M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Kenali 6 Jenis Susu Sapi Berdasarkan Gizinya, Moms Wajib Ketahui

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Siapa bilang semua susu sapi sama? Meski sama-sama berasal dari sapi, namun tak semua jenis susu ini punya kandungan gizi dan rasa yang sama juga, lho!

Perbedaan ini terletak dari penghilangan atau penambahan enzim serta bahan tertentu pada susu yang akan dihasilkan.

Bagi Anda yang masih bingung, mari simak 6 jenis susu sapi yang dilansir dari Instacart, Frisian Flag, Gonna Need Milk, hingga Ashitaki, selengkapnya.

Baca Juga: Periksa 5 Bahaya dan Tanda Minum Susu Sapi Berlebihan, Kenali Gejalanya

Raw milk

Raw milk atau susu mentah merupakan jenis susu yang diperah langsung dari sapi. Jenis susu ini belum melalui tahap pasteurisasi, sehingga masih mengandung banyak bakteri dan belum aman untuk diminum.

Susu murni

Susu murni atau whole milk dikenal dengan sebutan lain berupa susu full cream. Jenis susu inilah yang kerap dianggap sebagai “susu biasa” karena masih mengandung gizi utuh, termasuk lemaknya.

Lemak pada susu murni sebenarnya tak terlalu besar, yakni sekitar 3,25% dari beratnya.

Susu murni
Susu murni

Baca Juga: Kenali 6 Bahaya Minum Susu Kental Manis Berlebihan, Ancam Metabolisme

Namun ada pula kandungan nutrisi lainnya yang bermanfaat seperti 150 kalori dan 8 gram lemak yang memenuhi 12% gizi dari nilai harian gizi yang dibutuhkan.

Karena masih mengandung lemak utuh, maka susu murni atau susu full cream ini punya cita rasa gurih, serta bertekstur kental.

Susu skim

Susu skim merupakan jenis susu yang tidak mengandung lemak sama sekali (lemak 0%). Susu skim kerap kali diminum oleh orang-orang yang melakukan diet ketat.

Susu ini memiliki tekstur yang encer, serta biasanya ditambahkan perasa ataupun susu bubuk agar rasanya sedikit lebih gurih & bertekstur.

Meski lemaknya sedikit, namun kandungan protein dalam susu skim sama besarnya seperti jenis susu lainnya. Hanya saja lemak dan kalorinya terbilang cukup rendah.

Baca Juga: Dijamin BPA Free, Ikuti 5 Cara Pilih Kotak Bekal yang Aman untuk Anak

Susu rendah lemak

Reduce fat milk atau yang lebih dikenal sebagai Susu Rendah Lemak memiliki kandungan lemak yang hanya sebesar 2% saja dari total berat susu. Rasa susu ini tergolong lebih ringan daripada susu lainnya.

Susu rendah lemak memiliki gizi dengan nilai 130 kalori, 8 gram protein, dan 5 gram lemak.

Susu bebas laktosa

Minum susu
Minum susu

Baca Juga: 5 Tips Aman Menyimpan ASI dalam Kulkas Tanpa Kontaminasi Bakteri

Susu bebas laktosa terbuat dari susu sapi asli, tetapi dengan satu perbedaan, yakni dengan menambahkan enzim tertentu.

Jenis susu bebas laktosa diciptakan karena ada segelintir orang yang tidak toleran terhadap laktosa. Laktosa itu sendiri merupakan komponen gula pada susu.

Pada orang yang intoleran laktosa, biasanya komponen gula dalam susu akan mengendap dalam pencernaan dan menimbulkan masalah pencernaan.

Maka untuk membuat susu bebas laktosa, ditambahkanlah enzim Laktase yang fungsinya memecah laktosa dalam susu. Meski ditambahkan enzim laktase, namun susu bebas laktosa tidak berdampat pada rasa maupun tekstur susu tersebut.

Baca Juga: Cegah Jerawat, Ini 6 Minuman Peningkat Kadar Bakteri Baik Pada Usus Selain Yogurt

Susu organik

Jenis susu organik mungkin jarang terdengar gaungnya. Namun susu organik cukup diminati oleh banyak orang.

Susu organik diambil dari sapi yang tidak diberi hormon tambahan, tidak diberi antibiotik, serta hanya makan rumput yang diberi pestisida organik. Nantinya sapi-sapi ini akan menghasilkan susu organik.

Susu organik yang diberi makan rumput mengandung 147% Omega-3 jauh lebih tinggi daripada susu konvensional.

Itu dia berbagai jenis susu sapi yang punya nilai gizi hingga tekstur berbeda-beda. Sekarang, Anda bisa gunakan rtikel ini sebagai referensi sebelum memilih jenis susu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trik Tukang Cat Profesional biar Mengecat Rumah Lebih Cepat Selesai

Trik sederhana dari tukang cat profesional membuat proses mengecat rumah lebih cepat, rapi, hemat waktu, dan minim capek.  

4 Perbedaan SPF dan PA pada Sunscreen yang Wajib Dipahami, Jangan Asal Beli!

Saat membeli produk sunscreen, Anda pasti sering melihat label SPF dan PA. Wajib tahu, ini 4 perbedaan SPF dan PA pada sunscreen.

10 Kebiasaan Finansial yang Bisa Bantu Kelas Menengah Naik Asetnya

Ingin kondisi keuangan lebih baik? Simak 10 kebiasaan finansial yang dapat bantu kelas menengah membangun aset secara bertahap.

4 Waktu Terburuk untuk Olahraga yang Bisa Membahayakan Tubuh, Hindari Ya!

Sudah tahu belum? Ada 4 waktu terburuk untuk olahraga yang wajib Anda hindari. Klik untuk penjelasan selengkapnya.

IHSG Pekan Ini Siap Bullish, IPOT Jagokan Tiga Saham Berikut

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan lebih dipengaruhi musim laporan keuangan emiten kuartalan.

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.