M O M S M O N E Y I D
Bugar

Sakit Kepala Saat Bekerja? Ini Penyebab dan Cara Menanganinya

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Sakit kepala saat bekerja mungkin pernah Anda alami. Lantas, apa penyebab dan bagaimana cara untuk menanganinya?

Sakit kepala saat bekerja adalah masalah yang sering dialami banyak orang. Kondisi ini tidak hanya mengganggu konsentrasi dan produktivitas tetapi juga dapat menurunkan kualitas hidup jika terus-menerus terjadi.

Lantas, apa sih penyebabnya? Kemudian bagaimana cara menangani kondisi tersebut? Melansir dari Very Well Health, di bawah ini adalah penyebab dan beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk menangani sakit kepala saat bekerja.

Baca Juga: 10 Tanaman Hias Meningkatkan Kesehatan Mental, Bantu Kurangi Stres

Faktor penyebab sakit kepala saat bekerja

Beberapa faktor bisa menjadi penyebab munculnya sakit kepala saat bekerja. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Tekanan dari tuntutan pekerjaan sehari-hari.
  • Kurang tidur.
  • Ketergantungan pada kafein
  • Melewatkan waktu makan pagi atau siang.
  • Faktor lingkungan seperti paparan cahaya dari monitor komputer dan kebisingan.
  • Faktor fisik seperti postur tubuh yang tidak ideal saat bekerja di meja.

Selain itu, stres merupakan salah satu pemicu utama yang sering dikaitkan dengan sakit kepala di tempat kerja. Stres kerja seringkali berkaitan dengan beban kognitif, seperti tekanan dalam menyelesaikan tugas berat secara mental.

Kemudian, stres psikologis juga bisa muncul dari interaksi sosial di tempat kerja. Misalnya saja seperti tekanan emosional dalam berhubungan dengan kolega atau kecemasan mengenai performa kerja.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Occupational and Environmental Medicine pada tahun 2013, beberapa pemicu lain yang dapat mempengaruhi sakit kepala Anda di tempat kerja meliputi:

  • Faktor psikologis dan sosial, seperti konflik peran.
  • Lingkungan kerja yang kurang mendukung sosial.
  • Bullying yang dilakukan oleh atasan atau rekan kerja.

Baca Juga: Viral di Media Sosial, Apa Itu Dopamine Detox? Berikut Penjelasannya

Bagaimana cara menangani sakit kepala saat bekerja?

Menangani sakit kepala saat bekerja membutuhkan strategi yang efektif agar tidak mengganggu produktivitas Anda. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mengurangi atau mengatasi sakit kepala selama jam kerja:

1. Istirahat sejenak dari layar

Jika pekerjaan Anda melibatkan waktu yang lama di depan komputer, berikan istirahat pada mata Anda. Gunakan aturan 20-20-20. Luangkan waktu sekitar setiap 20 menit untuk melihat sesuatu yang berjarak 20 kaki selama 20 detik.

2. Hidrasi yang cukup

Minumlah air secara teratur. Dehidrasi bisa menjadi penyebab sakit kepala. Jadi, menjaga tubuh tetap terhidrasi sangat penting.

3. Coba teknik relaksasi

Coba praktikkan teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, meditasi, atau yoga singkat untuk mengurangi stres yang bisa menjadi pemicu sakit kepala.

4. Pijat ringan

Pijatan ringan pada daerah leher, bahu, dan kepala dapat membantu mengurangi ketegangan yang menyebabkan sakit kepala.

Baca Juga: 4 Manfaat Pijat untuk Kesehatan Mental, Kurangi Stres hingga Gangguan Tidur!

5. Perbaiki postur Anda

Pastikan posisi duduk Anda benar untuk mengurangi ketegangan pada leher dan bahu yang bisa memicu sakit kepala.

6. Makan teratur

Melewatkan makan bisa menyebabkan sakit kepala. Pastikan Anda makan secara teratur dan seimbang untuk menjaga level energi dan menghindari sakit kepala.

7. Mengonsumsi obat

Untuk sakit kepala yang tidak teratasi dengan perubahan gaya hidup atau strategi non-farmakologis, obat pereda sakit kepala bisa menjadi pilihan. Namun, gunakan sesuai anjuran dokter atau petunjuk pada kemasan.

Mengadopsi beberapa atau semua strategi ini dapat membantu Anda mengelola sakit kepala di tempat kerja dan menjaga produktivitas Anda.

Nah, itulah ulasan terkait penyebab sakit kepala saat bekerja. Dengan mengenali penyebabnya dan menerapkan penanganan yang efektif, Anda dapat mengurangi atau bahkan menghindari sakit kepala yang mengganggu saat bekerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pilihan Kamera Ganda: Temukan HP Terbaik untuk Video 4K Sinematik

Membeli HP terbaik kamera ganda pekan ini? iPhone 16 memimpin, tapi Pixel 9 dan OnePlus Nord 4 juga menjanjikan. 

Rayakan Hari Teh Internasional dengan promo Spesial Pesta Diskon HokBen & Chatime

Hanya berlaku hingga 23 Mei 2026, promo HokBen dan Chatime siap meriahkan Hari Teh Internasional. Jangan sampai terlewat penawaran menariknya!

Dollar Melambung, 6 Negara Ini Jadi Tujuan Liburan Hemat Wisatawan Indonesia

Liburan ke luar negeri saat dollar naik? 6 negara Asia ini punya kurs bersahabat untuk wisatawan Indonesia. Simak daftarnya agar tak salah tujuan!

Membangun Wealth Management, Ini Panduan Mengelola Aset Jangka Panjang

Masyarakat kini makin butuh perencanaan keuangan. OCBC ungkap strategi cerdas mengembangkan aset Anda secara berkelanjutan.

HP Samsung A07: Baterai 6.000mAh Lebih Besar dari Flagship, Ini Keunggulannya!

Membawa baterai 6.000mAh yang mengejutkan, HP Samsung Galaxy A07 tawarkan daya tahan ekstra. Intip fitur lain dari seri A sebelumnya.

Teror Anak-Anak Psikopat, 7 Film Horor Ini Bikin Merinding

Membayangkan anak kecil lucu? Lupakan! 7 film horor ini menampilkan karakter anak-anak yang kejam. Siap uji nyali?

Mau Wajah Awet Muda? 7 Makanan Ini Jadi Rahasia Kulit Kencang Bebas Kerutan

Ingin tampil bugar meski usia bertambah? Ternyata, 7 makanan ini adalah kunci utama kulit kencang dan bebas kerutan. Temukan daftar lengkapnya!

Daftar 5 Film Horor Anak-Anak Ringan Tetap Penuh Petualangan Menegangkan

Walau memiliki cerita horor yang ringan, beberapa rekomendasi film kartun horor ini  seru dan aman ditonton anak-anak hingga orang dewasa.​  

Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (21/5) Melonjak Rp 35.000, Tembus Rp 2,8 Juta

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat signifikan pada Kamis (21/5).

Kebutuhan Pokok Melejit! Masyarakat Desa Rasakan Pukulan Dollar, Ini Dampak Nyatanya

Kebutuhan pokok seperti makanan dan energi melonjak harganya. Masyarakat desa terpaksa kurangi konsumsi. Ketahui dampaknya sekarang.