M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kebiasaan Ini Diam-diam Picu Risiko Penyakit Jantung & Kolesterol Meningkat

Kebiasaan Ini Diam-diam Picu Risiko Penyakit Jantung & Kolesterol Meningkat
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Hati-hati, kebiasaan ini diam-diam picu kolesterol tinggi ya. Kolesterol tinggi sering disebut sebagai masalah kesehatan yang tidak menimbulkan gejala. 

Deebanshu Gupta, dokter kardiologi di Rumah Sakit Sarvodya, India, menyebutkan, memiliki terlalu banyak LDL atau kolesterol jahat bisa menyebabkan penumpukan endapan lemak di dalam arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Gen, usia, dan kondisi kesehatan tertentu dapat memengaruhi kadar kolesterol.

Namun, kebiasaan dan gaya hidup sehari-hari turut memengaruhi kadar kolesterol. Beberapa kebiasaan mungkin tampak tidak berbahaya jika dilakukan sesekali, tetapi menjadi masalah jika diulang setiap hari.

Baca Juga: Kolesterol Darah Aman, Makan Telur dan Makanan Tinggi Protein Setiap Hari

Dilansir dari Onlymyhealth.com, berikut kebiasaan yang harus dihindari agar kolesterol tidak melonjak naik:

1. Memulai hari dengan sarapan tinggi lemak

Sarapan dengan roti panggang bermentega, gorengan, atau daging olahan mungkin praktis. Tetapi, mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh secara teratur dapat meningkatkan kolesterol jahat.

Lemak jenuh ditemukan dalam makanan seperti mentega, daging berlemak, sosis, keju, krim, dan kue kering. Konsumsi lemak maksimal hanya 10% dari total kalori yang boleh berasal dari lemak jenuh.

Cobalah memilih pilihan seperti sayuran, oatmeal, atau roti panggang gandum utuh dengan tambahan kacang-kacangan.

2. Ngemil tanpa batas

Kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak tertentu dapat menjadi bagian dari diet yang baik untuk jantung. Namun, makanan bergizi tersebut juga harus dibatasi.

Pedoman diet Asosiasi Jantung Amerika tahun 2026 menganjurkan untuk memprioritaskan makanan yang minim proses. Mulai dari sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan sumber protein sehat.

3. Duduk seharian

Anda harus berolahraga selama 30 menit setiap hari dan kurangi duduk atau rebahan berjam-jam. Gaya hidup yang terus-menerus tidak aktif dapat berdampak buruk pada kadar kolesterol. 

Aktivitas fisik secara teratur dapat menurunkan LDL dan trigliserida, sekaligus mendukung HDL atau kolesterol baik. Anda bisa melakukan jalan cepat, bersepeda, berenang, menari, atau menaiki tangga.

Usahakan untuk melakukan aktivitas intensitas sedang setidaknya selama 150 menit per minggu atau aktivitas intensitas tinggi selama 75 menit. 

4. Mengonsumsi minuman manis setiap hari

Minuman ringan, jus manis, minuman energi, teh atau kopi yang sangat manis memiliki kadar gula yang tinggi. Meski gula tidak sama dengan kolesterol dalam makanan, konsumsi tinggi gula tambahan dapat menyebabkan asupan kalori berlebih dan penambahan berat badan.

Lebih baik konsumsi air putih, teh atau kopi tanpa pemanis, dan minuman tanpa tambahan gula yang lebih sehat.

Baca Juga: Penumpukan Plak Kolesterol LDL Diam-Diam Memicu Gagal Jantung Akut

5. Stop merokok atau terpapar asam rokok

Merokok berbahaya bagi kesehatan kardiovaskular dan turut memengaruhi kolesterol. National Health Service mencatat bahwa merokok dapat meningkatkan kolesterol dan meningkatkan risiko masalah kardiovaskular yang serius.

Merokok merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko aterosklerosis. Merokok juga dapat menurunkan kolesterol HDL yang selanjutnya memperburuk profil risiko kardiovaskular secara keseluruhan.

6. Melewatkan sarapan

Melewatkan sarapan sangat berkaitan dengan peningkatan kolesterol LDL. Individu yang melewatkan sarapan cenderung memiliki kadar kolesterol total dan kolesterol jahat yang lebih tinggi. 

Sebuah studi yang diterbitkan di PubMed menemukan bahwa orang dewasa yang kelebihan berat badan yang melewatkan sarapan selama empat minggu mengalami peningkatan kolesterol total. Sementara, mereka yang mengonsumsi sarapan seimbang mempertahankan profil lipid yang lebih sehat.

7. Mengalami stres di pagi hari

Kortisol merupakan hormon stres yang secara alami mencapai puncaknya di pagi hari. Stres seperti terburu-buru atau memulai hari di bawah tekanan dapat meningkatkan kortisol  yang berdampak negatif pada metabolisme lipid. 

Stres kronis di pagi hari dapat berkontribusi pada peningkatan kadar LDL dan peningkatan peradangan. Sehingga, meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Baca Juga: Awas Efek Samping Statin! Kenali 7 Obat Non-Statin Penurun Kolesterol Berikut

8. Kualitas tidur yang buruk

Tidur secara langsung memengaruhi pengaturan kolesterol. Jadwal tidur yang tidak teratur atau kurang tidur mengganggu ritme sirkadian yang mengatur produksi kolesterol hati. 

Pola tidur yang buruk dikaitkan dengan kolesterol LDL yang lebih tinggi dan kadar HDL yang lebih rendah.

9. Dehidrasi

Memulai hari dalam keadaan dehidrasi tidak secara langsung meningkatkan kolesterol, tetapi dapat mengganggu sirkulasi darah dan proses metabolisme. Hal tersebut memengaruhi kemampuan tubuh untuk membersihkan lemak secara efisien. 

Hidrasi mendukung fungsi metabolisme secara keseluruhan dan pengaturan lipid yang sehat.

10. Kebiasaan ngemil berlebihan di pagi hari

Sebagian orang memulai hari dengan camilan tinggi kalori daripada sarapan yang sehat Mengonsumsi karbohidrat olahan atau makanan gorengan di pagi hari dapat meningkatkan kadar gula darah dan trigliserida yang secara tidak langsung memengaruhi kolesterol LDL dan keseimbangan lipid secara keseluruhan. 

Mengonsumsi makanan tersebut secara teratur juga dapat meningkatkan resistensi insulin, mendorong penambahan berat badan, dan meningkatkan risiko kardiovaskular jangka panjang. Inilah kebiasaan yang diam-diam picu kolesterol tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman dan Pas di Tubuh, Jangan Salah!

Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari.

Denah Rumah 6×12 Meter Open Plan, Trik Bikin Hunian Kecil Terasa Lebih Lega

Denah rumah 6×12 meter open plan bisa terasa lebih lega dengan penataan ruang, furnitur, cahaya, dan sirkulasi yang tepat.

Panduan Diet Golongan Darah O: Apa Saja Makanan yang Disarankan dan Harus Dihindari?

Simak daftar makanan yang dianjurkan untuk golongan darah O, serta berbagai jenis makanan yang wajib dibatasi agar tubuh tetap sehat.

Money Dysmorphia: Saldo Ratusan Juta Tapi Tetap Merasa Miskin, Ini Faktanya

Punya saldo ratusan juta tapi Anda tetap merasa miskin? Kenali money dysmorphia, penyebab, tanda, dan cara mengatasinya.​

Jangan Terlambat! Kenali 6 Cara Merawat Jantung agar Tetap Sehat di Usia 30-an, yuk

Ketahui berbagai cara merawat jantung yang tepat di usia 30-an melalui pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga manajemen stres.

7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas

Ruangan kecil terasa membosankan? Coba 7 rumus dekorasi sederhana ini agar rumah lebih rapi, nyaman, dan punya karakter.

5 Bahaya Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan, Benar Bisa Turunkan Berat Badan?

Waspadai berbagai risiko kesehatan dari pola makan sehari sekali, mulai dari lonjakan asam lambung hingga penurunan energi tubuh secara drastis.

4 Mitos Tentang Eksfoliasi Kulit yang Dipercaya Banyak Orang, Cek Faktanya!

Eksfoliasi harus dilakukan dengan pemahaman yang benar. Ini 4 mitos tentang eksfoliasi kulit yang perlu Anda ketahui.

Perlu Diterapkan Fitur Penangkal Deepfake dalam Transaksi Keuangan

Vida mulai memperkenalkan beberapa fitur untuk bisa mencegah penipuan berbasis kecerdasaan artifisial (AI).

Program Inkubasi Smesco Bergulir Untuk Dongkrak UMKM Naik Kelas

Program Inkubasi Smesco yang digelar tahun ini juga mengetahkan adaptasi teknologi digital termasuk AI dalam pengembangan UMKM.