MOMSMONEY.ID - Asam urat sering dianggap sebagai kondisi yang menyerang orang tua, padahal anak muda juga bisa mengalaminya. Hal tersebut dikaitkan dengan kebiasaan konsumsi makanan tinggi purin dan alkohol.
Dr. Stefan Petrov, dokter umum memaparkan bahwa penting untuk mengenali tanda-tandanya sejak dini sangat penting, karena penanganan yang cepat dapat mencegah kerusakan sendi dan komplikasi metabolik. Asam urat yang muncul di usia muda sering dikaitkan dengan predisposisi genetik yang lebih kuat.
Jika orang tua atau saudara kandung menderita asam urat di usia muda, maka Anda akan lebih rentan menderita penyakit yang sama meski memiliki gaya hidup sehat.
Baca Juga: Obat Herbal untuk Penderita Asam Urat, Bantu Turunkan Purin Tanpa Obat Dokter
Penyebab asam urat tinggi di usia muda
Dilansir dari Mypatientadvice.co.uk, pada pasien yang lebih muda, perkembangan penyakit asam urat biasanya dipicu oleh kombinasi faktor genetik dan gaya hidup:
1. Genetik
Beberapa kelainan genetik langka memengaruhi cara tubuh memproduksi atau mengeluarkan asam urat. Jika ginjal memiliki kesulitan bawaan dalam mengeluarkan urat, kadar asam urat yang tinggi dapat memicu serangan sejak usia remaja.
2. Sindrom metabolik dan obesitas
Meningkatnya angka obesitas pada anak-anak dan anak muda berkaitan erat dengan timbulnya asam urat di usia dini. Kelebihan berat badan meningkatkan produksi asam urat yang dikaitkan dengan resistensi insulin, menyebabkan ginjal menahan lebih banyak asam urat.
3. Perubahan pola makan
Konsumsi minuman manis yang terlalu sering, terutama yang mengandung sirup jagung tinggi fruktosa jadi pemicu utama penyakit asam urat pada anak muda. Tubuh akan memproses fruktosa secara langsung, sehingga memicu produksi asam urat.
4. Kesehatan ginjal:
Setiap masalah mendasar pada fungsi ginjal bisa menyebabkan penumpukan asam urat di usia muda.
Mengapa penyakit asam urat harus segera diobati?
Tanpa pengobatan, penyakit asam urat dapat menyebabkan:
- Kekambuhan yang lebih sering dan parah: Asam urat yang muncul di usia muda seringkali berkembang lebih cepat, lebih sering dan makin parah.
- Pembentukan tofi: Gumpalan kristal besar seperti kapur dapat terbentuk di bawah kulit jauh lebih awal dalam kehidupan, berpotensi menyebabkan kelainan bentuk sendi.
- Kerusakan sendi permanen: Peradangan diam-diam mengikis tulang dan tulang rawan, menyebabkan osteoartritis dini.
Tip membedakan asam urat dengan radang sendi lainnya
Pada anak muda, nyeri sendi sering kali dianggap remeh. Kebanyakan orang menganggapnya sebagai cedera olahraga, simak beberapa tip membedakan asam urat dengan radang sendi lainnya berikut:
- Asam urat: Rasa sakit muncul tiba-tiba, biasanya dimulai pada malam hari, persendian tampak merah, panas, dan terasa sangat nyeri.
- Cedera olahraga: Biasanya terjadi setelah kejadian tertentu seperti jatuh atau terkilir. Rasa sakitnya biasanya berhubungan dengan gerakan.
- Artritis reumatoid: Sering menyerang sendi-sendi kecil di kedua tangan dan menyebabkan kekakuan yang berlangsung lama di pagi hari.
- Infeksi: Sendi yang merah dan panas disertai demam adalah keadaan darurat medis.
- Jika mengalami gejala yang parah, terutama jika disertai demam tinggi maka harus berobat ke dokter. Ini bisa menjadi tanda-tanda artritis septik atau infeksi serius yang membutuhkan perawatan segera.
Baca Juga: Diet yang Aman untuk Penderita Asam Urat, Berat Badan Turun Bertahap
Demikian penyebab dan tip membedakan asam urat dengan radang sendi lainnya, semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News