M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Jauhi 8 Tipe Teman Toxic ini yang Bikin Mental Jadi Tak Sehat

Jauhi 8 Tipe Teman Toxic ini yang Bikin Mental Jadi Tak Sehat
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa tipe teman toxic yang bisa bikin mentalmu jadi tak sehat jika terlalu sering bergaul dengan mereka, lho!

Untuk dapat mengenali apa saja cirinya, yuk kita simak berbagai tipe teman toxic berikut ini yang dilansir dari Her.ie, Social Self, dan Elephant Journal.

Si tukang iri

Cemburu adalah hal yang normal. Faktanya, sedikit 'persaingan sehat' bisa menjadi faktor positif dalam sebuah persahabatan.

Baca Juga: Menurut Penelitian, Inilah 5 Kebiasaan Masa Kini yang Dapat Merusak Otak

Sayangnya, hal ini akan berubah menjadi toxic jika Anda memiliki teman yang selalu iri pada seluruh pencapaianmu.

Rasa cemburu & iri tersebut akan berubah menjadi racun. Di masa depan, Anda akan merasa sungkan saat Anda membagikan kabar baik kepada mereka, sebab Anda tahu mereka tak akan menyukainya.

Sejatinya, sahabat akan merasakan senang & sedih bersama-sama. Bukan merasa sedih di saat yang lain senang.

Tipe Teman Toxic
Tipe Teman Toxic

Si manipulator

Tergolong tipe teman toxic, jenis manipulator cukup sulit untuk dikenali karena sifatnya yang suka memanipulasi.

Mereka pandai berbohong, memikat siapapun, dan akan membuat Anda merasa istimewa. Namun pada akhirnya, Anda akan “dibuang” begitu saja ketika Anda sudah dimanfaatkan oleh mereka.

Baca Juga: 8 Tips Melatih Keterampilan Public Speaking pada Anak Sejak Dini, Anti Gugup!

Teman yang seperti lintah

Tipe teman toxic yang pertama ialah teman yang seperti lintah. Mereka akan menguras semua energi & emosimu.

Di saat mereka butuh Anda, Anda wajib ada. Namun ketika Anda membutuhkan mereka, mereka akan menghilang.

Berhati-hatilah dengan tipe teman seperti ini. Ada baiknya Anda menerapkan batasan dan menjaga jarak dengan mereka.

Si tukang bohong

Teman-teman
Teman-teman

Baca Juga: 13 Kode Bahasa Tubuh dan Artinya, Bikin Tahu Emosi dan Perasaan Lawan Bicara

Teman toxic yang selanjutnya ialah si tukang bohong. Mereka seringkali berkata bohong demi menyenangkan Anda. Tipe teman seperti ini akan “meracuni” Anda diam-diam.

Siapapun akan merasa tak nyaman apabila sering berbohong & dibohongi. Sebab pertemanan terasa lebih erat apabila saling terbuka & percaya satu sama lain.

Teman penggosip

Teman toxic yang suka bergosip wajib Anda jauhi. Teman seperti ini selalu mengobarkan perasaan negatif, iri, dan dengki kepada teman-teman lainnya.

Mereka akan lebih mudah menyebarkan rumor tak benar tentang Anda & merusak persahabatan dengan teman-teman lainnya.

Jadi, apabila mereka suka bergosip bersama Anda, bukan tak mungkin di lain hari mereka akan bergosip tentangmu ketika Anda sedang tak ada di tempat.

Baca Juga: Kenali Orang yang Membencimu Lewat 8 Kode Bahasa Tubuh, Menurut Mantan Agen FBI

Teman posesif

Teman yang posesif akan membuat Anda merasa “tercekik” karena tak bisa berteman dengan orang lain. Mereka hanya akan selalu menempel padamu & mengikutimu sepanjang waktu.

Ketika Anda akhirnya memutuskan untuk meninggalkan teman posesif ini, maka akan timbul perasaan bersalah & merasa tidak enak padanya.

Teman toxic
Teman toxic

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Insecure yang Sering Muncul di Usia Dewasa

Teman yang tak menghargaimu

Teman yang tak menghargaimu tidak patut dijadikan sahabat. Tipe teman toxic seperti ini hanya akan membuatmu sakit hati.

Mereka akan membatalkan perjanjian di menit-menit terakhir, datang terlambat, atau bahkan meninggalkan Anda sendirian. Anda akan merasa tidak dihargai olehnya

Baca Juga: Shrimp vs Prawn, 7 Perbedaan Jenis Udang dari Bentuk hingga Habitatnya

Si pesimistis

Teman yang selalu pesimis akan membebanimu secara emosional. Teman toxic seperti ini akan selalu melihal segala hal berdasarkan hal-hal negatif. Lama-kelamaan, cara berpikir ini bisa saja menularimu.

Namun jangan tinggalkan tipe teman seperti ini. Bisa jadi temanmu menunjukkan gejala depresi. Jika itu terjadi, segera minta bantuan profesional.

Jika Anda tak ingin merasa sakit hati, jauhi tipe teman toxic seperti di atas, ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang Pesawat saat Arus Mudik Lebaran

Pergerakan penumpang di 37 bandara InJourney Airports secara kumulatif sebanyak 4,41 juta penumpang saat arus mudik Lebaran​.

Robert Kiyosaki Bilang, Uang Tunai Bukanlah Sampah saat Terjadi Kehancuran Pasar

Investor kawakan Robert Kiyosaki mengungkapkan, uang tunai bukanlah sampah saat terjadi kehancuran pasar global.

Anjlok Parah Rp 50.000! Cek Harga Emas Antam Hari Ini Senin (23/3)

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Senin (23/3/) anjlok drastis dibandingkan dari perdagangan Minguu (22/3)

Harga Emas Ambles Dekati US$ 4.300, Kenaikan Tahun Ini Tersisa Sekitar 2%

Harga emas melandai, karena risiko kenaikan inflasi telah mengurangi prospek penurunan suku bunga dalam waktu dekat.

5 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Ibu Menyusui, Berpengaruh pada Bayi!

Ada 5 kandungan skincare yang harus dihindari ibu menyusui. Apa saja? Simak informasi selengkapnya di sini.  

Promo Burger King Kupon Maret: Rayakan Lebaran dengan Menu Favorit Super Hemat

Promo Burger King Kupon Maret 2026 tawarkan menu lengkap mulai Rp 5.000 saja! Cek daftar harga hemat untuk Lebaran.

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Senin (23/3) Tidak Berubah

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Senin (23/3) tidak mengalami perubahan di berbagai varian  

Risiko Kista Ovarium: Waspada Jika Anda Termasuk 4 Tipe Wanita Ini!

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 4 tipe wanita yang paling rentan terkena kista ovarium. Simak, ya.    

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Hari Ini Senin 23 Maret 2026, Harus Kreatif

Cek ramalan 12 zodiak hari ini soal keuangan dan karier, simak peluang, tantangan, dan strategi sukses Anda hari ini secara lengkap di sini.​

Pemilik Mobil Listrik Jangan Cemas, Ada 1.681 SPKLU di Jalur Trans Sumatra-Jawa-Bali

PLN menyiapkan 1.681 unit SPKLU berada di jalur mudik dan balik Trans Sumatera dan Jawa–Bali dengan rata-rata jarak antar SPKLU 22 kilometer.