M O M S M O N E Y I D
Santai

Ingin Berkebun di Ruang Sempit? Begini Tips dan Cara Mudah untuk Pemula

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Saat ini ada banyak cara berkebun di ruang sempit. Anda dapat memanfaatkan lahan atau ruang sempit untuk tetap bisa berkebun.

Tips berkebun di ruang sempit sebenarnya cukuplah mudah. Hasil dari berkebun juga dapat Anda nikmati sendiri. 

Namun, tidak banyak yang mengetahui bagaimana langkah berkebun di ruang sempit. Cara berkebun di ruang sempit dapat Anda simak di artikel ini. 

Baca Juga: Cara Merawat Tanaman Layu di Cuaca Panas, Begini Tips agar Tetap Bertahan

Berikut ini tips dan cara mudah berkebun di ruang sempit yang dapat Anda coba. 

1. Pilih tanaman yang menyimpan sedikit ruang

Pilihlah tanaman yang produktif, misalnya buncis, tomat, dan paprika. Tanaman tersebut paling cocok ditanam di perkotaan. 

Selain itu, sayuran seperti bayam, selada, wortel, dan loba juga memakan lebih sedikit ruang. 

2. Manfaatkan jendela rumah

Salah satu masalah di perkotaan ialah tidak memiliki lahan yang luas. Meski begitu, kamu tetap bisa berkebun dengan memanfaatkan jendela di rumah. 

Kamu dapat mencoba menggantung tanaman di jendela sehingga akan mendapatkan cahaya matahari. 

Selain itu, tips ini tentunya dapat memudahkan kamu untuk berkebun di ruangan sempit. 

3. Berkebun di ambang jendela 

bunga potong
bunga potong

Jika merasa berkebun di jendela rumah merupakan hal rumit, cobalah untuk menanam di ambang jendela. 

Apabila di dapur memiliki sedikit ruang, kamu bisa meletakkan tanaman di sana. 

4. Tata tanaman secara vertikal

Cobalah untuk menata tanaman yang ditanam secara vertikal. Kalau kamu memiliki balkon, teras kecil, atap atau bahkan jendela terbuka, cobalah untuk meletakkan di sana. 

Tips ini dapat membantu menciptakan lebih banyak ruang. Selain itu, cara ini dapat diterapkan di luar maupun dalam ruangan. 

5. Gantung tanaman 

Ada banyak ide untuk menaruh tanaman di ruang sempit. Salah satunya dengan cara menggantung tanaman. 

Tips Berkebun Dalam Rumah 

1. Lebih sedikit H2O. 

Tanaman interior membutuhkan lebih sedikit air di musim dingin. Penyebab utama matinya segala jenis tanaman adalah penyiraman yang berlebihan. Ruang udara di dalam tanah tersumbat oleh air. 

Akar tanaman memerlukan udara sama seperti ia membutuhkan air dan unsur hara. Periksa air sebelum mengambil kaleng penyiram. 

Baca Juga: 10 Tips Penting Membeli Tanaman Hias bagi Pemula agar Tidak Tertipu

Tanah harus kering sekitar 2 inci ke bawah, tidak hanya di permukaan. Siram hingga bersih, biarkan mengalir dari dasar pot ke bak cuci atau ember. 

Jangan biarkan panci berada di dalam cawan berisi air setelah Anda selesai.

2. Biarkan Cahaya Masuk dan Jaga Kebersihan Tanaman

Untuk mengakomodasi tingkat cahaya rendah, jaga kebersihan tanaman berdaun. Debu mengurangi cahaya yang diperlukan untuk fotosintesis, yang menjadi sumber makanan tanaman. Berikut cara menjaga kebersihan tanaman:

- Gunakan lap dan air hangat bersih, atau mandikan seluruh tanaman. Ini adalah cara yang baik untuk menghilangkan hama seperti kutu daun, kutu putih, sisik, dan juga tungau laba-laba. Selesaikan perubahan dengan menghilangkan daun-daun coklat dan mati untuk mencegah penyakit.

- Jaga kebersihan jendela Anda agar cahaya, sinar matahari, dan panas masuk sebanyak mungkin. Saat matahari bergerak dari utara ke selatan pada musim gugur, cahaya yang masuk melalui jendela akan berubah.

- Pindahkan tanaman Anda agar menerima cahaya dan kehangatan maksimal.

- Jauhkan dari pemanas, register, angin, dan jendela dingin.

Baca Juga: 9 Tanaman Hias Daun Besar Terbaik untuk Tumbuh di Dalam Ruangan

3. Tingkatkan Kelembapan

Untuk mengatasi udara dalam ruangan yang kering, masukkan batu atau kerikil ke dalam piring, dan isi dengan air. 

Pastikan dasar pot tidak menyentuh atau terendam air. Kelompokkan tanaman bersama-sama untuk mendapatkan kelembapan lebih, atau jalankan pelembab udara atau alat penguap.

4. Pangkas Tanaman Hias

Jangan lupa untuk memangkas tanaman hias yang layu dan tumbuh tinggi. Hal ini untuk mendorong pertumbuhan tanaman hias baru. 

5. Ganti Tanah 

Keluarkan tanaman dari potnya, rapikan kembali bola akarnya, dan masukkan ke dalam pot bersih dengan ukuran yang sama dengan tanah pot yang baru. 

Jika benar-benar terikat dalam pot, pecahkan sedikit bola akarnya, dan pasang dengan ukuran lebih besar. 

Anda bisa sukses dengan tanaman hias sejak awal jika Anda membeli tanaman yang tepat untuk ruangan yang tepat. 

Jangan mencoba menanam tanaman yang menyukai sinar matahari di ruangan gelap, dan jangan menempatkan tanaman yang menyukai naungan di bawah sinar matahari langsung.

Itulah tips bagi Anda yang ingin mencoba berkebun di ruang sempit. Selamat mencoba! 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tidak Boleh Asal, Ini 5 Cara Merawat Botol Parfum agar Aromanya Tahan Lama

Membeli parfum mahal ternyata belum tentu menjamin aroma awet. Simpan botol parfum di tempat gelap dan stabil suhunya.

Pilih Bra Biasa atau Sport Bra? Ketahui 4 Perbedaannya Sebelum Beli

Bingung mau beli bra biasa atau sport bra? Sebelum beli, ketahui dulu 4 perbedaan sport bra dan bra biasa ini.

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!