MOMSMONEY.ID - Ada beberapa minuman yang bisa meningkatkan risiko asam urat lo. Contohnya, alkohol dan soft drinks. Asam urat yang mengkristal dan menumpuk di persendian menyebabkan nyeri, peradangan hingga pembengkakan.
Anindita Santosa, dokter reumatologi di Gleneagles Hospital, Singapura, menjelaskan, asam urat biasanya terjadi karena pilihan makanan dan minuman yang tidak sehat, terutama yang tinggi purin. Purin ditemukan dalam makanan berprotein tinggi seperti produk hewani dan dalam beberapa minuman.
Dilansir dari Aariarheumatology.com.sg, pria tiga kali lebih mungkin terkena asam urat dibandingkan wanita. Hal ini terutama terjadi pada pria di atas usia 40 tahun. Wanita juga menjadi lebih rentan setelah menopause karena kadar estrogen menurun.
Baca Juga: Asam Urat Mengancam? 4 Nutrisi Ini Kunci Redakan Nyeri Sendi Anda!
Simak penjelasan mengenai minuman yang bisa meningkatkan risiko asam urat berikut:
1. Konsumsi alkohol
Alkohol mengandung zat berbahaya yang mempercepat pemecahan purin dan meningkatkan produksi asam urat. Selain itu, alkohol juga mencegah ginjal mengeluarkan asam urat dari tubuh.
Sehingga, menyebabkan penumpukan asam urat dalam darah dan persendian dan memicu serangan. Dilansir dari American Journal of Medicine, semua jenis alkohol dapat meningkatkan risiko serangan asam urat berulang.
2. Minuman manis
Minuman manis seperti soft drinks, kaya akan fruktosa yang dipecah menjadi purin dalam tubuh. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan asam urat yang dapat mengkristal dan menumpuk di persendian.
Pria yang mengonsumsi dua atau lebih soft drinks setiap hari memiliki risiko 85% lebih tinggi mengalami serangan asam urat. Sementara, asupan fruktosa yang tinggi menggandakan risiko tersebut.
3. Jus buah tinggi fruktosa
Jus buah memiliki rasa manis alami dan umumnya dianggap aman untuk dikonsumsi. Namun, jus buah juga dapat meningkatkan risiko terkena asam urat.
Hal ini karena jus buah tertentu seperti jus jeruk, mengandung fruktosa dalam jumlah tinggi yang dapat dipecah dan diubah menjadi purin.
4. Minuman berenergi
Minuman berenergi merupakan produk yang kontroversial. Meski produsen mengklaim bahwa minuman ini meningkatkan energi dan meningkatkan performa, namun minuman ini dapat meningkatkan asam urat.
Minuman berenergi mengandung kafein dalam jumlah tinggi, gula tambahan, zat aditif lainnya. Meski komponen-komponen ini dapat memberikan dorongan energi, ada potensi bahaya yang menyertainya.
Kandungan gula dalam minuman energi juga dapat meningkatkan risiko terkena asam urat. Minuman ini mengandung fruktosa dalam jumlah tinggi yang dapat dipecah menjadi purin dan meningkatkan kadar asam urat.
Baca Juga: Bahaya Asam Urat Tinggi: Ancam Jantung & Ginjal Pasien Leukemia
Perubahan pola makan untuk mengelola gejala asam urat
Untuk mengurangi risiko asam urat, berikut adalah perubahan pola makan yang perlu dilakukan:
- Konsumsilah lebih banyak buah dan sayuran.
- Konsumsilah protein tanpa lemak, produk susu rendah lemak, dan gandum utuh.
- Hindari makanan tinggi purin seperti jeroan, daging merah, seafood, dan makanan tinggi lemak.
- Konsumsilah ceri karena memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat membantu menurunkan risiko serangan asam urat.
- Minumlah banyak cairan dan hindari melebihi asupan alkohol yang disarankan.
- Hindari minuman manis seperti soda, jus buah, serta kopi dan teh.
- Hindari obat-obatan yang meningkatkan kadar asam urat seperti diuretik, obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh, dan aspirin dosis rendah.
Selain memilih makanan rendah purin, terapkan juga gaya hidup yang sehat. Itulah beberapa minuman yang bisa meningkatkan risiko asam urat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News