MOMSMONEY.ID - Gusi berdarah bisa jadi tanda gula darah tinggi. Saat kadar gula darah tinggi, air liur di sekitar gigi dan di bawah gusi akan mengandung lebih banyak gula.
Hal ini membantu pertumbuhan kuman berbahaya dan plak. Lalitha Kadali, dokter farmakologi, menyebutkan, plak dapat mengiritasi gusi, menyebabkan kerusakan gigi, dan membuat gigi gampang copot.
Dilansir dari Webmd.com, gusi jadi lebih mudah berdarah, tampak merah, dan bengkak. Selain itu, penyakit gusi dapat meningkatkan kadar gula darah yang juga meningkatkan risiko terkena prediabetes dan diabetes tipe 2.
Baca Juga: Konsumsi Makanan Asin Berlebih Picu Gula Darah Tinggi & Risiko Retensi Cairan
Mengapa kadar gula darah tinggi sebabkan gusi berdarah?
Hidup dengan kadar gula darah tinggi dan beberapa obat yang dikonsumsi membuat tubuh menghasilkan lebih sedikit air liur. Air liur membantu melindungi gigi dan gusi.
Jadi, kurangnya produksi air liur membuat penderitanya memiliki risiko lebih besar terkena kerusakan gigi dan gusi. Gula darah tinggi juga meningkatkan jumlah gula atau glukosa dalam air liur yang dapat menjadi makanan bagi bakteri jahat.
Plak adalah zat lengket yang terbentuk pada gigi yang terbuat dari sisa makanan dan air liur yang bercampur di mulut. Plak mengandung bakteri yang dapat menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi.
Kabar baiknya adalah, pada tahap awal plak masih lunak dan dapat dihilangkan dengan pembersihan dengan menyikat gigi.
Apa saja gejala masalah mulut dan gigi?
Tanda-tanda masalah gigi yang perlu dipahami:
- Gusi berdarah
- Gusi menyusut
- Bau mulut
- Gigi longgar
- Celah baru di antara gigi
- Sensitivitas terhadap minuman atau makanan panas dan dingin
- Sakit gigi
- Gusi lunak
- Sakit saat mengunyah
Baca Juga: Batas Aman Konsumsi Kimpul Terbongkar, Solusi Gula Darah Stabil Lebih Lama
Cara mengurangi masalah gigi pada pasien gula darah tinggi
Anda dapat mencegah komplikasi pada gigi dan gusi dengan mendeteksinya sejak dini. Selain itu, penting untuk mendapatkan perawatan yang tepat dari dokter gigi.
Berikut beberapa hal lain yang perlu dipertimbangkan untuk melindungi gigi dan gusi:
- Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluorida dan setelah makan.
- Jika mengalami penyusutan gusi atau terdapat celah di antara gigi, gunakan sikat interdental atau sikat sela gigi daripada benang gigi untuk membersihkan celah di antara gigi.
- Gunakan produk yang membantu mengatasi mulut kering seperti gel, semprotan, tablet, atau permen pelega tenggorokan.
- Ganti sikat gigi atau kepala sikat gigi secara teratur setiap 1-3 bulan.
- Jika menggunakan gigi palsu, jangan memakainya saat tidur. Bersihkan gigi palsu secara teratur karena penumpukan jamur dapat menyebabkan sariawan pada jaringan lunak di bawah gigi palsu.
- Lakukan pemeriksaan gigi secara rutin.
Anda juga dapat mengurangi risiko masalah gigi dan penyakit gusi dengan mengikuti pola makan sehat yang rendah gula, rutin berolahraga dan jangan merokok. Merokok meningkatkan risiko penyakit gusi dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.
Sehingga, menyulitkan tubuh untuk melawan infeksi gusi dan mempercepat penyembuhan gusi. Inilah informasi mengenai gusi berdarah jadi tanda gula darah tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News