MOMSMONEY.ID - Diet yang aman untuk penderita asam urat harus diikuti dengan penurunan berat badan secara bertahap. Penyakit asam urat bermula dari purin, senyawa yang ditemukan dalam banyak makanan dan sel-sel tubuh.
Saat tubuh memecah purin, produk sampingan pentingnya adalah asam urat. Biasanya, sebagian besar asam urat larut dalam darah, melewati ginjal, dan dikeluarkan melalui urin atau sebagian melalui feses.
Tetapi, ketika terlalu banyak asam urat menumpuk, asam urat dapat mengendap di persendian, membentuk kristal berbentuk jarum.
Robert H. Shmerling, dokter reumatologi, menjelaskan, kristal-kristal tersebut memicu sistem kekebalan tubuh, menghasilkan peradangan hebat, pembengkakan, dan nyeri yang dikenal sebagai serangan asam urat.
Baca Juga: Kristal Asam Urat Sering Picu Nyeri Kencing, Cek Bahayanya Sebelum Parah
Menurunkan berat badan berlebih sangat penting, demi menjaga kadar asam urat. Mengutip Health.Harvard.edu, berikut beberapa tips diet yang aman untuk penderita asam urat:
1. Makanlah secara perlahan
Penderita harus memilih makanan yang mengunyah dengan perlahan agar makanan bisa lembut. Tubuh membutuhkan waktu untuk menyadari bahwa kita sudah kenyang.
Makan secara perlahan akan membantu tubuh memberikan sinyal kenyang yang lebih baik.
2. Memasak dan menyiapkan makanan dalam jumlah banyak
Anda bisa memasak makanan untuk kebutuhan seminggu ke depan. Untuk sarapan, campurkan oat, selai kacang, biji rami, bubuk protein, tambahkan air dan panaskan di microwave.
3. Jangan lupa latihan beban
Untuk menurunkan berat badan yang aman, Anda harus melakukan latihan beban dua atau tiga kali seminggu. Menggunakan beban sedang hingga berat sekitar tiga atau empat set dengan 10 hingga 15 repetisi bantu meningkatkan massa otot.
Saat tubuh memiliki lebih banyak otot, makanan yang Anda konsumsi akan digunakan sebagai sumber energi daripada disimpan sebagai lemak.
4. Tidur yang cukup
Kurang tidur meningkatkan hormon rasa lapar (ghrelin) dan menurunkan hormon rasa kenyang (leptin) yang berkontribusi pada kenaikan berat badan. Saat kurang tidur, tubuh cenderung lebih menginginkan makanan asin dan manis.
Makanlah saat benar-benar lapar dan berhenti begitu merasa kenyang.
Baca Juga: Obat Asam Urat Alami Jahe Topikal Redakan Radang Sendi, Intip Trik Pakainya
5. Jangan melewatkan jam makan
Dengarkan sinyal lapar Anda dan jangan biarkan tubuh merasa seolah-olah sedang kelaparan. Sebaiknya, konsumsi makanan rendah purin dan rendah kalori setiap empat jam sekali.
Anda bisa mengonsumsi dada ayam tanpa lemak, sayur, dan produk susu rendah lemak.
6. Jaga hidrasi tubuh
Orang yang minum dua gelas air sebelum makan mengalami penurunan berat badan lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak minum air sebelum makan. Tips sederhana ini bekerja dengan dua cara.
Rasa haus bisa tersamar sebagai rasa lapar, sehingga mendorong Anda untuk makan lebih banyak. Selain itu, air memberikan efek kenyang yang membuat Anda cenderung makan lebih sedikit saat waktu makan tiba.
7. Kurangi kalori, bukan cita rasa
Penggunaan bahan-bahan yang kaya rasa dalam jumlah sedikit saja sudah memberikan dampak besar. Dengan demikian, Anda bisa mengurangi kandungan kalori makanan tanpa mengorbankan cita rasanya.
Baca Juga: Bukan Kalsium, Penderita Asam Urat Direkomendasikan Minum Vitamin D3
8. Atur ulang isi piring
Isi setengah piring dengan sayuran, seperempat piring dengan biji-bijian utuh, dan seperempat piring dengan protein tanpa lemak. Saat mengubah porsi biji-bijian dan sayuran di piring, berat badan akan lebih mudah turun.
9. Tambahkan asupan protein saat sarapan
Usahakan untuk mengonsumsi 15 hingga 25 gram protein saat sarapan. Protein akan dicerna secara perlahan dan menekan hormon rasa lapar, sehingga membantu Anda merasa kenyang lebih lama.
Selain itu, sarapan tinggi protein membantu mengurangi keinginan untuk ngemil di kemudian hari. Padukan makanan kaya protein dengan serat dan lemak sehat, misalnya dua butir telur dengan roti gandum utuh dan alpukat.
10. Konsumsi makanan utuh yang minim proses
Makanan olahan cenderung mengandung banyak tambahan gula, lemak, dan garam. Makanan olahan membuat kadar asam urat mudah meningkat dan membuat berat badan sulit turun.
Sebagai gantinya, Anda bisa memilih buah-buahan rendah kalori dan mengandung banyak nutrisi seperti antioksidan dan serat. Menggunakan buah-buahan sebagai hidangan penutup akan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Itulah tips diet yang aman untuk penderita asam urat, bantu menurunkan berat badan dengan mudah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News