MOMSMONEY.ID - Kabar duka datang dari dunia musik tanah air. Musisi ternama Oxavia Aldiano atau lebih dikenal dengan nama Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhir pada 7 Maret 2026 setelah berjuang melawan kanker ginjal stadium 3 yang dideritanya sejak 2019.
Pelantun lagu Status Palsu ini meninggal dunia di usia 35 tahun dan telah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.
Prosesi pemakaman sang penyanyi yang juga dikenal sebagai Duta Persahabatan itu berlangsung khidmat di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan dan dihadiri keluarga, kerabat dekat, dan sejumlah rekan artis.
Baca Juga: Kanker Paru di Usia Produktif Meningkat, Deteksi Dini Jadi Kunci
Kepergian Vidi Aldiano pun memunculkan rasa penasaran di tengah masyarakat mengenai penyakit yang dideritanya. Banyak yang mulai bertanya-tanya, apa sebenarnya penyebab kanker ginjal dan gejala apa saja yang biasanya muncul.
Penyakit ini berkembang secara perlahan dan pada beberapa kasus tidak langsung memunculkan tanda yang jelas di tahap awal.
Oleh karena itu, memahami faktor penyebab serta mengenali gejalanya sejak dini menjadi langkah penting agar penyakit ini dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat.
Baca Juga: 4 Makanan yang Bisa Menurunkan Risiko Kanker Usus
Dikutip dari Instagram @dokterspesialisurologi, gejala awal dari kanker ginjal sering kali datang tanpa gejala yang jelas.
Pasien akhirnya baru tahu setelah melakukan beberapa tindakan, seperti cek kesehatan, USG karena adanya keluhan lain, atau saat penyakit sudah cukup serius.
Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko kanker ginjal, seperti:
- Merokok
- Obesitas
- Tekanan darah tinggi
- Riwayat keluarga
Faktor-faktor tersebutlah yang sering kali ditemukan.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Minuman yang Bisa Bikin Risiko Kanker Menurun
Merokok sendiri menjadi salah satu faktor yang risikonya cukup kuat. Di mana zat dalam rokok disaring oleh ginjal setiap harinya. Seiring berjalannya waktu dalam jangka panjang, maka hal ini mampu meningkatkan risiko kerusakan sel.
Selain itu, faktor obesitas juga memiliki peran yang besar. Berat badan berlebih bisa mengubah hormon dan metabolisme tubuh. Kemudian, dalam jangka panjangnya bisa berpengaruh pada pertumbuhan sel.
Baca Juga: Angka Pasien Kanker Serviks Masih Tinggi, Radioterapi Jadi Satu Pilar Utama Terapi
Perlu Anda ketahui juga bahwa tekanan darah tinggi juga ada hubungannya dengan kanker ginjal. Baik itu penyakitnya ataupun beberapa obatnya, keduanya memiliki hubungan dengan peningkatan risiko kanker ginjal.
Di samping itu, usia seseorang juga berpengaruh. Sebagian besar penderita kanker ginjal ditemukan pada usia di atas 50 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan juga bisa terjadi pada usia yang lebih muda.
Baca Juga: 3000 Kasus/Tahun! Gejala Kanker Darah Ini Sering Tak Disadari
Lalu, apa saja gejala yang harus diwaspadai? Berikut beberapa gejalanya:
- Kencing berdarah
- Nyeri pinggang terus-menerus
- Benjolan di perut
- Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan secara rutin sangatlah penting. Hal ini bisa membantu mengetahui lebih awal, sehingga bisa segera ditangani sebelum kondisi makin serius.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News