MOMSMONEY.ID - Makanan asin tidak hanya berbahaya bagi penderita darah tinggi, tetapi juga bisa menyebabkan gula darah tinggi. Garam adalah senyawa yang terdiri dari natrium dan klorida, kandungan natrium dalam garam mencakup 40% dari keseluruhan komposisinya.
Absalon Gutierrez, dokter endokrinologi, diabetes, dan metabolisme di McGovern Medical School, menyampaikan, anjuran asupan natrium harian yang sehat ditetapkan sebesar 2.300 mg.
Namun, banyak orang dewasa yang mengonsumsi lebih dari jumlah tersebut. Sumber utama tingginya asupan natrium adalah garam meja dan makanan olahan. Hampir semua makanan olahan berkontribusi pada peningkatan asupan natrium harian yang berdampak buruk bagi kesehatan.
Baca Juga: Batas Aman Konsumsi Kimpul Terbongkar, Solusi Gula Darah Stabil Lebih Lama
Natrium klorida, gula darah tinggi dan komplikasi
Dilaporkan dari Diatribe.org, gula darah tinggi adalah kondisi serius yang menjadi salah satu penyebab utama kematian yang sebenarnya dapat dicegah.
Menurut situs American Diabetes Association, konsumsi natrium yang berlebihan sama dengan karbohidrat karena bisa meningkatkan kadar gula darah dan memperparah komplikasi.
Penderita gula darah tinggi yang mengonsumsi terlalu banyak natrium berisiko mengalami retensi cairan. Kondisi tersebut akan memicu pembengkakan pada tangan dan kaki.
Hal ini disebabkan oleh sifat alami natrium yang cenderung menyerap udara. Setelah makanan yang mengandung natrium dikonsumsi dan dicerna, zat tersebut langsung masuk ke aliran darah dan meningkatkan tekanan darah.
Peningkatan tekanan darah tinggi berpotensi besar berkembang menjadi hipertensi, suatu kondisi serius yang dapat menyebabkan kerusakan pada mata, ginjal, jantung, dan otak. Semua kondisi ini merupakan risiko tambahan di luar risiko alami gula darah tinggi itu sendiri.
Bagi penderita gula darah tinggi, munculnya hipertensi akibat asupan garam bisa mengancam jiwa. Penyakit gula darah tinggi sendiri sudah membawa risiko peningkatan penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung, penyakit ginjal, dan stroke.
Dengan demikian, asupan natrium akan memperparah kondisi tersebut. Penderita gula darah tinggi juga berisiko mengalami dehidrasi parah jika mengonsumsi terlalu banyak natrium.
Selain itu, mereka juga memiliki risiko tinggi mengalami ketoasidosis diabeti atau kondisi yang dapat merusak akibat tekanan jantung ekstrem pada organ tersebut. Langkah yang sangat baik untuk mengurangi komplikasi diabetes adalah dengan mengurangi asupan natrium atau garam.
Hal ini dapat dicapai dengan mengonsumsi makanan yang segar dan menghindari makanan yang mengandung kadar garam tinggi.
Penelitian tentang hubungan natrium dengan gula darah
Sebuah penelitian berjudul “Dietary Sodium Intake in Type 2 Diabetes” mengkaji hubungan utama asupan natrium dengan gula darah. Studi ini juga menyoroti bahwa pasien gula darah tinggi dan hipertensi memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita penyakit ginjal kronis dan penyakit kardiovaskular.
Baca Juga: Minum Susu Picu Gula Darah Tinggi? Cegah Kerusakan Otak Langkah Berikut!
Daftar makanan tinggi natrium yang harus dibatasi
Berikut ini adalah makanan yang memiliki jumlah natrium tinggi:
- Unggas, daging, atau ikan yang telah diasinkan, atau diasapi
- Ham, sarden, sosis, kornet dan hot dog
- Susu dan mentega
- Frozen food seperti nugget ayam dan pizza
- Makanan kaleng
- Keju cottage
- Kaldu
- Biskuit, wafel, dan pancake
- Saus tomat dan mustard dalam jumlah besar
- Puding dan kue instan
- Kerupuk
- Kecap asin, saus salad dan saus tomat
- Camilan kentang kemasan
- Sandwich
Sangat penting untuk mengontrol asupan natrium, terutama jika Anda menderita gula darah tinggi. Pilih makanan rendah sodium yang mengandung 140 mg atau kurang dalam setiap porsinya.
Ada banyak makanan bebas natrium yang bisa digunakan untuk menggantikan makanan dengan natrium berlebihan. Berikut daftar lengkap makanan rendah sodium yang bisa menggantikan makanan tinggi sodium:
- Telur
- Yogurt
- Ikan
- Keju rendah sodium
- Pasta dan nasi dimasak tanpa menambahkan garam
- Selai kacang yang rendah sodium
- Sup buatan sendiri
- Saus salad , minyak sayur, dan saus yang rendah natrium
- Lemak sehat seperti minyak alpukat, alpukat, dan minyak zaitun
- Buah-buahan dan sayuran segar seperti paprika, kembang kol, brokoli, dan sayuran hijau
Baca Juga: Ini Cara Menurunkan Gula Darah: Waspada Komplikasi Diabetes dan Jantung
Tips aman saat makan di luar rumah untuk pasien gula darah tinggi
Saat makan di luar ruangan, mintalah informasi nilai gizi dari restoran untuk membantu Anda memesan makanan rendah natrium. Lalu, pesanlah buah atau sayuran segar tanpa tambahan garam.
Anda bisa meminta bantuan pelayan untuk menyampaikan kepada juru masak agar tidak menggunakan garam saat menyiapkan hidangan. Selain itu, batasi konsumsi makanan cepat saji.
Cara berbelanja bahan makanan rendah natrium
Pilihlah makanan kemasan dengan label tanpa tambahan garam atau rendah natrium. Belilah sayuran kaleng, segar, atau beku yang tidak disertai saus atau tambahan garam.
Selain itu, Mintalah daftar produk rendah natrium kepada pihak toko. Selanjutnya belilah daging sapi, ikan, daging tanpa lemak, dan unggas dalam kondisi segar.
Hindari membeli daging asap, daging asin, daging awetan, atau jenis daging olahan lainnya. Periksa label makanan untuk mengetahui produk yang mengandung kadar natrium rendah.
Belilah makanan siap saji dengan kandungan natrium kurang dari 600 mg. Demikianlah informasi mengenai makanan asin yang berbahaya bagi penderita darah tinggi dan gula darah tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News