M O M S M O N E Y I D
Bugar

Begini Cara Diet Tanpa Olahraga Menurut Riset untuk Turunkan Berat Badan

Begini Cara Diet Tanpa Olahraga Menurut Riset untuk Turunkan Berat Badan
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini, lho, cara diet tanpa olahraga menurut riset untuk turunkan berat badan. Apa saja, ya?

Menurunkan berat badan sering kali identik dengan olahraga intens, dari jogging setiap pagi, nge-gym, hingga ikut kelas fitness. Namun, tidak semua orang memiliki waktu, energi, atau kondisi fisik untuk berolahraga secara rutin.

Mengutip dari Very Well Health, pola makan sehat yang disertai olahraga memang menjadi cara paling efektif untuk menurunkan berat badan. Namun, bukan berarti menurunkan berat badan tanpa olahraga mustahil dilakukan. Hanya saja, prosesnya cenderung lebih sulit dan biasanya membutuhkan usaha tambahan.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Diet Okinawa dari Jepang, Disebut Bikin Panjang Umur

Melansir dari laman Healthline, berikut ini beberapa cara diet tanpa olahraga menurut riset untuk turunkan berat badan:

1. Kunyah Lebih Lama dan Makan Perlahan

Tubuh Anda butuh waktu untuk menyadari bahwa sudah cukup makan. Riset menunjukkan bahwa mengunyah makanan secara perlahan dapat menurunkan jumlah makanan yang dikonsumsi, membuat Anda merasa kenyang lebih lama, dan secara tidak langsung mengurangi ukuran porsi.

Sebuah penelitian tahun 2021 juga menemukan bahwa orang yang makan perlahan memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah dibanding mereka yang makan dengan cepat. Untuk membantu memperlambat makan, Anda bisa mencoba menghitung jumlah kunyahan setiap suapan.

2. Gunakan Piring Kecil untuk Makanan Tinggi Kalori

Ukuran piring ternyata bisa memengaruhi persepsi kita terhadap porsi makanan. Menggunakan piring kecil dapat membuat porsi makanan terlihat lebih besar, sehingga membantu mengontrol asupan. Sebaliknya, piring besar cenderung membuat kita mengambil lebih banyak makanan tanpa sadar.

Penelitian tahun 2021 menunjukkan bahwa menggunakan piring yang dirancang untuk mengontrol porsi membantu menurunkan berat badan, BMI, lingkar pinggang, dan kadar lemak darah. Untuk hasil maksimal, gunakan piring besar untuk makanan rendah kalori dan piring kecil untuk makanan tinggi kalori.

3. Perbanyak Asupan Protein

Protein membantu Anda merasa kenyang lebih lama, mengurangi rasa lapar, dan meningkatkan pembakaran kalori melalui proses pencernaan.

Dalam studi tahun 2020, orang yang sarapan dengan makanan tinggi protein seperti telur dan roti panggang merasa kenyang lebih lama dan makan lebih sedikit di siang hari dibanding mereka yang sarapan sereal rendah protein.

Penelitian menyarankan untuk mengonsumsi hingga 1,6 gram protein per kilogram berat badan agar efektif dalam menurunkan berat badan sekaligus mempertahankan massa otot. Contoh makanan tinggi protein adalah dada ayam, ikan, yogurt Yunani, quinoa, kacang-kacangan, dan almond.

4. Masak Sendiri di Rumah

Memasak di rumah membantu Anda mengontrol bahan makanan dan memilih opsi yang lebih sehat. Sebuah penelitian tahun 2020 menyimpulkan bahwa orang yang sering memasak di rumah cenderung tidak mengalami kenaikan berat badan dibanding mereka yang sering makan di luar.

Studi tahun 2017 juga menyatakan bahwa merencanakan menu makan dapat meningkatkan kualitas makanan dan menurunkan risiko obesitas.

Baca Juga: Inilah Cara Diet Sehat untuk Ibu Menyusui yang Aman, Intip di Sini

5. Konsumsi Makanan Tinggi Serat

Serat memberi rasa kenyang lebih lama dan membantu mengurangi keinginan makan berlebihan. Jenis serat tertentu yang disebut serat kental bisa membentuk gel di dalam lambung, memperlambat pengosongan makanan dan memperpanjang waktu penyerapan nutrisi.

Sumber serat tinggi termasuk biji rami, kacang-kacangan, sereal gandum, asparagus, jeruk, dan kubis Brussel. Pedoman diet Amerika merekomendasikan 28 gram serat per hari untuk wanita dan 34 gram untuk pria.

6. Minum Air Secara Teratur

Minum air sebelum makan dapat membantu mengurangi jumlah makanan yang Anda konsumsi. Studi tahun 2018 menunjukkan bahwa minum air sebelum makan membuat Anda makan lebih sedikit tanpa mengurangi rasa kenyang.

Studi sebelumnya pada 2015 juga membuktikan bahwa minum 568 ml air sebelum makan membantu menekan rasa lapar dan meningkatkan rasa kenyang. Disarankan untuk mengganti minuman manis dengan air putih agar asupan kalori harian berkurang.

7. Makan Tanpa Gangguan

Fokus saat makan bisa membantu Anda mengenali rasa kenyang lebih cepat, sehingga menghindari makan berlebihan. Penelitian tahun 2022 menemukan bahwa makan sambil menonton TV atau mengobrol dapat mengganggu persepsi rasa dan membuat kita cenderung makan lebih banyak.

Selain itu, gangguan saat makan juga membuat Anda merasa lapar lebih cepat setelahnya. Maka, biasakan makan dengan penuh perhatian (mindful eating).

8. Tidur Cukup dan Kelola Stres

Kurang tidur dan stres bisa memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar, yaitu leptin dan ghrelin. Saat stres, kadar hormon kortisol juga meningkat, yang dapat menimbulkan rasa lapar dan keinginan makan lebih sering.

CDC (Centers for Disease Control and Prevention) menyarankan agar orang dewasa tidur setidaknya 7 jam setiap malam untuk menjaga keseimbangan hormon dan mendukung manajemen berat badan.

Baca Juga: 5 Tips Diet ala Anak Kos yang Mudah Dilakukan, Yuk Disimak!

9. Kurangi atau Hindari Minuman Manis

Minuman manis seperti soda dan jus tinggi gula dapat menambah kalori tanpa memberi rasa kenyang. Penelitian tahun 2022 menyimpulkan bahwa mengganti minuman manis dengan versi rendah kalori atau tanpa kalori dapat menurunkan berat badan, BMI, dan kadar lemak tubuh.

Lebih baik pilih air putih, teh tanpa gula, air mineral dengan lemon, atau jus sayur sebagai alternatif yang lebih sehat.

Nah, itu tadi beberapa cara diet tanpa olahraga menurut riset untuk turunkan berat badan. Menurunkan berat badan tanpa olahraga tetap memungkinkan dengan menerapkan kebiasaan sehat.

Fokus pada pola makan penuh perhatian, asupan protein dan serat yang cukup, serta gaya hidup sehat seperti tidur cukup dan manajemen stres dapat memberikan hasil yang efektif. Kuncinya adalah konsistensi dalam menjalani pola hidup tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​

Waspada IHSG Anjlok, Cek Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas Hari Ini (13/5)

Berikut saham-saham yang bisa dipertimbangkan investor atau trader sebelum memilih saham pada hari ini, Rabu, 13 Mei 2026. 

Promo Bakmi GM Happy Hour Mei: Kenyang Mulai Rp 25 Ribuan, Untung Setiap Sore

Sore hari rawan lapar? Promo Bakmi GM punya Happy Hour mulai Rp 25.000-an. Jangan lewatkan kesempatan makan hemat sampai akhir Mei.  

WHO: Kemungkinan akan Lebih Banyak Kasus Hantavirus dalam Beberapa Minggu ke Depan

WHO mengeluarkan peringatan: ada kemungkinan akan lebih banyak kasus hantavirus dalam beberapa minggu mendatang.

Harga Emas Antam Hari Ini Rabu (13/5) Anjlok Rp 20.000 Jadi Rp 2.839.000

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) merosot tajam pada Rabu (13/5)

IHSG Semakin Tertekan, Cek Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (13/5)

IHSG berpeluang melanjutkan pelemahan pada perdagangan Rabu (13/5/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

Bukan Telur Biasa! Ini 6 Manfaat Telur Omega yang Unggul Jaga Otak, Mata & Jantung

Mengonsumsi telur omega ternyata punya manfaat istimewa. Ini 6 khasiatnya yang bisa jaga jantung, mata, dan tulang Anda tetap prima.

MSCI Depak 6 Saham dari Indeks Gobal Standard, Ini 11 yang Bertahan

Enam saham Tanah Air keluar dari kelompok saham kapitalisasi besar, MSCI Global Standar Indexes List. Saham apa yang tersisa di indeks tersebut? ​