MOMSMONEY.ID - Asam urat adalah produk limbah yang dihasilkan tubuh saat mencerna makanan tertentu. Meski asam urat secara alami terdapat dalam darah, kadar yang terlalu tinggi bisa menyebabkan pembekuan kristal yang tajam.
Biasanya, ginjal Anda menyaring asam urat dan mengeluarkannya melalui urin. Namun, kadar asam urat yang tinggi dapat menumpuk dalam darah dan menyebabkan asam urat.
Dokter Rebecca Kingston, dokter umum, menjelaskan, kadar asam urat yang tinggi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi, batu ginjal, penyakit ginjal, dan penyakit hati.
Baca Juga: Asam Urat Melonjak? Minuman Favorit Ini Bisa jadi Biang Kerok Utama
Apa penyebab kadar asam urat tinggi?
Dilansir dari Thriva.co, pola makan dan gaya hidup dapat menyebabkan kadar asam urat tinggi. Penyebab paling umum meliputi:
- Makanan tinggi purin seperti jeroan, daging merah, seafood, dan gula olahan.
- Minum terlalu banyak alkohol.
- Membawa beban berlebih.
- Dehidrasi.
- Tekanan darah tinggi.
- Diabetes tipe 2.
- beberapa obat seperti aspirin dan diuretik.
Tidak semua orang dengan kadar asam urat tinggi akan mengalami gejala. Biasanya, gejala baru cenderung muncul setelah keadaan semakin parah.
Apa saja gejala asam urat tinggi?
Gejala asam urat yang paling umum meliputi:
- Persendian kemerahan, bengkak dan terasa hangat saat disentuh.
- Nyeri dan kaku sendi.
- Perubahan yang terlihat pada bentuk persendian.
Kadar asam urat yang tinggi juga dikaitkan dengan batu ginjal yang gejalanya meliputi:
- Rasa sakit dan nyeri di punggung bawah, perut, atau selangkangan.
- Air kencing berbau busuk dan terasa sakit saat dikeluarkan.
- Merasa mual.
Cara menurunkan kadar asam urat dengan tepat
Diet rendah purin dapat membantu menurunkan kadar asam urat Anda. Konsumsilah makanan rendah purin seperti berikut:
- Produk susu rendah lemak seperti keju, yogurt, dan mentega.
- Telur
- Biji-bijian utuh seperti oat, beras merah, dan roti gandum utuh.
- Buah-buahan, khususnya ceri.
Apa hubungan antara purin dan asam urat?
Sekitar dua pertiga purin diproduksi oleh tubuh dari proses kematian normal dan pembaharuan sel. Sekitarnya berasal dari sumber eksternal seperti makanan dan minuman.
Ketika tubuh memecah purin , terbentuk asam urat yang biasanya diserap kembali oleh tubuh atau dikeluarkan melalui urin dan feses. Pada penderita asam urat, tubuh tidak dapat membuang asam urat dengan baik sehingga kadar asam urat dalam darah meningkat.
Terlalu banyak asam urat dalam darah dapat menyebabkan terbentuknya kristal di persendian yang dapat menimbulkan rasa sakit. Benjolan keras dapat terbentuk di persendian ini yang disebut tofi.
Kadar asam urat seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni genetika, fungsi ginjal, dan kelebihan berat badan. Makanan dan minuman yang dikonsumsi hanya menghemat sekitar 10% dari kadar asam urat, jadi diet saja tidak akan membantu mengelola penyakit asam urat.
Anda tidak dapat mengubah gen, jadi perlu mengonsumsi obat penurun asam urat jika kadar asam urat dalam darah tinggi. Jika kadar asam urat tinggi tidak diobati, maka dapat menyebabkan kerusakan permanen pada persendian dan ginjal.
Sehingga, meningkatkan risiko penyakit jantung, penyakit ginjal, dan sindrom metabolik. Memiliki berat badan ideal bisa mencegah asam urat tinggi.
Baca Juga: Bahaya Asam Urat Tinggi: Ancam Jantung & Ginjal Pasien Leukemia
Tips menurunkan berat badan pada pasien asam urat
Beberapa hal yang perlu diingat jika Anda memulai perjalanan untuk menurunkan berat badan dengan penyakit asam urat:
1. Jangan menurunkan berat badan terlalu cepat
Menurunkan berat badan terlalu cepat dapat menyebabkan pemutaran kadar asam urat. Oleh karena itu, cobalah untuk menurunkan berat badan dengan perlahan.
Tetap konsumsi makanan yang tinggi nutrisi agar tidak kehilangan massa otot.
2. Olahraga intensitas tinggi
Jangan melakukan olahraga dengan intensitas tinggi karena dapat meningkatkan kadar asam urat. Lakukan intensitas olahraga sedang untuk mengurangi kemungkinan kekambuhan asam urat.
3. Konsumsi makanan dari sumber nabati
Ingin diet sehat? Konsumsi makanan dari sumber nabati seperti sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah-buahan. Makanan ini kaya akan senyawa antiinflamasi seperti antioksidan dan nutrisi padat.
4. Konsumsi biji-bijian utuh
Konsumsi biji-bijian utuh seperti oat , roti gandum utuh, sereal gandum dan beras merah. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi makanan rendah lemak dan menggunakan minyak yang sehat.
5. Minumlah air putih yang cukup
Minum air putih adalah bagian dari diet sehat dan akan membantu ginjal dalam membersihkan kelebihan asam urat. Dehidrasi dapat menyebabkan kadar asam urat meningkat.
Jadi, cukupi kebutuhan air putih setiap hari terutama saat berolahraga atau berada di wilayah yang panas. Sekian penyebab dan gejala kadar asam urat tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News