M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kadar Kolesterol Tinggi Tidak Boleh Makan Apa Saja? Yuk, Cek di Sini

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Penderita kadar kolesterol tinggi tidak boleh makan apa saja, ya? Ini dia daftarnya!

Kolesterol sering kali menjadi topik pembicaraan utama dalam dunia kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi.

Kolesterol adalah zat lemak yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi dengan baik, tetapi ketika kadar kolesterol dalam darah terlalu tinggi, hal ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, stroke, dan bahkan serangan jantung.

Baca Juga: Apakah Boleh Konsumsi Udang untuk Penderita Asam Lambung?

Ketika Anda memiliki kadar kolesterol tinggi, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari atau dibatasi. Makanan-makanan ini dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan memperburuk kondisi kesehatan jantung Anda.

Lantas, penderita kadar kolesterol tinggi tidak boleh makan apa saja? Bersumber dari laman MSN, berikut ini adalah daftarnya:

1. Lemak Trans

Lemak trans adalah jenis lemak yang dapat meningkatkan kolesterol dan berkontribusi pada risiko penyakit jantung. Makanan seperti popcorn microwave, kerupuk, dan batang sereal mungkin mengandung lemak trans yang tersembunyi.

Lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). Jadi, sebaiknya makanan ini hanya dikonsumsi sesekali dan seimbangkan dengan makanan yang kaya serat dan lemak sehat seperti kacang-kacangan.

2. Minuman Soda

Pola makan tinggi gula tambahan menyebabkan hati memproduksi lebih banyak kolesterol LDL dan menurunkan kolesterol baik (HDL). Gula berlebih juga meningkatkan kadar trigliserida dalam darah, yang berisiko merusak kesehatan jantung.

Minuman manis seperti soda adalah sumber utama gula tambahan dalam pola makan kita. Sebaiknya hindari soda, jus buah manis, dan minuman energi. Satu minuman manis per hari dapat meningkatkan risiko penyakit jantung sebesar 18%.

3. Roti Putih, Nasi, dan Pasta

Karbohidrat olahan seperti roti putih, nasi putih, dan pasta bisa meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL).

Sebaiknya pilih biji-bijian utuh seperti roti gandum, oatmeal, dan nasi merah, karena makanan ini mengandung serat tinggi yang membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali.

Baca Juga: Ini Dia Minuman Pereda Asam Lambung yang Layak Anda Coba

4. Daging

Makanan yang tinggi lemak jenuh, seperti daging olahan dan daging merah, dapat meningkatkan kadar kolesterol. Daging olahan seperti sosis, bacon, dan daging salami adalah contoh makanan yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Meskipun daging putih seperti ayam mengandung lebih sedikit lemak jenuh, penelitian menunjukkan bahwa daging putih pun bisa memengaruhi kadar kolesterol secara negatif. Protein nabati seperti kacang-kacangan dapat membantu menurunkan kolesterol LDL.

5. Makanan Gorengan

Makanan gorengan, terutama yang dimasak dalam minyak yang kaya lemak jenuh, dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL). Memasak makanan dengan minyak pada suhu tinggi juga dapat menghasilkan lemak trans yang berbahaya.

Makanan gorengan seperti bakwan, ayam goreng, dan donat, yang sudah berlemak, semakin memperburuk kondisi kolesterol.

6. Beberapa Sereal Sarapan

Banyak sereal sarapan yang terbuat dari karbohidrat olahan dan mengandung gula tambahan. Makan terlalu banyak gula dan pati dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan peradangan kronis, serta meningkatkan kadar trigliserida dalam darah.

Sebagai gantinya, pilih oatmeal tanpa pemanis yang kaya serat biji-bijian utuh, yang lebih baik untuk kesehatan jantung.

Baca Juga: Mengulik Manfaat Kacang Mede untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi

7. Minyak Kelapa

Minyak kelapa mengandung banyak lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol LDL. American Heart Association menyarankan untuk menghindari minyak kelapa karena bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

8. Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji, yang umumnya kurang bergizi, dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan total kolesterol dalam darah.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering makan makanan cepat saji cenderung memiliki kolesterol yang lebih tinggi dan lebih sedikit mengonsumsi serat. Makanan cepat saji juga sering mengandung banyak gula tambahan dan lemak tidak sehat.

9. Dressing Salad Dalam Botol

Sebagian besar dressing salad yang dibeli di toko mengandung gula tambahan yang cukup tinggi. Bahkan, dressing salad rendah lemak pun bisa mengandung gula tambahan yang cukup banyak.

Selain itu, saus seperti saus tomat, saus barbekyu, dan saus pasta juga bisa mengandung gula tersembunyi yang meningkatkan kolesterol.

Baca Juga: 7 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Alami, Mau Coba?

Nah, itulah ulasan tentang penderita kadar kolesterol tinggi tidak boleh makan apa saja. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Kamera 50MP: Poco M8 Kenalkan Layar AMOLED tembus 3.200 Nits!

Skor AnTuTu Poco M8 sentuh angka 850 ribu untuk gaming. Cek hasil pengujian nyata chipset 4nm dan kecepatan isi daya 45W di sini.   

Serbu Diskon Menarik! Nikmati Kuliner Lezat Promo Pepper Lunch dengan BRI & BCA

Puaskan selera makan Anda dan hemat pengeluaran bersama promo Pepper Lunch, yang berlaku hingga tahun depan khusus pengguna kartu BRI dan BCA.

Spesial Kemerdekaan, Nikmati Pesta Rasa Spesial Lewat Promo Gokana Agustus 2026

Rayakan Hari Kemerdekaan ke-81 RI dengan promo Gokana yang menawarkan paket Bento, Ramen, hingga Teppan lengkap dengan diskon menarik.

Minim Iritasi, Ini 6 Alasan PHA Cocok untuk Eksfoliasi Kulit Sensitif

Apa itu PHA dan manfaatnya untuk kulit sensitif? Ini 6 alasan PHA cocok untuk eksfoliasi kulit sensitif.

Dapur Terasa Membosankan? Ini 9 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Renovasi

Mau renovasi dapur? Kenali 9 hal penting agar dapur lebih nyaman, fungsional, dan biaya renovasi tetap terkendali.

4 Tanda Mikrobioma Kulit Tidak Seimbang, Bikin Bekas Jerawat Susah Hilang

Wajib tahu, berikut 4 tanda mikrobioma kulit tidak seimbang yang perlu diwaspadai. Simak sampai akhir, Moms.

Apa Itu Diet Omad? Pahami Manfaat, Cara Melakukan, dan Efek Sampingnya yuk

Mengenal diet omad atau pola makan satu kali sehari untuk turunkan berat badan. Ketahui panduan aman memulainya agar terhindar dari efek samping.

Bisa Deteksi Kanker, Ketahui 5 Manfaat Pijat Payudara untuk Perempuan di Sini

Bagi yang penasaran, yuk, simak beragam manfaat baik pijat payudara untuk kesehatan perempuan berikut ini.​ 

Keunikan Halaman Tab Google Chrome Android, Wallpaper Bisa Berganti Otomatis!

Menu Sesuaikan Tab Baru meluncur secara bertahap di Chrome Android. Intip langkah mudah mengubah warna dan wallpaper latar browser.  

Suka Matcha? Ini 4 Waktu Terbaik untuk Minum Matcha agar Manfaatnya Maksimal

Ada 4 waktu terbaik untuk minum matcha agar manfaatnya maksimal. Harus tahu, berikut penjelasannya Moms.