M O M S M O N E Y I D
Bugar

Manfaat Konsumsi Jahe Merah Kala Puasa dan Musim Hujan

Manfaat Konsumsi Jahe Merah Kala Puasa dan Musim Hujan
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Momen bulan Ramadan tahun ini tak dipungkiri dilewati musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Angin kencang, hujan deras, dan kelembapan tinggi jadi tantangan tersendiri, terutama bagi daya tahan tubuh.

Di tengah aktivitas puasa yang padat dan perubahan pola makan, tubuh lebih rentan mengalami penurunan imunitas hingga gejala masuk angin. Karena itu, menjaga kehangatan dan daya tahan tubuh jadi hal penting selama bulan suci, salah satunya dengan bahan alami yang manfaatnya telah dikenal turun-temurun seperti jahe merah.

Taras Putra Tarigan, Brand Manager Bejo Jahe Merah menyatakan tantangan tidak hanya menjaga keimanan saja di bulan Ramadan kali ini. Ditengah puncak musim hujan, memastikan kondisi tubuh sehat maksimal juga perlu diperhatikan. Agar puasa lancar selama sebulan penuh, Bejo Merah menghadirkan program Bejo Anti Angin Spot di berbagai wilayah Indonesia.

"Bejo Jahe Merah hadir lebih dekat untuk menjaga daya tahan tubuh dan memberikan kehangatan lewat Bejo Anti Angin Spot,” ujar Taras Putra Tarigan, Brand Manager Bejo Jahe Merah dalam keterangan resmi yang diterima Kamis (26/2).

Baca Juga: Lambung Sehat Selama Puasa, Ini 7 Tips Penting Cegah Asam Lambung Naik

Khusus selama Ramadan, aktivitas juga difokuskan di 89 Masjid Agung di 129 kota dan kabupaten tersebar seluruh Indonesia. Momen tarawih dan iktikaf menjadi perhatian utama, karena menjadi waktu di mana masyarakat berkumpul untuk beribadah, sering kali hingga larut malam dengan kondisi udara yang lebih dingin. Kehadiran Bejo Jahe Merah di momen ini disebut Taras Putra Tarigan diharapkan bisa menemani sekaligus membantu menjaga tubuh tetap hangat dari dalam, sehingga ibadah tetap nyaman dan lancar.

Perubahan pola makan selama puasa, dari yang biasanya tiga kali sehari menjadi hanya saat sahur dan berbuka, membuat tubuh perlu beradaptasi. Menjaga menu sahur dan berbuka dengan asupan seimbang jadi kunci agar tetap fit dan tidak mudah terserang masuk angin, terutama saat harus beraktivitas di pagi hari dengan suhu udara yang lebih dingin karena musim hujan.

Di sinilah peran bahan alami yang menghangatkan menjadi relevan. Jahe merah dikenal tinggi antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi berkat kandungan shogaol, gingerol, dan zingerone. Konsumsi jahe merah saat sahur dan berbuka dapat membantu tubuh terasa lebih hangat dan terlindungi, sehingga lebih siap menghadapi perubahan suhu dan ritme aktivitas selama Ramadan. Puasa jalan terus.

Baca Juga: 5 Manfaat Kurma untuk Buka Puasa, Lambung dan Gula Darah Jadi Lebih Terkontrol

Selain jahe merah, kurma yang identik dengan Ramadan juga baik dikonsumsi karena gula alaminya mudah diserap tubuh tanpa memicu lonjakan energi berlebihan yang membuat tubuh cepat lemas setelah berbuka.

Dengan kombinasi jahe merah dan berbagai bahan alami lain seperti adas, daun mint, cabe jawa, madu, dan ekstrak kurma, tiap kemasan Bejo Jahe Merah dirancang untuk mendukung kesehatan tubuh, terutama di musim hujan yang rentan membuat tubuh mengalami masuk angin. Ditambah saat puasa, tubuh juga lebih rentan mengalami mual dan kembung, yang sejak lama dikenal dapat dibantu dengan bahan-bahan alami yang terkandung di dalam Bejo Jahe Merah.

“Melalui Bejo Anti Angin Spot, Bejo Jahe Merah ingin hadir sebagai sahabat masyarakat Indonesia dalam menjaga kesehatan, terutama saat berpuasa di tengah puncak musim hujan, dengan cara yang relevan, hangat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari," tutur Taras Putra Tarigan.

Baca Juga: 6 Skincare untuk Mengatasi Kulit Kering Saat Puasa, Bikin Kulit Lembab dan Sehat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.