MOMSMONEY.ID - Bukan hanya Anda, tetapi ada banyak orang lain yang juga malas mandi karena alasan tertentu. Apa sih, penyebabnya?
Mandi adalah bagian penting dari rutinitas kebersihan setiap orang. Namun terkadang, rasa malas membuat mandi menjadi hal terakhir yang Anda ingin lakukan.
Bagi banyak orang, mandi terasa seperti tugas yang tidak diinginkan alih-alih menjadi pengalaman perawatan diri yang menenangkan.
Hal itu sebagian besar berkaitan dengan kondisi kesehatan mental yang buruk, salah satunya depresi.
Mengutip Medical News Today, depresi dapat menyebabkan rendahnya tingkat energi, pikiran negatif, dan kabut otak yang dapat menyulitkan seseorang untuk menjaga kebersihan diri.
“Salah satu alasan mengapa depresi sering kali membuat Anda sulit mandi adalah penurunan energi dan motivasi yang merupakan dua gejalanya,” kata Psikolog Roberta Ballard, PhD.
Ia menambahkan, saat seseorang mengalami depresi, energinya terkuras begitu hebat hingga ia mudah merasa kewalahan menghadapi hal-hal yang biasanya merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari.
Bukan cuma depresi, masih ada faktor penyebab lain mengapa Anda merasa malas mandi, yang dirangkum dari Good RX.
Baca Juga: Jangan Malas, Ketahui 4 Efek Jarang Mandi bagi Kesehatan Kulit dan Tubuh
Masalah sensorik
Mandi bisa terasa seperti beban sensorik yang berlebihan. Kelebihan sensorik terjadi ketika sistem saraf kewalahan dengan informasi dan sensasi dari lingkungan eksternal.
Ini mungkin merupakan perasaan yang dialami bagi orang-orang yang mengidentifikasi dirinya sebagai neurodivergen. Saat Anda merasa terlalu terstimulasi, mandi bisa terasa seperti lapisan informasi sensorik tambahan yang harus diproses oleh tubuh dan terasa menguras tenaga.
Kecenderungan obsesif kompulsif
Orang dengan gangguan obsesif kompulsif (OCD) mungkin mengalami dorongan untuk melakukan ritual tertentu atau perilaku berulang di kamar mandi yang dapat memakan waktu dan menyusahkan. Jika Anda menderita kecenderungan kompulsif, hal ini dapat mempengaruhi pengalaman mandi dalam berbagai cara.
Mandi bisa memakan waktu lebih lama dari rata-rata jika Anda mengulangi perilaku seperti menggosok atau keramas. Mengalami pikiran obsesif tentang kebersihan dan sanitasi juga bisa melelahkan secara mental. Salah satu dari hal-hal ini dapat membuat stres dalam mencari waktu dan ruang mental untuk mandi.
Trauma
Beberapa orang mungkin menghindari atau takut dengan pengalaman mandi karena pengalaman traumatis di masa lalu seperti pelecehan atau penyerangan. Hal ini dapat menyebabkan rasa takut atau menghindari mandi.
Ablutophobia adalah istilah teknis untuk rasa takut mandi atau berendam. Hal ini kerap berakar pada pengalaman masa lalu yang menakutkan, negatif, atau menyakitkan terkait dengan mandi. Namun, rasa takut mandi juga bisa berkembang tanpa adanya riwayat trauma.
Baca Juga: 5 Aktivitas Self Care Ringan untuk Pekerja, Bisa Lakukan di Sela Kesibukan
Akufobia
Aquaphobia adalah ketakutan terhadap air dan salah satu pemicu potensialnya adalah mandi. Ketakutan ini bisa jadi merupakan gejala OCD. Namun ada banyak alasan lain mengapa orang mengalami aquaphobia.
Seperti, peristiwa traumatis masa lalu terkait air, ingatan cerita negatif yang berkaitan dengan air, takut akan air yang terkontaminasi, takut tenggelam, hingga tingkat stres yang lebih tinggi.
Kondisi kesehatan
Nyeri kronis yang konsisten selama 3 bulan atau lebih dapat berdampak jangka panjang pada cara mandi dan melakukan aktivitas sehari-hari. Sumber rasa sakit tertentu yang dialami seseorang akan mempengaruhi perasaan saat mandi. Tapi, semua jenis nyeri bisa membuat hal-hal seperti mandi menjadi lebih sulit.
Selain itu, beberapa kondisi kulit yang berhubungan dengan iritasi seperti eksim dapat diperburuk oleh air panas yang dapat mengeringkan kulit. Kondisi ini memerlukan jenis perawatan dan pengobatan kulit yang berbeda dari pada mandi biasa.
Sibuk
Kebanyakan orang saat ini punya jadwal sibuk dengan banyak tanggung jawab. Setiap hari terasa seperti peralihan antara jam kerja yang panjang, mengasuh anak, melakukan pekerjaan rumah tangga, dan kewajiban sosial.
Hal ini dapat menyisakan sedikit waktu untuk rutinitas perawatan diri apa pun. Jadi, mungkin Anda ingin mandi, tetapi tidak punya waktu untuk itu. Hal ini dapat membuat mandi mulai terasa seperti sebuah tugas daripada rutinitas yang menenangkan.
Nah, itulah tadi faktor penyebab yang membuat Anda merasa malas mandi. Jika sudah mengalami gejala makin serius, ada baiknya untuk memeriksakan diri pada ahli, ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News