MOMSMONEY.ID - Mentimun memiliki banyak potensi manfaat dan sangat serbaguna sebagai bahan makanan. Yuk, kenali apa saja manfaatnya.
Mentimun termasuk dalam keluarga labu-labuan atau Cucurbitaceae, bersama dengan labu kuning, labu siam, dan melon.
Buah rendah kalori ini penuh dengan air dan nutrisi lainnya, termasuk serat, vitamin A, K dan C, potasium dan kalsium.
“Mentimun dapat membantu pencegahan penyakit, pengelolaan berat badan, dan pencernaan,” kata ahli diet terdaftar Amber Sommer, RD, LD pada Cleveland Clinic. “Dan karena bahan-bahan tersebut tersedia dan mudah dikonsumsi, semua orang dapat memperoleh manfaatnya.”
Mari cari tahu lebih jauh apa saja manfaat mentimun di sini.
Baca Juga: 6 Manfaat Jagung untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
Menambah hidrasi
Air sangat penting bagi fungsi tubuh dan memiliki berbagai peran vital, termasuk mengatur suhu tubuh serta mengangkut zat sisa dan nutrisi. Hidrasi yang tepat dapat mempengaruhi berbagai hal, mulai dari performa fisik hingga metabolisme.
Meskipun sebagian besar kebutuhan cairan dipenuhi dengan meminum air atau cairan lainnya, Anda juga bisa mendapatkan asupan air dari makanan. Menurut Healthline, kandungan air mentimun bisa mencapai sekitar 96%, dan sangat efektif mendukung hidrasi serta memenuhi kebutuhan cairan harian.
Kaya antioksidan
Antioksidan adalah molekul yang menghalangi oksidasi, suatu reaksi kimia yang menghasilkan atom sangat reaktif yang memiliki elektron tidak berpasangan yang dikenal sebagai radikal bebas.
Akumulasi molekul berbahaya ini diperkirakan berkontribusi terhadap beberapa jenis penyakit kronis. Stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas mungkin ada hubungannya dengan kanker, jantung, paru-paru, dan penyakit autoimun.
Meningkatkan kesehatan usus
Air dalam mentimun secara alami membantu tubuh memecah makanan dan menyerap nutrisi. Serat pada mentimun juga menjaga kelancaran buang air besar dengan mengatur pergerakan usus sehingga terhindar dari sembelit.
Fermentasi mentimun juga dapat meningkatkan manfaatnya bagi usus Anda lebih jauh. “Beberapa acar memiliki sifat probiotik,” kata Sommer. “Saat difermentasi, mereka mengandung bakteri baik yang menghentikan pertumbuhan bakteri tidak sehat di usus Anda.”
Jadi, meskipun makanan yang banyak mengandung acar tidak baik untuk kadar natrium Anda, acar kadang-kadang dapat memberikan manfaat yang baik bagi usus.
Baca Juga: 7 Manfaat Buah Anggur, Kaya Nutrisi untuk Cegah Kanker hingga Kolesterol
Meningkatkan kesehatan jantung
Menurunkan tekanan darah bukanlah satu-satunya cara mentimun mempengaruhi kesehatan jantung Anda. Kandungan senyawa dalam mentimun melindungi jantung dengan melawan aterosklerosis, yaitu penumpukan lemak pada dinding arteri.
Selain itu, serat membantu menurunkan kadar kolesterol. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa serat dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
Mengelola gula darah dan berat badan
Anda mendapatkan banyak keuntungan saat mengemil mentimun, terutama jika mengalami obesitas. Mentimun rendah kalori, karbohidrat dan gula serta kaya kandungan air dan serat yang membuat merasa kenyang lebih lama.
Mentimun juga menawarkan manfaat bagi penderita diabetes. Mentimun tercatat memiliki skala rendah pada indeks glikemik (GI), yang digunakan sebagai sistem penilaian untuk mengukur seberapa cepat suatu makanan mempengaruhi gula darah.
Memperkuat tulang
Mentimun mengandung vitamin K tinggi yang bagus untuk kesehatan tulang. Mendapatkan cukup vitamin K dari makanan mengurangi risiko patah tulang dan meningkatkan massa tulang lebih sehat. Jika kepadatan mineral tulang rendah, hal ini meningkatkan risiko osteoporosis.
Kombinasi vitamin K dan kalsium dalam mentimun memberikan manfaat tambahan bagi tulang. Vitamin K membantu tubuh menyerap kalsium, nutrisi penting untuk membangun dan menjaga kekuatan tulang.
Nah, itulah tadi beragam manfaat mentimun yang tak cuma baik untuk menurunkan kadar darah tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News