M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Cara Sehat Konsumsi Daging Olahan yang Bisa Anda Coba

6 Cara Sehat Konsumsi Daging Olahan yang Bisa Anda Coba
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Intip beberapa cara sehat konsumsi daging olahan yang bisa Anda coba berikut ini. Apa sajakah itu?

Daging olahan seperti sosis, ham, bacon, kornet, dan nugget menjadi pilihan praktis bagi banyak orang. Rasanya yang gurih dan penyajiannya yang mudah membuat makanan ini sering hadir di meja makan, terutama saat waktu memasak terbatas.

Namun, daging olahan umumnya mengandung natrium, lemak jenuh, dan bahan pengawet dalam jumlah cukup tinggi sehingga konsumsinya perlu diperhatikan.

Meski demikian, Anda tidak harus menghindarinya sepenuhnya. Dengan cara konsumsi yang tepat, daging olahan masih bisa menjadi bagian dari pola makan yang lebih seimbang. Yang perlu diperhatikan adalah porsi, frekuensi konsumsi, serta pilihan makanan pendampingnya.

Baca Juga: 8 Makanan untuk Menurunkan Suhu Tubuh yang Panas Tiba-tiba

Mengurip dari Verywell Health, berikut beberapa cara sehat konsumsi daging olahan yang bisa Anda coba:

1. Pilih produk dengan kandungan lemak lebih rendah

Daging olahan sering mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung.

Saat membeli produk daging olahan, periksa label nutrisi dan perhatikan jumlah lemak jenuh per porsinya. Sebagai panduan, produk dengan 5% atau kurang dari Nilai Harian (Daily Value/DV) termasuk rendah lemak jenuh, sedangkan 20% atau lebih tergolong tinggi.

Beberapa pilihan yang umumnya lebih rendah lemak antara lain daging kalkun, dada ayam olahan rendah lemak, roast beef, atau ham rendah lemak. Namun, meskipun kandungan lemaknya lebih rendah, konsumsinya tetap perlu dibatasi.

2. Cari produk rendah natrium

Sebagian besar daging olahan mengandung natrium atau garam dalam jumlah tinggi. Konsumsi natrium berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Saat membaca label kemasan, perhatikan kandungan natrium per porsi. Secara umum:

  • Rendah natrium: 140 mg atau kurang per porsi
  • Sangat rendah natrium: 35 mg atau kurang per porsi
  • Tanpa natrium: kurang dari 5 mg per porsi

Bandingkan beberapa produk sebelum membeli dan pilih yang memiliki kandungan natrium lebih rendah. Selain itu, perhatikan ukuran porsi karena jumlah yang dikonsumsi sering kali lebih besar daripada porsi yang tercantum pada kemasan.

3. Pilih daging putih atau protein nabati

Daging merah olahan seperti sosis sapi, bacon, atau ham umumnya memiliki risiko kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan sumber protein lainnya.

Jika memungkinkan, pilih produk berbahan dasar ayam atau kalkun yang biasanya mengandung lemak jenuh lebih rendah. Pilihan yang lebih baik lagi adalah mengganti sebagian konsumsi daging olahan dengan sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, lentil, atau tempe.

Anda juga bisa memilih ayam panggang segar sebagai pengganti daging olahan karena melalui proses pengolahan yang lebih sedikit.

Baca Juga: 8 Sayuran yang Meningkatkan Produksi Kolagen agar Kulit dan Sendi Sehat

4. Pertimbangkan produk bebas nitrat atau nitrit

Nitrat dan nitrit sering ditambahkan ke dalam daging olahan untuk memperpanjang masa simpan, mempertahankan warna, dan meningkatkan cita rasa.

Saat terkena panas tinggi selama proses memasak, senyawa ini dapat membentuk zat yang berpotensi berdampak buruk bagi kesehatan. Karena itu, sebagian orang memilih produk yang berlabel "bebas nitrat" atau "bebas nitrit".

Meski demikian, perlu diketahui bahwa produk tersebut masih dapat mengandung nitrat alami yang berasal dari bahan seperti seledri. Oleh karena itu, label bebas nitrat bukan berarti produk sepenuhnya bebas dari senyawa tersebut, tetapi tetap bisa menjadi salah satu pertimbangan saat memilih produk.

5. Padukan dengan makanan tinggi serat

Saat mengonsumsi daging olahan, usahakan untuk melengkapinya dengan makanan kaya serat. Serat dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol dalam saluran pencernaan dan mendukung kesehatan jantung.

Beberapa sumber serat yang baik antara lain:

  • Sayuran hijau
  • Tomat
  • Mentimun
  • Wortel
  • Buah-buahan segar
  • Roti gandum utuh
  • Oatmeal
  • Kacang-kacangan

Sebagai contoh, sandwich dengan roti gandum utuh, irisan daging kalkun rendah natrium, serta tambahan selada, tomat, dan mentimun merupakan pilihan yang lebih seimbang dibandingkan sandwich yang hanya berisi daging olahan.

6. Coba alternatif protein nabati

Mengganti sebagian konsumsi daging olahan dengan protein nabati dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Selain mengandung protein, makanan nabati juga kaya serat dan umumnya lebih rendah lemak jenuh.

Beberapa pilihan protein nabati yang bisa dicoba antara lain:

  • Kacang merah
  • Kacang hitam
  • Lentil
  • Buncis
  • Tempe
  • Tahu

Protein nabati dapat digunakan sebagai pengganti daging dalam sup, tumisan, sandwich, atau hidangan lainnya.

Alternatif lain adalah produk berbasis tumbuhan seperti burger nabati. Namun, tetap periksa label kemasannya karena beberapa produk dapat mengandung natrium dan bahan tambahan dalam jumlah cukup tinggi.

Baca Juga: Awas! Ini 5 Makanan yang Bisa Bikin Cepat Tua jika Sering Dikonsumsi

Itulah beberapa cara sehat konsumsi daging olahan yang bisa Anda coba. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Jumat (5/6) Cerah, Daerah Ini Hujan Ringan

Prakiraan cuaca besok di Jawa Tengah pada Jumat (5/6) didominasi cerah, namun hujan masih mengintai Cilacap, Pekalongan, dan Pemalang.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Jumat (5/6) Berawan, Hujan Ringan di Sini

Prakiraan cuaca besok sebagian besar kota di Jawa Barat berawan pada Jumat (5/6), dengan hujan ringan di beberapa wilayah.

Katalog Promo Indomaret Super Hemat Periode 1-10 Juni 2026, Ada Festival Skincare

Siap-siap belanja irit, Moms! Promo Indomaret Super Hemat hadir lagi untuk periode 1-10 Juni 2026. Cek di sini.

10 Rekomendasi Makanan yang Bisa Menurunkan Gula Darah Tinggi dengan Cepat

Ini, lo, rekomendasi makanan yang bisa menurunkan gula darah tinggi dengan cepat. Cek selengkapnya di sini!

5 Alasan Konsumsi Terlalu Banyak Gula Bisa Ganggu Kesehatan Usus Anda

Ternyata ini alasan konsumsi terlalu banyak gula bisa ganggu kesehatan usus. Kira-kira apa sajakah itu?

Lip Cream untuk Kulit Sawo Matang: Muka Auto Fresh, Bikin OOTD Makin Kece

Punya kulit sawo matang? Temukan rekomendasi lip cream Wardah yang bisa bikin wajahmu terlihat lebih cerah dan fresh seketika.

HP Oppo A6 Pro: Baterai 7000mAh & Bypass Charging Selamatkan Baterai Pas Nge-game

Baterai 7000mAh Oppo A6 Pro kini didukung 80W SuperVooc. Temukan seberapa cepat ponsel ini terisi penuh dan siap menemani aktivitas Anda seharian.

Asam Urat Melambung? Hindari Makanan Ini biar Tak Berakhir di Rumah Sakit

Asam urat di atas 6,8 mg/dL bukan cuma masalah sendi. Kondisi ini punya kaitan erat dengan risiko penyakit ginjal yang fatal.

7 Makanan yang Harus Dibatasi jika Gula Darah Tinggi

Yuk, cek beberapa makanan yang harus dibatasi jika gula darah tinggi berikut ini! Ada apa saja, ya?​

Pengguna iPhone dan Mac Wajib Tahu: Safari atau Chrome Unggul di Privasi

Safari atau Chrome? Meskipun Chrome boros RAM, tes baterai terbaru justru mengejutkan. Pahami dampak pilihan browser pada perangkat Apple sekarang