MOMSMONEY.ID - Sakit punggung bisa jadi tanda penyakit asam urat lo. Jadi, hindari beberapa daftar makanan yang bisa memicu kondisi tersebut.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), asam urat terjadi ketika kadarnya terlalu tinggi dan menyebabkan terbentuknya kristal tajam di dalam sendi.
Stella Bard, dokter reumatologi, mengungkapkan, kristal-kristal ini dapat memicu serangan nyeri mendadak, pembengkakan, kemerahan, dan kekakuan yang sangat memengaruhi kualitas hidup.
Pola makan memegang peranan penting dalam penanganan asam urat, karena makanan tertentu dapat meningkatkan mengurangi kemampuan tubuh untuk membuangnya.
Dilansir dari Verywellhealth.com, memahami jenis makanan yang memicu asam urat jadi langkah penting untuk mengurangi kekambuhan dan menjaga kesehatan sendi dalam jangka panjang.
Baca Juga: Target Jalan Kaki Penderita Asam Urat, Bebas Nyeri Tanpa Patokan 10.000 Langkah
Memahami hubungan antara pola makan dan asam urat
Beberapa faktor berkontribusi terhadap peningkatan kadar asam urat:
- Genetika
- Obesitas
- Penyakit ginjal
- Obat-obatan tertentu
- Konsumsi alkohol berlebihan
- Pola makan tinggi purin
Oleh karena itu, dokter sering menyarankan pasien untuk mengidentifikasi makanan yang secara signifikan dapat meningkatkan asam urat agar bisa dihindari sebagai bagian dari strategi pengobatan yang menyeluruh.
Makanan yang harus dihindari karena memicu asam urat
Yuk, identifikasi makanan-makanan yang bisa jadi penyebab utama peningkatan kadar asam urat:
1. Jeroan
Jeroan seperti hati dan ginjal mengandung kadar purin yang sangat tinggi dan termasuk dalam kelompok makanan yang paling signifikan memicu asam urat.
2. Daging merah
Konsumsi rutin daging sapi, daging domba dan daging babi dapat meningkatkan produksi asam urat dan berkontribusi terhadap kekambuhan.
3. Kerang-kerangan
Jenis kerang-kerangan yang mengandung kadar purin yang tinggi, meliputi:
Udang
Kepiting
Lobster
Kerang
4. Ikan Sarden
Ikan sarden sangat bergizi namun juga dianggap sebagai salah satu makanan utama pemicu asam urat karena kandungan purinnya.
5. Ikan Teri
Ikan teri mengandung purin dalam konsentrasi tinggi dan dapat berkontribusi pada peningkatan kadar asam urat.
Baca Juga: Cara Mencegah Penyakit Asam Urat: Minum Teh Hitam, Flavonoid Bantu Kerja Ginjal
6. Makanan olahan tinggi fruktosa
Makanan olahan tinggi fruktosa contohnya meliputi:
- Makanan penutup
- Permen
- Camilan manis
7. Gula dan buah-buahan
Gula termasuk fruktosa dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Fruktosa adalah bentuk gula alami yang ditemukan dalam beberapa jenis makanan.
Zat ini ditambahkan ke banyak produk dalam bentuk high-fructose corn syrup. Menghindari atau membatasi makanan tinggi fruktosa dapat membantu mengurangi gejala asam urat.
Jus buah dan minuman manis telah dikaitkan dengan hiperurisemia dan asam urat. Beberapa buah secara alami mengandung fruktosa tinggi.
Jika menderita asam urat, hindari atau batasi jus buah. Batasi buah-buahan tinggi fruktosa, seperti apel, pir, mangga, buah ara, semangka, dan buah kering.
8. Berbagai produk bakery
Produk bakery seperti muffin, pastri, cookies, dan kue mengandung fruktosa yang dapat memicu kekambuhan radang sendi karena asam urat.
9. Makanan dengan kandungan ragi
Jenis ragi tertentu dan ekstrak ragi memiliki kandungan purin yang tinggi. Sebaiknya, hindari makanan dan suplemen yang mengandung bahan-bahan tersebut.
Ekstrak ragi dapat ditemukan dalam beberapa jenis kecap asin, sup kalengan, makanan beku siap saji dan camilan asin. Demikian daftar makanan yang bisa memicu kondisi asam urat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News