MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Kamis, 2 Juli 2026 dengan penguatan. Pada pukul 09:01 WIB, IHSG tercatat naik 0,4% ke level 5.717,88.
Penguatan IHSG didorong 217 saham. Sedangkan 142 saham turun dan 237 lainnya belum bergerak.
Saham-saham berkapitalisasi pasar (market cap) terbesar di bursa bergerak beragam. Saham BBCA dan BBRI misalnya, naik 2,68% dan 0,75%.
Saham BREN melemah 0,89% dan BYAN turun 0,43%. Sementara itu, saham DCII masih flat.
Baca Juga: IPO RANS Dibanderol Rp 170 per Saham, Sudah Bisa Dipesan Mulai Hari Ini (2/7)
Saham yang tercatat mengalami kenaikan terbesar antara lain COCO yang naik 34% pagi ini, diikuti RMKO menguat 24%. Selain itu, ada saham NIRO, ASLI, dan BELL.
Sementara saham dengan penurunan paling dalam antara lain ISEA, LUCY, YOII, dan SURE.
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta memperkirakan secara teknikal, bergerak di area support 5.568-5.438 dan resistance 5.848-5.972.
Sentimen domestik masih menjadi tekanan utama pasar. Indeks manufaktur (S&P Global Manufacturing PMI) Indonesia pada Juni turun ke 46,9, menandakan sektor manufaktur kembali berada di zona kontraksi. Inflasi tahunan meningkat menjadi 3,34% secara tahunan.
Baca Juga: Saham PRDL Sudah Bisa Dipesan di Harga Rp 120, Masa Offering 1-7 Juli
Sementara itu, neraca perdagangan Mei mencatat defisit US$ 1,61 miliar, yang merupakan defisit pertama sejak April 2020. Pelemahan rupiah ke sekitar Rp 17.952 per dolar AS juga dipengaruhi penguatan dolar AS dan berlanjutnya arus keluar dana asing.
Dari eksternal, lembaga pemeringkat Fitch mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB (investment grade), namun menurunkan outlook menjadi Negative. Meski menjadi perhatian investor, dampaknya dinilai masih relatif terbatas selama belum terjadi penurunan peringkat kredit.
Baca Juga: IPO JECX Masuk Masa Offering, Bisa Pesan Saham Mulai Hari Ini di Harga Rp 1.250
Sementara itu, pasar juga mencermati arah kebijakan bank sentral AS. Ketua The Fed, Kevin Warsh, menyampaikan nada yang cenderung hawkish dengan menegaskan komitmen terhadap pengendalian inflasi. Namun, komentarnya mengenai mulai meredanya risiko inflasi memberi sedikit sentimen positif bagi pasar. Investor kini menunggu rilis data US Nonfarm Payrolls sebagai petunjuk lanjutan terkait arah suku bunga The Fed.
Rekomendasi saham hari ini
Dalam kondisi market ini, Mirae Asset merekomendasikan investor untuk fokus pada saham berfundamental kuat, saham dengan valuasi murah, serta emiten yang mulai menunjukkan sinyal pembalikan tren, sembari tetap menerapkan manajemen risiko secara disiplin.
Berikut sejumlah saham yang bisa diperhatikan investor untuk hari ini:
1. BBCA
Accumulative Buy dengan area beli 5.150-5.750, target harga 5.925, 6.550, dan 7.900.
2. CUAN
Buy dengan area beli 525-650, target harga 660 dan 915.
3. RAJA
Buy dengan area beli 3.860-4.190, target harga 4.340 dan 5.150.
Baca Juga: Sudah Bisa Dipesan, Masa Penawaran IPO JELI Dimulai, Harga Dipatok Rp 900 per Saham
Proyeksi dan rekomendasi saham ini merupakan hasil riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Investor disarankan melakukan analisis sendiri serta menyesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News