M O M S M O N E Y I D
Santai

Gemini Enterprise for Financial Services, Solusi AI Bantu Profesional Sektor Keuangan

Gemini Enterprise for Financial Services, Solusi AI Bantu Profesional Sektor Keuangan
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Selama ini, kecerdasan buatan (AI) mungkin lebih sering dikenal sebagai teman untuk mencari informasi, membuat tulisan, atau sekadar menjawab berbagai pertanyaan. Namun, penggunaan AI kini mulai merambah pekerjaan yang lebih spesifik, termasuk di industri keuangan.

Google Cloud baru saja memperkenalkan Gemini Enterprise for Financial Services, solusi AI yang dirancang khusus untuk membantu para profesional di sektor keuangan menjalankan berbagai pekerjaan sehari-hari.

Kehadiran teknologi ini menarik karena AI tidak hanya diminta memberikan jawaban, tetapi juga membantu pekerjaan yang membutuhkan banyak data, seperti melakukan riset, membaca informasi pasar, menyusun laporan, hingga mengolah berbagai sumber informasi.

CEO Google Cloud Thomas Kurian mengatakan, profesional di sektor keuangan membutuhkan platform AI yang dapat terhubung dengan sistem IT yang sudah digunakan, tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan kepatuhan.

“Dengan kehadiran Gemini Enterprise for Financial Services, kami menyediakan semua kebutuhan tersebut. Kapabilitas agentic AI untuk workflow keuangan yang dilengkapi dengan kemampuan yang dapat menjelaskan dan memverifikasi data,” ujar Thomas dalam keterangan resminya, Senin (7/9).

Bagi seorang analis keuangan, mencari informasi dari berbagai sumber tentu bukan pekerjaan yang sebentar. Belum lagi informasi tersebut harus dicek kembali agar hasil analisis yang dibuat tetap akurat. Di sinilah Google mencoba menawarkan peran baru bagi AI.

Salah satu kemampuan utama dalam Gemini Enterprise for Financial Services adalah Financial Research agent. Agen AI ini dirancang untuk membantu proses riset keuangan secara lebih otomatis.

Baca Juga: Efisiensi Kerja Melonjak Drastis Lewat Fitur Gemini Live di Google Docs

Menariknya, pengguna tidak hanya mendapatkan hasil akhir dari AI. Sistem tersebut juga memberikan informasi mengenai bagaimana hasil itu diperoleh.

Misalnya, terdapat confidence scores, metodologi yang digunakan, data snapshots, hingga kutipan sumber. Dengan begitu, pengguna bisa mengecek kembali informasi yang digunakan AI. Jadi, bukan sekadar bertanya lalu menerima jawaban, tetapi pengguna juga bisa melihat "jejak" di balik jawaban tersebut.

Salah satu fitur yang menjadi bagian utama dari solusi ini adalah Financial Research Agent. Agen AI tersebut dirancang untuk membantu mengotomatiskan proses riset keuangan. Menariknya, hasil yang diberikan tidak hanya berupa jawaban akhir.

Google juga menyiapkan berbagai financial skills yang dirancang untuk kebutuhan pekerjaan tertentu. Kemampuannya mencakup hal-hal yang cukup dekat dengan pekerjaan profesional keuangan sehari-hari.

Mulai dari memformat laporan, menerapkan panduan brand, mengakses data, sampai membantu penilaian risiko kredit dan pemantauan portofolio.

AI juga dapat digunakan untuk merangkum berita pasar dan membantu melakukan riset keuangan investigatif. Dengan kata lain, Gemini Enterprise ingin membuat AI lebih dekat dengan pekerjaan penggunanya, bukan sekadar menjadi alat serbaguna.

Pekerjaan di sektor keuangan tentu tidak bisa lepas dari data. Karena itu, Gemini Enterprise for Financial Services dilengkapi dengan 13 konektor untuk mengakses sejumlah sumber data berlisensi, seperti FactSet, LSEG, Moody’s, MSCI, PitchBook, S&P Global, hingga SEC Edgar.

Google Cloud juga menyediakan akses ke sejumlah agen dari perusahaan mitra untuk membantu kebutuhan yang lebih spesifik.

Baca Juga: Fitur Google Maps Ini Bikin Perjalanan Jauh Makin Hemat Waktu

Misalnya, ada agen yang dapat membantu proses verifikasi bisnis dan KYC, agen untuk analisis keuangan, hingga agen yang dapat membantu mengolah data energi dan keberlanjutan.

Dengan berbagai koneksi tersebut, AI diharapkan tidak bekerja sendirian, tetapi bisa memanfaatkan data dan sistem yang memang sudah digunakan perusahaan.

Masuknya AI ke sektor keuangan tentu tidak bisa hanya bicara soal kecepatan dan kemudahan. Ada persoalan lain yang tidak kalah penting: keamanan data.

Google Cloud mengatakan Gemini Enterprise for Financial Services dibangun dengan berbagai fitur keamanan, tata kelola, kepatuhan, serta pengelolaan biaya yang terintegrasi.

Data pelanggan, aturan bisnis, kekayaan intelektual, agen khusus, dan hasil keluaran model tetap berada dalam lingkup privat organisasi. Hal ini menjadi penting mengingat institusi keuangan bekerja dengan berbagai data sensitif yang tidak bisa sembarangan dipindahkan atau digunakan.

Sekadar informasi saja, Gemini Enterprise for Financial Services juga telah digunakan oleh sejumlah institusi keuangan global, termasuk CME Group dan Deutsche Bank.

Bagi seorang profesional keuangan, AI mungkin bukan lagi sekadar tempat untuk bertanya atau meminta dibuatkan rangkuman.

Teknologi ini perlahan diarahkan menjadi "rekan kerja digital" yang membantu mencari data, mengolah informasi, menyusun riset, hingga mempercepat berbagai pekerjaan yang sebelumnya memakan banyak waktu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

PVN Batch 5 Dibuka: Prioritas Pencari Kerja, Korban PHK, dan Calon Wirausahawan

Masyarakat dapat mendaftar Pelatihan Vokasi Nasional atau PVN Batch 5 yang berlangsung 16 September 2026.

Riset HILL ASEAN: Usia 40+ Tetap Ingin Berkembang hingga Makin Terbuka

Mereka yang berusia di atas 40 tahun ingin berkembang, terbuka dengan teknologi, punya cara berbeda menentukan prioritas dan menikmati hidup.

Panduan Pemula Liburan ke Dubai, dari Urus Visa hingga Cari Hotel

Ini sejumlah panduan bagi yang ingin ke Dubai pertama kali, dari cara mengurus visa, transportasi, beragam makanan, hingga lokasi menginap.

Harga Emas Dunia Loyo, Faktor Minyak Ikut Menekan

Harga emas dunia kembali tertekan di tengah menguatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Lonjakan harga minyak menambah tekanan.

Gemini Enterprise for Financial Services, Solusi AI Bantu Profesional Sektor Keuangan

Gemini Enterprise for Financial Services, solusi AI yang dirancang khusus untuk membantu para profesional di sektor keuangan.

Hujan Ringan Dominasi Sumatera Utara, Cek Prakiraan Cuaca Besok (8/9)

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Utara berpotensi hujan ringan besok. Suhu udara mencapai 36°C di Padang Lawas Utara.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 7 September 2026, Mie Sedaap Goreng Beli 3 Hemat

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat hadir lagi. Potongan harga spesial untuk aneka produk berlaku 1-7 September 2026.

Bali Cerah Berawan Besok (8/9), Cek Prakiraan Cuaca di 9 Kabupaten/Kota

Cuaca Bali besok diprakirakan cukup bersahabat. Enam dari sembilan kabupaten/kota berpotensi cerah berawan, dengan suhu mencapai 28°C.

Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Besok (8/9), Antisipasi Kabut Asap hingga Hujan

Prakiraan BMKG menunjukkan cuaca Sumatera Barat cukup beragam besok. Sejumlah daerah diprediksi udara kabur dan berpotensi hujan.

Waspada Udara Kabur, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (8/9)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Sumatera Selatan pada Selasa (8/9) didominasi udara kabur dan berawan.