M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Dunia Berayun Liar di dekat US$ 4.000, Ini Penyebabnya!

Harga Emas Dunia Berayun Liar di dekat US$ 4.000, Ini Penyebabnya!
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global berayun di dua arah dan sempat jatuh ke bawah US$ 4.000 per troi ons. Logam mulia volatil karena ketegangan AS-Iran meningkatkan risiko inflasi.

Mengutip Bloomberg, Selasa (30/6), harga emas spot turun hingga 1,8% ke US$ 3.943 level intraday, terendah sejak November, sebelum sedikit memantul ke US$ 4.032,72 per troi ons pada pukul 14.27 WIB.

Harga emas hari ini volatil setelah ditutup turun hampir 2% pada sesi sebelumnya, karena AS dan Iran mengirimkan sinyal yang bertentangan menjelang pembicaraan baru untuk mengakhiri perang, yang telah memicu tekanan inflasi global.

Washington mengatakan negosiasi dengan Teheran akan dimulai Selasa malam di Doha. Sementara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan di Telegram bahwa mereka akan mengirim delegasi ahli, tetapi menolak pembicaraan langsung.

Secara terpisah, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan Teheran bermaksud untuk melanjutkan rencana mengawasi lalu lintas melalui Selat Hormuz, suatu langkah yang ditentang oleh AS, Eropa dan negara-negara Teluk Arab. Ini menyoroti perbedaan pendapat mengenai pengelolaan jalur perairan vital tersebut di masa depan.

Baca Juga: Harga Emas Global Tergelincir Dekati US$ 4.000 karena AS-Iran Memanas Lagi

Haga emas telah turun sekitar 25% sejak perang dimulai akhir Februari, menembus level teknis kunci termasuk rata-rata pergerakan 200 hari yang memetakan momentum jangka panjang. Meskipun harga minyak telah turun, ekspektasi tetap bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk jangka waktu lebih lama, ini menjadi hambatan bagi logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.

Penguatan dollar AS juga menambah tekanan pada harga emas yang dibanderol dalam mata uang AS, menyebabkan logam mulia menjadi lebih mahal bagi banyak pembeli. Nilai tukar dollar telah naik lebih dari 2% bulan ini.

Hebe Chen, analis di Vantage Markets, mengatakan, meskipun meredanya ketegangan geopolitik dan harga minyak yang lebih rendah dapat membantu mendinginkan risiko inflasi, pasar jelas lebih menaruh perhatian pada ekspektasi kenaikan suku bunga AS dan dollar yang lebih kuat pada paro kedua tahun ini, yang keduanya meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas.

"Secara teknis, tekanan jual juga meningkat setelah harga menembus di bawah level support kunci baru-baru ini, mengubah apa yang awalnya berupa aksi ambil untung menjadi pelepasan momentum jangka pendek yang lebih dalam," kata Chen mengutip Bloomberg, hari ini.

Baca Juga: Turun Rp 15.000 Jadi Rp 2.630.000, Cek Harga Emas Antam Hari Ini, Selasa (30/6)

Perkembangan terbaru di Timur Tengah terjadi bersamaan dengan keputusan Mahkamah Agung AS yang menyatakan bahwa Gubernur Federal Reserve Lisa Cook dapat tetap menjalankan pekerjaannya, sambil melawan upaya Presiden Donald Trump untuk menggulingkannya atas tuduhan penipuan hipotek yang belum terbukti.

Putusan tersebut memperkuat otonomi bank sentral AS, yang berada di bawah tekanan untuk menurunkan suku bunga pada saat beberapa pejabat Fed mengisyaratkan mereka mungkin perlu menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Shio Besok Selasa 1 September 2026, Peluang dan Tantangan Menanti

Simak ramalan shio lengkap besok Selasa 1 September 2026, cek shio paling beruntung, karier, keuangan, cinta, dan kesehatan hari ini.

4 Manfaat Manjakani untuk Kesehatan Wanita, Rahasia Miss V Kencang

Berikut adalah 4 manfaat manjakani untuk kesehatan wanita beserta penjelasan lengkapnya. Simak sampai akhir, Moms.

Ada Totebag hingga Pouch, Ini Merchandise Ramah Lingkungan TOSERBAKU

​Bagi yang suka merchandise sekaligus ingin lebih mindful soal penggunaan barang, TOSERBAKU punya produk yang memanfaatkan material sisa.

Pembiayaan Digital Makin Mudah, Indodana Fintech Ingatkan Hal Ini

​Indodana Fintech menyebut telah menyalurkan pembiayaan kepada lebih dari 2,1 juta pengguna di Indonesia.

Penutupan Pendakian di Gunung Gede Pangrango Diperpanjang, Sampai Kapan?

Penutupan kegiatan pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango diperpanjang hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan.

Bitcoin Hati-Hati di Tengah Ancaman Eskalasi, Ini Penentu Arah Selanjutnya

Ketegangan di Selat Hormuz dan data pekerjaan AS menjadi dua katalis yang akan menentukan arah Bitcoin selanjutnya.

Waspada Udara Kabur di Sejumlah Daerah Jawa Timur, Cek Prakiraan Cuaca Besok (1/9)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa (1/9) didominasi cerah, sementara Rabu (2/9) cerah dan udara kabur.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (1/9) dan Lusa, Dominan Cerah Tanpa Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada 1-2 September didominasi cerah dan berawan, dengan suhu maksimum 35°C.

Provinsi Ini Masih Diguyur Hujan Lebat, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (1/9)

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Selasa 1 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

PRISM Bawa Brand Premium Palette ke Pasar Jabodetabek

Palette Citra Inn bergabung dalam ekosistem PRISM, dan menjadi properti Palette pertama PRISM di kawasan Jabodetabek.