M O M S M O N E Y I D
AturUang

5 Target Kebebasan Finansial yang Bisa Dipersiapkan Buat Masa Depan Nanti

5 Target Kebebasan Finansial yang Bisa Dipersiapkan Buat Masa Depan Nanti
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Bukan cuma soal banyak uang, lima target ini bisa membantu Anda membangun kebebasan finansial secara bertahap dan praktis.

Kebebasan finansial bukan berarti harus kaya raya atau berhenti bekerja di usia muda. Bagi kebanyakan orang Indonesia, kondisi ini lebih sederhana yaitu punya cukup ruang untuk memenuhi kebutuhan tanpa selalu khawatir dengan pengeluaran berikutnya.

Artinya, uang tidak hanya dipakai untuk bertahan hidup, tetapi juga mulai diarahkan untuk membangun masa depan. Melansir dari New Trader U, kebebasan finansial berkaitan dengan kemampuan memiliki waktu, aset, sumber penghasilan tambahan, pengelolaan utang, dan perlindungan kekayaan.

Mengubah uang menjadi waktu

Saat keuangan mulai stabil, uang bisa digunakan untuk membeli kembali waktu. Misalnya, membayar jasa tertentu agar seseorang dapat lebih fokus pada pekerjaan utama atau kegiatan yang menghasilkan pendapatan.

Namun, bukan berarti semua pekerjaan harus diserahkan kepada orang lain. Jika kondisi keuangan belum memungkinkan, mengerjakan sendiri pekerjaan yang mudah tentu lebih hemat. Kuncinya adalah menghitung apakah waktu yang dihemat sepadan dengan biaya yang dikeluarkan.

Baca Juga: Tips Skrining BPJS Kesehatan lewat Mobile JKN, Caranya Mudah Banget

Membuat uang bekerja lewat aset

Menabung tetap penting, terutama untuk dana darurat dan kebutuhan jangka pendek. Namun, uang yang disiapkan untuk jangka panjang perlu dipertimbangkan agar tidak hanya diam di rekening.

Aset produktif seperti saham, properti, bisnis, atau instrumen investasi lain dapat menjadi bagian dari strategi keuangan. Pilihannya perlu disesuaikan dengan tujuan, kemampuan, dan tingkat risiko yang sanggup ditanggung.

Inflasi juga menjadi alasan mengapa perencanaan jangka panjang penting. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indonesia pada Agustus 2026 sebesar 3,19 persen secara tahunan.

Membangun penghasilan kedua

Ketergantungan pada satu sumber pendapatan membuat keuangan lebih rentan ketika pekerjaan utama terganggu. Karena itu, penghasilan tambahan dapat menjadi lapisan keamanan sekaligus sumber modal baru.

Bentuknya tidak harus rumit. Pekerjaan lepas, jasa berdasarkan keahlian, usaha kecil, atau pendapatan dari aset dapat dikembangkan secara bertahap.

Perlu Anda pahami, penghasilan pasif bukan berarti benar-benar tanpa usaha. Aset tetap membutuhkan modal, pengawasan, perawatan, atau waktu sebelum mampu menghasilkan secara konsisten.

Mengendalikan utang

Utang perlu dilihat dari tujuan dan kemampuan membayarnya. Cicilan konsumtif berbunga tinggi dapat membuat pendapatan bulan berikutnya sudah habis untuk membayar keputusan masa lalu.

Sebelum mengambil pinjaman, perhatikan jumlah cicilan, total biaya, kemampuan membayar ketika pendapatan turun, serta cadangan dana untuk kondisi darurat.

Dalam situasi tertentu, melunasi utang berbunga tinggi justru bisa menjadi prioritas sebelum menambah investasi.

Baca Juga: Dana Darurat Terlalu Banyak? Ini Batas Wajar dan Cara Mengelolanya Saat Ini

Menjaga kekayaan yang sudah terkumpul

Membangun aset saja belum cukup. Kekayaan yang sudah dimiliki juga perlu dilindungi melalui pencatatan aset, perlindungan asuransi yang sesuai, perencanaan warisan, dan pemahaman kewajiban pajak.

Hal ini penting karena semakin besar aset seseorang, semakin kompleks pula risiko yang mungkin muncul. Bantuan profesional dapat dipertimbangkan ketika persoalannya sudah menyangkut hukum, pajak, bisnis, atau warisan.

Kebebasan finansial dimulai dari langkah realistis

Kebebasan finansial tidak harus dimulai dengan modal besar. Memperkuat dana darurat, mengurangi utang mahal, meningkatkan penghasilan, dan mulai membangun aset bisa dilakukan sedikit demi sedikit.

Pada akhirnya, tujuan utamanya bukan terlihat kaya, melainkan memiliki lebih banyak pilihan ketika menghadapi kebutuhan mendadak, perubahan pekerjaan, atau rencana hidup di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ingin Merangsang Kolagen Alami Kulit? Kenali Perawatan Berbasis PLLA

​Stimulasi kolagen menjadi salah satu pendekatan dalam perawatan estetika untuk membantu menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.

8 Barang di Ruang Tamu yang Perlu Disingkirkan biar Rumahmu Betah Seharian

8 barang di ruang tamu ini ternyata bisa membuat rumah terasa sempit dan kurang nyaman lo. Simak apa saja yang perlu disingkirkan.

5 Target Kebebasan Finansial yang Bisa Dipersiapkan Buat Masa Depan Nanti

Bukan cuma soal banyak uang, lima target ini bisa membantu Anda membangun kebebasan finansial secara bertahap dan praktis.

Angkat Potensi Lokal ke Kelas Dunia, Roemah Koffie Hadirkan Konsep Omakase

Konsep omakase dihadirkan di Roemah Koffie berakar dari keyakinan Indonesia memiliki kekayaan komoditas kopi yang luar biasa.

Viva Cosmetics Perbarui Tampilan, Ini Produk yang Lebih Dulu Berubah

​Milk Cleanser dan Face Tonic menjadi produk pertama yang tampil dengan identitas baru Viva Cosmetics setelah rebranding.

Tren Kuliner Asyik tapi Mengancam, Kenali 5 Bahaya Mukbang bagi Kesehatan Anda

Suka menonton aksi makan porsi besar? Waspadai bahaya mukbang yang dapat memicu masalah pencernaan, obesitas, hingga gangguan fungsi otak.

Era AI, Pekerja Perlu Terus Asah Keahlian agar Tetap Relevan

​Perkembangan AI membuat kebutuhan skill pekerja ikut berubah. Kemampuan analitis, berpikir kritis, hingga literasi AI makin dibutuhkan

5 Cara Menimbang Berat Badan yang Tepat agar Hasilnya Akurat, Disarankan Pagi Hari

Hasil timbangan sering berbeda setiap hari? Pelajari cara menimbang berat badan yang benar mulai dari waktu terbaik hingga pemilihan alatnya.

Komunitas Bisa Menjadi Ajang Perkuat Ekonomi Kreatif

Mempertemukan komunitas dengan para pelaku ekonomi kreatif dan penggemar seperti Pesta Warga Duniaku bisa perkuat ekonomi kreatif.

6 Daerah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/9)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (29/9), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.