M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ketahui Berbagai Risiko Sedot Lemak, Salah Satunya Bisa Sebabkan Kematian

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Liposuction atau sedot lemak adalah prosedur kosmetik yang populer untuk menghilangkan lemak yang tidak diinginkan dari berbagai bagian tubuh seperti perut, paha, pinggul, dan lengan. Namun dibaliknya ada berbagai risiko sedot lemak yang mungkin tidak diketahui oleh banyak orang.

Penting untuk memahami potensi bahaya dari liposuction sebelum memutuskan untuk menjalaninya. MomsMoney akan mengulas beberapa risiko sedot lemak yang perlu Anda ketahui sebagai berikut, bersumber dari laman Healthline.

Baca Juga: Biar Tidak Keliru, Yuk Ikuti Step Skincare Pagi yang Benar Berikut Ini

Risiko Sedot Lemak Selama Operasi

Selama operasi, Anda mungkin menghadapi risiko berikut:

  • Luka tusukan atau kerusakan pada organ lain.
  • Komplikasi yang berkaitan dengan penggunaan anestesi.
  • Luka bakar yang dapat disebabkan oleh peralatan medis, seperti probe ultrasound.
  • Kerusakan saraf.
  • Syok.
  • Kemungkinan kematian.

Baca Juga: 7 Pilihan Jus yang Bagus untuk Asam Lambung, Coba Konsumsi yuk!

Risiko Sedot Lemak Setelah Prosedur

Setelah prosedur, beberapa risiko yang mungkin terjadi antara lain:

  • Pembentukan gumpalan darah di paru-paru.
  • Akumulasi cairan berlebih di paru-paru.
  • Gumpalan lemak yang bisa mengalir ke aliran darah.
  • Infeksi di situs operasi.
  • Hematoma, atau pendarahan di bawah kulit.
  • Seroma, yaitu penumpukan cairan di bawah kulit.
  • Edema atau pembengkakan parah.
  • Nekrosis kulit atau kematian sel kulit.
  • Reaksi negatif terhadap anestesi atau obat lain yang digunakan selama operasi.
  • Potensi masalah kardiovaskular dan renal.
  • Risiko kematian.

Baca Juga: 10 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Ginjal Anda, Konsumsi yuk!

Risiko Sedot Lemak Selama Pemulihan

Risiko yang mungkin muncul selama periode pemulihan meliputi:

  • Masalah dengan bentuk atau kontur tubuh, yang mungkin tidak sesuai harapan.
  • Kulit yang tampak bergelombang, cekung, atau tidak rata.
  • Gejala seperti mati rasa, memar, rasa nyeri, pembengkakan, dan ketidaknyamanan.
  • Infeksi yang berlanjut atau berkembang di area operasi.
  • Ketidakseimbangan cairan dalam tubuh.
  • Pembentukan bekas luka.
  • Perubahan sensasi pada kulit.
  • Perubahan warna kulit.
  • Kesulitan dengan proses penyembuhan.

Baca Juga: Khasiat Jus Melon untuk Asam Lambung, Intip Juga Rekomendasi Jus Lainnya

Itulah beberapa risiko sedot lemak yang perlu Anda ketahui. Efek samping jangka panjang dari sedot lemak bisa bervariasi dan melibatkan beberapa perubahan signifikan.

Proses sedot lemak secara permanen menghilangkan sel-sel lemak dari area yang ditargetkan. Oleh karena itu, penambahan berat badan di masa depan bisa mengakibatkan penumpukan lemak di tempat lain di tubuh.

Lemak baru yang terbentuk bisa jadi lebih dalam di bawah kulit, yang berpotensi berbahaya jika berkumpul di sekitar organ vital seperti hati atau jantung.

Selain itu, beberapa orang mungkin mengalami kerusakan saraf permanen yang menghasilkan perubahan pada sensasi kulit.

Baca Juga: Manfaat Terapi Air Hangat untuk Asam Lambung, Begini Cara Dapatkan Khasiatnya

Efek lainnya termasuk cekungan pada area yang telah disedot lemaknya serta kemungkinan munculnya kulit yang tampak bergelombang atau tidak rata, yang dapat menjadi permanen.

Sedot lemak tidak dimaksudkan sebagai solusi untuk penurunan berat badan dan tidak semua orang cocok untuk menjalani prosedur ini.

Sangat penting untuk berkonsultasi dengan ahli bedah plastik yang bersertifikasi untuk mendiskusikan semua potensi komplikasi dan risiko sebelum memutuskan untuk menjalani operasi.

Pastikan Anda memahami sepenuhnya apa yang terlibat dan pertimbangkan semua konsekuensi sebelum melanjutkan dengan prosedur sedot lemak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

WHO: Penyebaran Ebola Bundibugyo di Kongo Lebih Cepat dari Wabah Sebelumnya

WHO mengungkapkan, penyebaran wabah penyakit Ebola virus Bundibugyo di Republik Demokratik Kongo lebih cepat dibanding wabah Ebola sebelumnya.

6 Olahraga yang Bikin Panjang Umur, Salah Satunya Bisa Tambah Usia sampai 6 Tahun lo

Dari jalan kaki hingga bulu tangkis, ini jenis olahraga yang bikin panjang umur dan terbukti ampuh menurunkan risiko kematian penyakit kronis.

7 Manfaat Ubi Ungu untuk Kesehatan, Bagus buat Pencernaan dan Diet

Ketahui beragam manfaat ubi ungu bagi kesehatan tubuh, mulai dari melancarkan pencernaan hingga menjaga berat badan tetap ideal.

ETF XGLD Meluncur, Indo Premier Buka Akses Nabung Emas Modal Mini

Indo Premier meluncurkan XGLD, ETF emas yang memungkinkan investor mendapatkan eksposur emas fisik melalui bursa dengan modal relatif kecil.

Batasi 4 Buah Tinggi Kalori Ini Jika Tidak Mau Diet Anda Gagal, Catat Ya!

Sedang diet menurunkan berat badan? Ketahui 4 buah tinggi kalori yang harus dibatasi saat diet berikut ini.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Rabu (19/8), Hujan Ringan di Banyak Wilayah

Prakiraan BMKG Rabu-Kamis menunjukkan Jawa Barat didominasi hujan ringan di sejumlah wilayah, sementara lainnya berawan.​    &

10 Keterampilan Finansial yang Bisa Membuka Peluang Penghasilan Lebih Besar

Kenali 10 keterampilan finansial yang membantu mengembangkan aset, karier, jaringan, dan peluang penghasilan secara bertahap.

Jawa Tengah Berawan Merata pada Rabu (19/8), Cek Prakiraan Cuaca Setiap Wilayah

Prakiraan BMKG Rabu (19/8) menunjukkan seluruh wilayah Jawa Tengah berawan, lalu cerah dan cerah berawan pada Kamis.​  

5 Fitur Rumah yang Makin Dicari Pembeli di Tahun 2026, Tak Cuma Soal Luas

Lima fitur rumah ini makin diperhatikan pembeli pada 2026, mulai ruang terbuka hingga tata ruang yang nyaman dan fungsional.  

7 Barang yang Sebaiknya Tidak Menumpuk di Rumah Menurut Para Ahli

Rumah yang terlihat rapi ternyata bukan hanya ditentukan oleh seberapa sering seseorang membersihkannya. Begini cara atur yang benar.