau Kuning Mana yang Lebih Mahal? Cek Fakta Berikut Ini
Jangan anggap sepele pengeluaran kecil
Kadang yang membuat uang cepat habis bukan pengeluaran besar, tetapi kebiasaan kecil yang dilakukan berulang ulang. Membeli kopi, memesan makanan, atau langganan layanan yang jarang dipakai sering kali terasa biasa saja.
Masalahnya, jika semua itu dikumpulkan selama satu bulan, jumlahnya bisa cukup menguras dompet. Mencatat pengeluaran harian secara sederhana bisa membantu melihat kebiasaan mana yang sebenarnya perlu dikurangi.
Bukan berarti harus berhenti menikmati hidup, tetapi lebih ke memahami batas yang sesuai dengan kondisi keuangan.
Buat aturan sederhana untuk biaya bersama
Kalau tinggal bersama teman atau sering beraktivitas dalam kelompok, biasanya akan ada pengeluaran bersama. Misalnya membeli kebutuhan rumah, makan bersama, atau membayar tagihan tertentu.
Supaya tidak membingungkan, biasakan membuat catatan sederhana mengenai siapa yang membayar dan berapa yang perlu diganti. Cara kecil seperti ini bisa menghindari salah paham dan membuat hubungan tetap nyaman.
Tahun pertama tinggal sendiri memang menjadi momen belajar banyak hal, termasuk belajar mengelola uang dengan lebih bijak. Tidak perlu membuat aturan yang terlalu rumit di awal.
Langkah kecil seperti mencatat pengeluaran, membagi anggaran, dan menabung secara rutin sudah cukup membantu. Saat kondisi keuangan lebih teratur, menjalani kehidupan baru juga bisa terasa lebih tenang tanpa khawatir uang habis sebelum akhir bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News