M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Tips Aman Menyimpan ASI dalam Kulkas Tanpa Kontaminasi Bakteri

5 Tips Aman Menyimpan ASI dalam Kulkas Tanpa Kontaminasi Bakteri
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Bagaimana tips aman menyimpan ASI di kulkas tanpa takut terkontaminasi bakteri? Berikut ini jawabannya.

Bagi Anda wanita karir yang masih dalam tahap menyusui, menyimpan ASI di kulkas adalah pilihan terbaik yang dapat memudahkan sang bayi mendapatkan makanannya tanpa mengganggu pekerjaan ibu.

Untuk dapat memastikan ASI perahanmu tersimpan dengan aman dan higienis, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga ASI tak terkontaminasi bakteri & virus berbahaya.

Melansir dari womens health, healthy children, dan mayo clinic, simak selengkapnya.

Baca Juga: Dijamin Bebas Bakteri, Ini 2 Metode Sterilkan Botol Susu Bayi

Tips menyimpan ASI:

  • Simpan ASI pada suhu kamar. ASI akan awet hingga 4 jam kemudian apabila ditempatkan pada suhu ruang.
  • Simpan dalam jumlah kecil. Simpan sebanyak ½ cangkir lebih dianjurkan untuk menghindari pemborosan ASI.
  • ASI dalam botol yang tak habis harus segera didinginkan dalam kulkas agar bisa dipakai kembali untuk makan selanjutnya.

Tips memilih botol penyimpanan ASI:

  • Saat menyimpan ASI, gunakan kantong khusus penyimpan ASI yang didesain khusus untuk membekukan ASI.
  • Menyimpan ASI juga dapat dilakukan dalam botol plastik keras BPA Free atau bebas BPA dengan bagian penutup yang super rapat agar tak terjadi kontaminasi bakteri.
  • Jika menggunakan wadah botol, hindari wadah dengan nomor daur ulang 7 karena itu artinya botol tersebut mengandung BPA
  • Jangan gunakan pelapis botol sekali pakai ataupun kantung plastik lain untuk menyimpan ASI

Baca Juga: Jangan Simpan di Pintu Kulkas, Ini Cara Tepat Simpan Susu Agar Tak Cepat Basi

Tips Aman Menyimpan ASI dalam Kulkas Tanpa Kontaminasi Bakteri
Tips Aman Menyimpan ASI dalam Kulkas Tanpa Kontaminasi Bakteri

Tips mendinginkan ASI:

  • Pastikan kulkas bersih, higienis, dan tak berbau.
  • ASI yang dimasukkan ke dalam kulkas dengan suhu di bawah 4 derajat Celcius dapat awet hingga 4 hari lamanya.
  • Apabila ASI tidak digunakan dalam waktu 4 hari, langsung bekukan ASI dalam freezer.
  • Beri label yang jelas mulai dari tanggal hingga jam ASI diperah agar tahu kapan batas waktu ASI masih bisa dikonsumsi.
  • Simpan ASI pada bagian belakang freezer. Bukan pada pintu kulkas ataupun rak freezer. Ini untuk mencegah ASI mencair

Tips memanaskan ASI yang beku:

  • Cairkan ASI dengan masa simpan yang sudah lama untuk menghindari ASI basi.
  • Tempatkan botol ASI dalam semangkuk air hangat (bukan panas) dan tunggu hingga mencair.
  • Hindari memanaskan/mencairkan ASI menggunakan microwave karena tidak aman bagi bayi dan akan menyebabkan lidah & mulut bayi melepuh.
  • Uji suhu ASI sebelum memberikannya kepada bayi. Susu harus terasa hangat, bukan panas.
  • Aduk kembali ASI menggunakan sendok. Jangan mengocoknya.
  • Gunakan ASI dalam waktu 24 jam setelah dicairkan.
  • Jangan membekukan kembali ASI yang telah ASI dicairkan. Lebih baik buang ASI dan perah ASI yang baru.

Baca Juga: Kurang Kalsium? Ini 5 Makanan yang Mengandung Kalsium Lebih Tinggi dari Susu

Warna ASI berbeda

Beberapa ibu mempertanyakan apakah warna ASI yang didinginkan & dihangatkan akan berbeda dengan ASI langsung. Warna ASI akan berbeda-beda bergantung pada apa yang ibu konsumsi.

Selain itu, ASI yang dicairkan mungkin memiliki bau atau konsistensi yang berbeda dari ASI yang baru diperah. Meski begitu, ASI ini masih aman untuk bayi.

Namun apabila bayi menolah mengonsumsi ASI yang dihangatkan, coba jangan terlalu lama menyimpan ASI di dalam kulkas/freezer.

Itulah sederet tips aman menyimpan ASI tanpa terkontaminasi bakteri. Bagi Moms yang memiliki bayi dan masih dalam tahap menyusui, ikuti tips-tips di atas agar ASI Moms awet dan bisa dipakai dalam jangka waktu lama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ketombe Menumpuk? Ini 4 Makanan Penyebab Ketombe yang Harus Anda Batasi

Kondisi kulit kepala sangat dipengaruhi oleh apa yang kita konsumsi sehari-hari. Harus dibatasi, inilah 4 makanan penyebab ketombe.

7 Manfaat Susu Almond untuk Diet & Kesehatan, Lengkap Cara Buat Sendiri di Rumah

Ragam manfaat susu almond dapat membantu mengontrol berat badan sekaligus menjadi alternatif sehat yang aman bagi penderita intoleransi laktosa.  

Mau Pindah Profesi? Ini 4 Cara Switch Career Tanpa Pengalaman yang Bisa Dicoba

Switch career tanpa pengalaman itu sangat mungkin dilakukan. Berikut adalah 4 cara switch career tanpa pengalaman yang bisa Anda terapkan.  

Kenapa Harus Bangun Tidur Minum Air Putih? Ketahui 7 Manfaat Luar Biasa Ini, yuk

Memenuhi kebutuhan cairan di pagi hari sangat penting untuk mencegah dehidrasi ringan, melancarkan pencernaan, hingga meningkatkan mood.

AI Bisa Bantu UMKM Cari Pembeli, Begini Cara Memanfaatkannya

AI dapat membantu UMKM memahami kebutuhan pasar dan menjangkau calon pembeli. Simak cara memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha.

Waspada Asap & Polusi! Kenali Faktor Risiko ISPA serta Gejalanya Lebih Dini, yuk

Paparan asap kebakaran dan polusi dapat memicu ISPA pada kelompok rentan. Kenali faktor risiko dan gejalanya sejak dini agar bisa segera diatasi.

Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Jawa Barat, Cek Prakiraan Cuaca Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Barat pada Rabu dan Kamis didominasi cerah dan berawan, dengan hujan ringan di Bogor.

Prediksi Cuaca Jawa Timur Besok (13/10) Didominasi Berawan, Cek Suhu Tertingginya

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Rabu (14/10) dan Kamis (15/10) didominasi berawan, dengan suhu mencapai 37°C.

Mayoritas Cuaca Jawa Tengah Besok (14/10) Berawan, Cek 6 Wilayah Berpotensi Cerah

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Rabu (14/10) dan Kamis (15/10) didominasi berawan, dengan suhu tertinggi 37°C.

Hasil Denmark Open 2026: Ganda Putra Indonesia Rontok, Leo/Daniel Mundur

Hasil Denmark Open 2026 babak 32 besar, Selasa (13/10), ganda putra Indonesia rontok, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mundur.