M O M S M O N E Y I D
Bugar

Olahraga Penurun Gula Darah Tinggi yang Efektif, Inilah Rekomendasinya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Rekomendasi olahraga penurun gula darah tinggi yang efektif ada di sini. Cek daftar lengkapnya, yuk!

Kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan jika tidak dikelola dengan baik. Selain pola makan yang sehat dan penggunaan obat sesuai anjuran dokter, olahraga menjadi salah satu cara paling efektif untuk menurunkan gula darah.

Olahraga membantu tubuh menggunakan glukosa sebagai energi, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Baca Juga: Penderita Diabetes Tidak Boleh Makan Sayuran Apa? Mari Cek Daftarnya!

Apa saja rekomendasi olahraga penurun gula darah tinggi yang efektif? Melansir dari laman Health Shots, ini rekomendasinya:

1. Jalan Cepat

Jalan cepat adalah olahraga sederhana, namun efektif untuk menurunkan gula darah. Ketika Anda berjalan cepat, otot-otot Anda menggunakan glukosa sebagai bahan bakar, meningkatkan sensitivitas insulin. Dengan begitu, tubuh lebih efisien dalam menyerap gula dari darah.

Tips:

  • Gunakan sepatu yang nyaman.
  • Pilih rute yang aman dan menyenangkan.
  • Mulailah dengan berjalan 30 menit setiap hari, lalu tingkatkan intensitasnya seiring waktu.

2. Berlari

Berlari adalah latihan kardio yang sangat baik untuk mengontrol gula darah. Saat Anda berlari, otot bekerja lebih keras dan membutuhkan lebih banyak glukosa, sehingga membantu menurunkan kadar gula darah.

Tips:

  • Mulailah dengan jogging ringan jika Anda pemula.
  • Tingkatkan durasi secara bertahap sesuai kemampuan.
  • Pastikan untuk melakukan pemanasan dan pendinginan.

Baca Juga: Ini Dia Tips Alami Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi, Layak Anda Coba

3. Bersepeda

Bersepeda, baik di luar ruangan maupun dalam ruangan, adalah cara menyenangkan untuk membakar kalori dan mengontrol gula darah. Olahraga ini memperkuat otot dan mendukung metabolisme tubuh.

Tips:

  • Pelajari teknik dasar bersepeda sebelum memulai.
  • Gunakan jalur bersepeda yang aman dan nyaman.
  • Mulailah dengan durasi pendek, kemudian tingkatkan intensitas secara bertahap.

4. Latihan Berat Badan

Latihan berat badan seperti push-up, squat, dan lunge sangat bermanfaat untuk meningkatkan massa otot dan sensitivitas insulin. Otot yang lebih besar memerlukan lebih banyak glukosa, sehingga membantu menstabilkan gula darah.

Latihan yang Bisa Dicoba:

  • Push-up: Perkuat otot lengan dan dada.
  • Squat: Latih kekuatan kaki dan otot inti.
  • Lunge: Tingkatkan keseimbangan dan kekuatan otot kaki.
  • Plank: Perkuat otot inti dan punggung.

Baca Juga: Macam-macam Minuman yang Terbukti Efektif Menurunkan Gula Darah Tinggi

5. Latihan dengan Resistance Band

Resistance band adalah alat yang mudah digunakan untuk melatih kekuatan otot tanpa tekanan besar pada sendi. Latihan ini membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi kadar gula darah.

Latihan yang Disarankan:

  • Bicep Curl: Latih otot lengan atas.
  • Tricep Extension: Perkuat otot lengan bawah.
  • Glute Bridge: Tingkatkan kekuatan otot bokong.
  • Russian Twist: Perbaiki fleksibilitas dan kekuatan inti.

6. Pilates

Pilates adalah olahraga berdampak rendah yang fokus pada kekuatan inti, fleksibilitas, dan postur tubuh. Gerakan terkontrol dalam Pilates membantu otot menggunakan glukosa lebih efisien dan meredakan stres, yang juga berkontribusi pada pengendalian gula darah.

Tips:

  • Lakukan Pilates setidaknya 2-3 kali seminggu.
  • Pilih gerakan sederhana seperti roll-up atau leg circle jika Anda pemula.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Herbal Penurun Gula Darah Tinggi yang Paling Bagus

Nah, itu dia rekomendasi olahraga penurun gula darah tinggi yang efektif. Olahraga memainkan peran penting dalam mengontrol kadar gula darah.

Jalan cepat, berlari, bersepeda, dan latihan kekuatan seperti resistance band atau Pilates dapat menjadi bagian dari rutinitas harian Anda.

Sebelum memulai program olahraga baru, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Cara Memperbarui Kamar Tidur biar Lebih Nyaman Tanpa Renovasi Besar

Kamar tidur terasa membosankan? Coba 7 cara sederhana ini untuk membuatnya lebih rapi, segar, dan nyaman tanpa renovasi besar.

7 Panduan Aman Menggunakan Earphone agar Telinga Tetap Sehat, Simak yuk

Ingin tetap nyaman mendengarkan musik tanpa merusak pendengaran? Simak cara tepat memakai earphone yang aman untuk telinga Anda.  

Mau Bantu Bayar Tagihan Keluarga? Cek Dulu Batas Keuanganmu

Mau bantu keluarga bayar tagihan? Cek batas kemampuan agar niat baik tidak membuat keuangan sendiri ikut terganggu.

Cara Menata Ruang Tamu Panjang biar Gak Terasa Sempit

Ruang tamu panjang bisa terasa nyaman dengan trik sederhana menata sofa, karpet, warna, pencahayaan, dan dekorasi.  

10 Kebiasaan Finansial Kelas Menengah biar Keuangan Lebih Tertata

10 kebiasaan finansial sederhana ini membantu kelas menengah mengatur uang, menghindari utang, dan menyiapkan masa depan.

Jangan Sepelekan ya! Ini Manfaat Makan Pisang Setiap Hari untuk Tekanan Darah Anda

Ketahui manfaat makan pisang secara rutin untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Temukan juga deretan buah lain untuk tekanan darah.

Golden Period Anak Tak Boleh Terlewat, Ini Pentingnya Gizi dan Stimulasi

Stimulasi dan Gizi Tepat Jadi Kunci Optimalkan Perkembangan Otak Anak di Masa Golden Period           

Provinsi Ini Masih Hujan Sangat Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 28 Juli 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

TransNusa Hadirkan Tarif Penerbangan Spesial dan Promo Fly Cruise Bersama STB

Promo fly-cruise STB dan TransNusa mengkombinasikan perluasan penerbangan TransNusa dan Singapura sebagai hub kapal pesiar di Asia Tenggara. 

Tips Atur Strategi Latihan Marathon dan Siap Mental

Setelah berbulan-bulan berlatih, menuntaskan long run dan melewati fase peak training, banyak pelari justru mulai ragu ketika race day dekat.