MOMSMONEY.ID - Sebagian besar masyarakat Indonesia ternyata masih belum memenuhi kebutuhan serat harian.
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan, sekitar 95,5% masyarakat Indonesia berusia di atas lima tahun mengalami kekurangan asupan serat.
Kurangnya konsumsi serat dapat memengaruhi kesehatan pencernaan dan berdampak pada kondisi tubuh secara keseluruhan.
Di tengah kesibukan sehari-hari, banyak orang juga cenderung menunda sarapan atau kurang memperhatikan asupan nutrisi yang dikonsumsi.
CEO Hotto, Guntur, menilai kesadaran menjaga kesehatan perlu dibangun sebelum tubuh mengalami gangguan.
Baca Juga: Tips Hidrasi saat Aktif ala Powerade, Jangan Tunggu Haus Dulu
"Kami percaya Indonesia maju kalau orangnya sehat. Anak-anak yang nutrisinya cukup menyerap pelajaran lebih baik. Orang tua yang sehat bisa hadir untuk keluarga. Pekerja yang sehat lebih produktif," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa (23/6).
Menurut Guntur, menjaga kesehatan seharusnya menjadi keputusan yang dilakukan setiap hari, bukan hanya ketika sakit.
"Kami tidak ingin orang Indonesia menunggu sakit dulu baru sehat. Kami ingin sehat menjadi keputusan harian," katanya.
Dalam kampanye edukasi kesehatan yang diluncurkan perusahaan, komedian senior Indro Warkop juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh agar tetap bisa beraktivitas dan menikmati waktu bersama keluarga.
Baca Juga: Pengganti Nasi, Manfaat Sorgum jadi Solusi Jaga Berat Badan dan Kesehatan Usus
"Saya ngomong sehat itu harus karena saya sudah pernah ngalamin sendiri, kalau badan rewel, mau kerja gak enak, mau ngumpul gak enak, mau ngopi sama temen pun gak nikmat. Jadi ya, kamu harus sehat," ujar Indro.
Pakar kesehatan umumnya menyarankan masyarakat memenuhi kebutuhan serat dari berbagai sumber makanan, seperti sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan sekaligus mendukung kualitas hidup dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News