M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Pegadaian Masih Melanjutkan Pelamahan

Reporter: RR Putri Werdiningsih  |  Editor: Putri Werdiningsih


MOMSMONEY.ID - Harga emas Pegadaian, Rabu (27/9) masih melanjutkan tren pelemahannya. Harga emas Antam dan harga emas UBS kompak mengalami koreksi jika dibandingkan dengan harga kemarin, Selasa (26/9).

Mengutip laman Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram turun Rp 6.000 menjadi Rp 1.099.000. Sedangkan harga emas UBS ukuran 1 gram turun Rp 4.000 menjadi Rp 1.046.000.

Baca Juga: Kisruh Anggaran Pemerintah AS Berpotensi Mendorong Harga Emas Spot

Di Indonesia, emas batangan diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk alias ANTAM. Selain itu, ada pula PT Untung Bersama Sejahtera (UBS). Kedua produk tersebut bisa didapatkan di toko perhiasan, butik Antam maupun di outlet Pegadaian.

Pegadaian menyediakan produk emas batangan dalam berbagai ukuran. Baik emas Antam maupun emas UBS, ditawarkan mulai dari ukuran 0,5 gram, 1 gram, 2 gram, 5 gram hingga 1.000 gram.

Baca Juga: Begini Cara Tingkatkan Kualitas Layanan Pengantaran Pesanan ala Titipku

Mari simak rincian pergerakan harga emas Antam dan harga emas UBS di Pegadaian per Rabu (27/9)

Harga emas Antam :

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 601.000
  • Harga emas 1 gram: Rp 1.099.000
  • Harga emas 2 gram: Rp 2.137.000
  • Harga emas 3 gram: Rp 3.179.000 
  • Harga emas 5 gram: Rp 5.264.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 10.471.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 26.048.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 52.014.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 103.948.000
  • Harga emas 250 gram : Rp 259.597.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 518.978.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 1.037.915.000
     

Harga emas UBS :

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 558.000
  • Harga emas 1 gram: Rp 1.046.000 
  • Harga emas 2 gram: Rp 2.075.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 5.125.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 10.196.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 25.440.000 
  • Harga emas 50 gram: Rp 50.774.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 101.507.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 253.692.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 506.785.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp -

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Shopee Beri Tips Menata Ruang Kecil biar Lebih Maksimal

Shopee membagikan cara yang bisa diterapkan untuk membuat ruang kecil terasa lebih nyaman, tertata, dan personal.

Ramalan Cuaca Yogyakarta Besok (7/8) hingga Lusa (8/8), Gunungkidul Diprediksi Cerah

BMKG memprakirakan udara kabur mendominasi Yogyakarta pada Jumat (7/8). Simak perubahan cuaca yang diprediksi terjadi pada Sabtu (8/8).

Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (7/8) Berawan, Lusa (8/8) Ada Wilayah Cerah

Mayoritas wilayah Sumatera Selatan diprediksi berawan hingga Sabtu (8/8). Cek prakiraan cuaca lengkap untuk daerah Anda.

Anak-Anak Bisa Kenal Teknologi dari LapakMain Corner di RPTRA Tunas Muda

Lapakgaming resmikan LapakMain Corner yang menjadi ruang belajar dan bermain interaktif.              

Waspada! Perkembangan AI Bisa Memperbesar Celah Penipuan di Sektor Keuangan

AdaKami membangun ekosistem pertahanan siber secara proaktif. Sebab, perkembangan teknologi AI bisa memperbesar celah penipuan di sektor keuangan.

Kisah Warung Pecel Keluarga yang Berhasil Naik Kelas Berkat Teknologi AI

Pengusaha warung pecel keluarga ini membuktikan penggunaan AI bisa membantu UMKM naik kelas.               

Promo McD Cuma Hari Ini, Beli Paket Hemat Langsung Dapat Gelas Legenda Bola Gratis

Manfaatkan promo McD khusus hari ini untuk mendapatkan gelas edisi FIFA World Cup gratis setiap pembelian Paket Hemat atau PaNas Large.

Hari Ini dan Besok (7/8), Beli Saham SMDR Dapat Dividen Interim

Nantinya, pemegang saham atau investor SMDR akan mendapatkan dividen Rp 2,5 per saham dengan cum date pada 7 Agustus 2026.

Ramalan Cuaca Bali Besok (7/8) dan Lusa (8/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memperkirakan cuaca besok di Bali tetap didominasi cerah dan cerah berawan hingga lusa. Cek rincian tiap daerah.

5 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Bantu Jaga Cash Flow Tetap Sehat

Cash flow sering bocor? Ini cara mengatur keuangan agar tetap stabil di tengah ekonomi tak menentu