M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Rekomendasi Buah Rendah Gula yang Aman untuk Gula Darah

8 Rekomendasi Buah Rendah Gula yang Aman untuk Gula Darah
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Apa saja rekomendasi buah rendah gula yang aman untuk gula darah ya? Intip selengkapnya di sini, yuk!

Menjaga kadar gula darah tetap stabil tidak berarti Anda harus menghindari buah sepenuhnya. Buah tetap menjadi sumber vitamin, mineral, dan serat yang penting untuk tubuh. Namun, memilih jenis buah yang tepat menjadi langkah penting, terutama jika Anda ingin mengontrol asupan gula harian.

Beberapa buah memiliki kandungan gula alami yang lebih rendah dan indeks glikemik yang lebih bersahabat. Artinya, buah tersebut tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis.

Dengan pilihan yang tepat, Anda tetap bisa menikmati rasa segar buah tanpa khawatir berlebihan terhadap kadar gula darah.

Baca Juga: 10 Kebiasaan yang Bantu Menjaga Gula Darah Tetap Stabil

Bersumber dari laman Verywell Health, berikut ini rekomendasi buah rendah gula yang aman untuk gula darah:

1. Blackberry

Dalam satu cangkir blackberry terdapat sekitar 7 gram gula, 8 gram serat, dan 14,4 gram karbohidrat. Buah ini kaya akan vitamin C, antioksidan, serta memiliki manfaat anti-inflamasi. Bahkan, kandungan vitamin C-nya bisa lebih tinggi dibandingkan beberapa jenis jeruk.

Blackberry cocok dijadikan camilan, topping salad, atau hidangan penutup. Pilih buah yang segar dan tidak berjamur, lalu simpan di kulkas agar tahan beberapa hari.

2. Kiwi

Satu buah kiwi berukuran sedang mengandung sekitar 6,7 gram gula, 2,3 gram serat, dan 11 gram karbohidrat. Kiwi memiliki daging buah berwarna hijau atau kuning dengan kulit cokelat berbulu.

Kulitnya sebenarnya bisa dimakan, tetapi sebagian orang memilih mengupasnya. Kiwi kaya vitamin C, bahkan konsumsi 2 kiwi per hari dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin C harian.

3. Aprikot

Satu buah aprikot mengandung sekitar 3 gram gula, 1 gram serat, dan 4 gram karbohidrat. Buah kecil berwarna kuning-oranye ini mengandung vitamin A, C, dan kalium. Jika dikonsumsi dalam bentuk kering, kandungan gulanya jauh lebih tinggi, sehingga sebaiknya tidak berlebihan.

4. Nanas

Setengah cangkir nanas segar mengandung sekitar 9 gram gula, 1 gram serat, dan 11 gram karbohidrat. Nanas merupakan buah tropis yang kaya vitamin C, mangan, serta enzim bromelain yang baik untuk tubuh. Perlu diingat, nanas kalengan biasanya memiliki kandungan gula lebih tinggi dibandingkan yang segar.

Baca Juga: 9 Manfaat Minum Jus Brokoli bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Mengontrol Gula Darah

5. Semangka

Satu cangkir semangka mengandung sekitar 9,6 gram gula, 1 gram serat, dan 12 gram karbohidrat. Buah ini mengandung lebih dari 90% air, sehingga membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Selain itu, semangka juga mengandung vitamin A, vitamin C, dan antioksidan likopen.

6. Ceri

Setengah cangkir ceri tanpa biji mengandung sekitar 10 gram gula, 1,5 gram serat, dan 12,5 gram karbohidrat. Ceri termasuk buah yang kaya vitamin C dan kalium. Anda bisa menikmatinya langsung sebagai camilan atau mengolahnya menjadi berbagai hidangan.

7. Grapefruit

Setengah buah grapefruit mengandung sekitar 10 gram gula, 2 gram serat, dan 16 gram karbohidrat. Buah ini juga menyediakan nutrisi seperti kalium dan folat. Jika tidak habis, sisa buah bisa disimpan di kulkas hingga beberapa hari.

Sebaiknya konsumsi dalam bentuk utuh, karena jusnya mengandung lebih sedikit serat sehingga gula lebih cepat diserap tubuh. Perlu diperhatikan, grapefruit dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat.

8. Pepaya

Satu cangkir pepaya mengandung sekitar 13 gram gula, 2,8 gram serat, dan 18 gram karbohidrat. Buah berwarna oranye ini kaya akan vitamin A, C, dan E, serta antioksidan.

Pepaya bisa dinikmati langsung atau ditambahkan ke dalam salad dan smoothie. Namun, bagi yang memiliki alergi lateks, perlu berhati-hati karena pepaya bisa memicu reaksi serupa.

Baca Juga: 8 Makanan Alami untuk Stabilkan Gula Darah yang Tinggi Serat

Itulah rekomendasi buah rendah gula yang aman untuk gula darah. Semoga membantu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca BMKG Besok (2/11) di Jakarta Hujan Ringan di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Senin (2/11) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore dan malam hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (2/11), Hujan Lebat Turun di 19 Provinsi Berikut

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 2 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Peran Perempuan di Dunia Kerja Perlu Diperkuat, Ini Alasannya

Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan Indonesia masih berkisar 54%, lebih rendah dibandingkan rata-rata global sebesar 63%.​

Final Hylo Open 2026: Jojo Misi Pertahankan Gelar, Tiwi/Fadia Bidik Gelar Perdana

Jadwal Hylo Open 2026 babak final Minggu (1/11), dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda putri berlaga menatap gelar juara.

Ramalan Zodiak Besok Senin 2 November 2026, Sabar Hadapi Persoalan Pribadi

Simak ramalan zodiak besok, Senin 2 November 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan. Cek peruntunganmu di sini.

HP Infinix Hot 70 Pro Siap Libas POCO M8x Berkat Skor AnTuTu 756 Ribu

Skor Geekbench Infinix Hot 70 Pro tembus 2.863 poin di tes multi-core. Lihat analisis lengkap performa dan ketahanan daya saat gaming.

Promo Popeyes Kupon November 2026, Diskon hingga 54% Mulai Rp 5 Ribuan

Sambut bulan baru dengan promo Popeyes Kupon November dengan diskon hingga 54%. Jajan hemat sepanjang bulan dengan beragam menu favorit.

Stevia Murni Selamatkan Gula Darah, Tapi Waspadai Campurannya!

Stevia murni diklaim aman, namun produk pasaran justru memicu lonjakan gula darah. Cek kandungan bahayanya sebelum terlambat.

7 Film Kehidupan Pasca Kiamat, Sajikan Cerita Post Apocalyptic Beragam Genre

Sajikan petualangan seru pasca kehancuran Bumi, simak beberapa rekomendasi film pasca kiamat atau post apocalyptic berikut ini.​  

Kulit Gatal dan Memicu Ruam, Tanda Kolesterol Tinggi Mengintai Tubuh

Kulit gatal dan muncul ruam bukan sekadar iritasi biasa. Penumpukan kolesterol LDL ternyata bisa memicu masalah kulit serius.