M O M S M O N E Y I D
Bugar

Begini Cara Efektif Mengatasi Asam Lambung Naik pada Malam Hari

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata begini, lo, cara efektif mengatasi asam lambung naik pada malam hari.

Pernahkah Anda terbangun tengah malam dengan sensasi panas di dada atau tenggorokan yang terasa terbakar? Jika iya, Anda tidak sendiri. Banyak orang yang mengalami asam lambung naik pada malam hari.

Masalah ini bukan sekadar mengganggu kenyamanan tidur, tapi juga bisa berdampak jangka panjang pada kualitas hidup dan kesehatan tubuh.

Saat tubuh seharusnya beristirahat total, produksi asam lambung justru bisa meningkat, terutama jika Anda melakukan kebiasaan tertentu sebelum tidur—seperti makan malam terlalu larut, tidur dalam posisi datar, atau mengonsumsi makanan pemicu.

Akibatnya, katup di antara lambung dan kerongkongan melemah dan menyebabkan asam lambung naik ke atas. Lantas, apa cara efektif mengatasi asam lambung naik pada malam hari?

MomsMoney akan mengulasnya di sini, merangkum informasi dari laman WebMD dan Healthline.

Baca Juga: 13 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Berlebihan oleh Penderita Asam Lambung

Cara efektif mengatasi asam lambung naik pada malam hari

Berikut ini adalah beberapa cara efektif mengatasi asam lambung naik pada malam hari:

1. Ubah posisi tidur

Coba angkat kepala tempat tidur sekitar 15-20 cm dengan menggunakan bantal tambahan atau pengangkat tempat tidur untuk menjaga asam tetap di lambung. Tidur dengan posisi miring ke kiri juga bisa membantu mengurangi refluks asam.

2. Hindari makan terlalu malam

Pastikan ada jeda 2-3 jam antara makan malam dan waktu tidur. Ini memberi waktu bagi lambung untuk mencerna makanan sebelum Anda berbaring, sehingga bisa mengurangi risiko asam naik ke kerongkongan.

3. Pilih makanan yang tepat

Hindari makanan atau minuman yang bisa memicu asam lambung, seperti makanan pedas, asam, berlemak, kafein, dan alkohol. Sebaliknya, pilih makanan yang bisa menetralkan asam lambung, seperti sayuran hijau, pisang, melon, dan oatmeal.

Baca Juga: 10 Buah yang Aman Dikonsumsi Penderita Asam Lambung

4. Kenali dan hindari pemicu

Setiap orang bisa memiliki pemicu yang berbeda. Mengetahui dan menghindari makanan atau minuman yang memicu asam lambung bisa membantu mengurangi terjadinya refluks.

5. Penggunaan obat

Jika diperlukan, dokter mungkin akan meresepkan antasida atau obat penghambat pompa proton (PPI) untuk mengurangi produksi asam lambung. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat baru.

Tips mencegah asam lambung naik pada malam hari

Adapun beberapa tips mencegah asam lambung naik pada malam hari sebagai berikut:

1. Pola makan sehat

Mengonsumsi makanan yang seimbang, kaya akan sayuran, buah, dan biji-bijian, dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah asam lambung naik.

Baca Juga: Manfaat Konsumsi Labu Siam untuk Asam Lambung yang Jarang Diketahui

2. Batasi konsumsi alkohol dan kafein

Alkohol dan kafein bisa melemahkan otot LES (Lower Esophageal Sphincter), yang bertugas menjaga asam agar tetap di lambung. Mengurangi konsumsi kedua hal ini dapat membantu mencegah refluks asam.

3. Berhenti merokok

Merokok bisa merusak LES dan memperburuk gejala asam lambung. Berhenti merokok tidak hanya membantu mencegah asam lambung naik, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan secara keseluruhan.

4. Menjaga berat badan ideal

Kelebihan berat badan atau obesitas dapat memberi tekanan berlebih pada lambung, yang dapat memicu asam lambung naik. Menjaga berat badan ideal melalui pola makan sehat dan olahraga rutin bisa mencegah hal ini.

Baca Juga: Khasiat Wedang Jahe untuk Asam Lambung dan Cara Membuatnya

5. Kenakan pakaian yang longgar

Pakaian yang ketat di sekitar perut bisa meningkatkan tekanan pada lambung dan memicu refluks asam. Pilih pakaian yang nyaman dan tidak terlalu ketat.

Itu dia cara efektif mengatasi asam lambung naik pada malam hari. Jika Anda sering mengalami masalah ini, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Semoga bermanfaat!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kala Wanita Berusia 40-an Jatuh Cinta ke Pria Lebih Muda, Ini Cerita Tante Sonya

Serial Tante Sonya mengangkat kisah perempuan dewasa yang kembali membuka hati untuk pria lebih muda.

Tiket Final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dijual, Ini Harganya

Tiket final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 mulai dijual. Cek harga, jadwal laga, kategori tribun, dan syarat Garuda ID.

4 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Simak Peringatan Dini Cuaca Besok (3/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (3/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/10), Hujan Lebat Terjadi di 14 Provinsi Ini

BMKG memberi peringatan dini cuaca besok Sabtu 3 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.