MOMSMONEY.ID - Mengapa asam urat menyebabkan penyakit ginjal? Asam urat adalah jenis radang sendi yang menyebabkan pembengkakan dan nyeri sendi yang sering kambuh.
Megan Soliman, dokter penyakit dalam, menyampaikan, penyakit ginjal dan asam urat sering terjadi bersamaan, masing-masing dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit lainnya. Asam urat terbentuk dari pemecahan purin yang ditemukan dalam beberapa makanan.
Dilansir dari Healthline.com, penyakit ginjal dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam mengeluarkan asam urat. Hubungan sebaliknya juga menunjukkan bahwa penderita asam urat memiliki risiko lebih besar mengalami penyakit ginjal.
Baca Juga: Rutinitas Jalan Kaki Ramah Bagi Penderita Asam Urat: Kurangi Nyeri Sendi!
Bisakah asam urat menyebabkan penyakit ginjal?
Asam urat dan penyakit ginjal kronis sering terjadi bersamaan. Kadar asam urat yang tinggi dapat membahayakan ginjal dan berkontribusi pada perkembangan dan progresi penyakit ginjal.
Hubungan tersebut juga dijelaskan oleh tingginya angka faktor risiko bersama, seperti:
- Tekanan darah tinggi
- Diabetes
- Obesitas
- Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID)
Setelah disesuaikan dengan faktor-faktor seperti jenis kelamin dan masalah kesehatan lainnya, orang dengan asam urat memiliki risiko 1,78 kali lebih besar mengembangkan penyakit ginjal kronis stadium 3.Penyakit ginjal kronis stadium 3 dianggap sebagai tingkat keparahan sedang.
Sekitar dua pertiga asam urat disaring melalui ginjal dan sepertiga sisanya melalui saluran pencernaan. Penyakit ginjal akut atau kronis dapat mengganggu kemampuan ginjal untuk mengeluarkan asam urat dan berpotensi berkontribusi pada perkembangan penyakit asam urat.
Apa saja gejala asam urat & penyakit ginjal?
Gejala asam urat yang paling umum adalah nyeri pada sendi yang terkena, bersamaan dengan:
- Bengkak
- Kemerahan
- Nyeri sendi
Serangan asam urat biasanya terjadi pada satu sendi dan biasanya membaik dalam 1 atau 2 minggu. Penyakit ginjal tahap awal cenderung tidak menimbulkan gejala karena ginjal biasanya dapat mengompensasi gangguan fungsinya.
Pada tahap selanjutnya, Anda mungkin mengalami gejala berikut:
- Penurunan berat badan yang tidak disengaja dan kurang nafsu makan
- Bengkak, terutama di tubuh bagian bawah
- Sesak napas
- Kelelahan
- Darah dalam urin
- Sering buang air kecil
- Susah tidur
- Kulit gatal
- Kram otot
- Mual
- Sakit kepala
- Disfungsi ereksi untuk pria
Baca Juga: Ancaman Gagal Ginjal Mengintai Akibat Penumpukan Asam Urat
Pengobatan untuk penderita asam urat & penyakit ginjal
Penyakit ginjal kronis tidak dapat disembuhkan tetapi pilihan pengobatannya meliputi:
- Perubahan gaya hidup seperti mengurangi asupan natrium.
- Obat untuk mengobati kondisi terkait seperti tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi.
- Dialisis untuk orang dengan penyakit ginjal stadium lanjut.
- Transplantasi ginjal untuk mengganti ginjal dengan ginjal dari donor
Sementara itu, pengobatan penyakit asam urat bertujuan untuk:
- Mengurangi rasa sakit akibat kambuhnya penyakit.
- Mencegah gejolak di masa depan.
- Mencegah kerusakan sendi.
- Mengobati komplikasi seperti penyakit jantung dan ginjal
Dokter mungkin merekomendasikan atau meresepkan:
- Obat antiinflamasi yang dijual bebas
- Obat resep yang disebut colchicine
- Kortikosteroid
- Inhibitor xantin oksidase untuk mencegah produksi asam urat
- Agen urikosurik untuk membantu ginjal mengeluarkan lebih banyak asam urat
- Urikase untuk memecah asam urat menjadi bentuk yang lebih mudah dihilangkan
Perubahan pola makan yang dapat dilakukan untuk mendukung penyakit ginjal meliputi memilih makanan rendah sodium, mengonsumsi porsi kecil protein, memilih makanan rendah minyak dan membatasi konsumsi alkohol.
Bagi penderita asam urat, sebaiknya hindari makanan yang tinggi purin seperti daging sapi, daging kambing, jeroan dan seafood. Sekian alasan asam urat memengaruhi penyakit ginjal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News