M O M S M O N E Y I D
Bugar

Manfaat Ubi Jalar untuk Asam Lambung dan Tips Konsumsinya

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari mengulik manfaat ubi jalar untuk asam lambung dan tips konsumsinya di sini!

Pernahkah Anda merasa khawatir saat memilih makanan karena takut asam lambung naik? Bagi penderita asam lambung atau GERD, memilih makanan yang aman bisa menjadi tantangan tersendiri.

Makanan yang dianggap sehat sekalipun kadang bisa memicu gejala tidak nyaman seperti perut kembung, mual, atau sensasi terbakar di dada. Namun, ada satu makanan yang justru menjadi sahabat bagi lambung Anda, yakni ubi jalar.

Ubi jalar bukan hanya mengenyangkan dan lezat, tapi juga ramah untuk lambung. MomsMoney akan mengulas tentang manfaat ubi jalar untuk asam lambung dan tips konsumsinya di sini. Simak, yuk!

Baca Juga: Begini Cara Efektif Mengatasi Asam Lambung Naik pada Malam Hari

Kandungan ubi jalar

Melansir dari Healthline, ubi jalar merupakan pilihan makanan yang kaya serat, vitamin, dan mineral penting. Contohnya, 200 gram ubi jalar panggang dengan kulit mengandung:

  • Kalori: 180
  • Karbohidrat: 41 gram
  • Protein: 4 gram
  • Lemak: 0,3 gram
  • Serat: 6,6 gram
  • Vitamin A: 213% dari kebutuhan harian
  • Vitamin C: 44% dari kebutuhan harian
  • Mangan: 43% dari kebutuhan harian
  • Tembaga: 36% dari kebutuhan harian
  • Asam Pantotenat: 35% dari kebutuhan harian
  • Vitamin B6: 34% dari kebutuhan harian
  • Kalium: 20% dari kebutuhan harian
  • Niacin: 19% dari kebutuhan harian

Baca Juga: 13 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Berlebihan oleh Penderita Asam Lambung

Manfaat ubi jalar untuk asam lambung

Refluks asam terjadi saat asam lambung naik kembali ke kerongkongan, menimbulkan rasa terbakar dan tidak nyaman. Makanan pedas, berlemak, atau asam sering menjadi pemicunya.

Berkaitan dengan manfaat ubi jalar untuk asam lambung, dikutip dari laman Nutriflakes, kadar asam ubi jalar yang rendah membuatnya cocok untuk Anda yang memiliki masalah asam lambung.

Ubi jalar juga kaya serat yang penting untuk menjaga kesehatan pencernaan. Serat ini membantu melancarkan pergerakan usus dan mencegah sembelit. Selain itu, serat dalam ubi jalar mampu menyerap kelebihan asam lambung sehingga mengurangi gejala refluks.

Baca Juga: 10 Buah yang Aman Dikonsumsi Penderita Asam Lambung

Tips konsumsi ubi jalar untuk asam lambung

Meskipun begitu, konsumsi ubi jalar tetap harus bijak agar tidak memicu gejala asam lambung. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

  • Hindari menggoreng ubi jalar dengan banyak minyak atau menambahkan bumbu pedas dan asam. Memanggang, merebus, atau mengukus adalah cara memasak yang lebih aman untuk lambung.
  • Jangan tambahkan mentega, keju, krim asam, atau saus pedas karena bisa memperburuk gejala.
  • Konsumsi ubi jalar dalam porsi wajar, karena porsi besar bisa menekan otot sfingter esofagus bawah dan memicu refluks.
  • Jangan makan makanan berat, termasuk ubi jalar, beberapa jam sebelum tidur agar risiko asam lambung naik saat berbaring berkurang.
  • Jika Anda sering mengalami gejala asam lambung atau perlu menyesuaikan diet, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.

Dengan mengikuti tips ini, ubi jalar bisa menjadi tambahan makanan yang sehat dan bermanfaat bagi Anda yang memiliki masalah asam lambung.

Baca Juga: Manfaat Konsumsi Labu Siam untuk Asam Lambung yang Jarang Diketahui

Ubi jalar baik untuk penderita asam lambung karena kadar asamnya rendah dan kaya serat yang membantu melancarkan pencernaan serta menyerap kelebihan asam lambung. Konsumsi ubi jalar dapat mengurangi gejala refluks dan menjaga kesehatan saluran cerna.

Demikianlah ulasan tentang manfaat ubi jalar untuk asam lambung dan tips konsumsinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trik Tukang Cat Profesional biar Mengecat Rumah Lebih Cepat Selesai

Trik sederhana dari tukang cat profesional membuat proses mengecat rumah lebih cepat, rapi, hemat waktu, dan minim capek.  

4 Perbedaan SPF dan PA pada Sunscreen yang Wajib Dipahami, Jangan Asal Beli!

Saat membeli produk sunscreen, Anda pasti sering melihat label SPF dan PA. Wajib tahu, ini 4 perbedaan SPF dan PA pada sunscreen.

10 Kebiasaan Finansial yang Bisa Bantu Kelas Menengah Naik Asetnya

Ingin kondisi keuangan lebih baik? Simak 10 kebiasaan finansial yang dapat bantu kelas menengah membangun aset secara bertahap.

4 Waktu Terburuk untuk Olahraga yang Bisa Membahayakan Tubuh, Hindari Ya!

Sudah tahu belum? Ada 4 waktu terburuk untuk olahraga yang wajib Anda hindari. Klik untuk penjelasan selengkapnya.

IHSG Pekan Ini Siap Bullish, IPOT Jagokan Tiga Saham Berikut

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan lebih dipengaruhi musim laporan keuangan emiten kuartalan.

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.