M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Era AI, Pekerja Perlu Terus Asah Keahlian agar Tetap Relevan

Era AI, Pekerja Perlu Terus Asah Keahlian agar Tetap Relevan
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Pekerja di era kecerdasan buatan (AI) perlu siap terus memperbarui keterampilan.

Pasalnya, perkembangan teknologi tidak hanya mengubah cara bekerja, tetapi juga membuat kebutuhan perusahaan terhadap kemampuan tenaga kerja ikut berubah.

Salah satu bidang yang mengalami perubahan kebutuhan keterampilan adalah keamanan siber.

Tenaga profesional di bidang ini kini tidak cukup hanya memahami keamanan jaringan, deteksi ancaman, dan respons insiden, tetapi juga perlu memiliki pemahaman mengenai AI dan otomatisasi.

Country Director Fortinet Indonesia Edwin Lim mengatakan pengembangan tenaga kerja di bidang keamanan siber tidak lagi sekadar menjadi kebutuhan perekrutan, tetapi merupakan investasi berkelanjutan bagi organisasi.

Baca Juga: Era AI Dimulai, Bos BRI Sebut Bank Harus Berubah atau Tertinggal

Kebutuhan tersebut terlihat dari tingginya risiko serangan siber. Berdasarkan Fortinet’s 2026 Global Cybersecurity Skills Gap Report, sebanyak 92% organisasi di Indonesia mengalami setidaknya satu serangan siber dalam satu tahun terakhir.

Tiga perempat responden juga menyatakan bahwa kekurangan keterampilan keamanan siber menciptakan risiko siber tambahan bagi organisasi.

Pada saat yang sama, penggunaan AI semakin luas. Sebanyak 98% organisasi di Indonesia telah mengadopsi atau bereksperimen dengan solusi keamanan siber berbasis AI.

Sebanyak 90% responden juga menyatakan perangkat keamanan yang ditingkatkan dengan AI membantu tim TI dan keamanan siber bekerja lebih efektif dan efisien.

Namun, muncul kebutuhan skill baru. Sebanyak 82% responden menyebut menemukan tenaga profesional keamanan siber dengan pengalaman khusus di bidang AI sebagai tantangan utama dalam perekrutan.

Bagi pekerja, kondisi ini menunjukkan pentingnya upskilling dan reskilling. Selain kemampuan teknis, kemampuan analitis dan berpikir kritis juga semakin dibutuhkan untuk menilai rekomendasi yang diberikan AI dan menentukan hal-hal yang tetap membutuhkan penilaian manusia.

Literasi AI juga semakin penting bagi pekerja di luar bidang keamanan siber. Staf TI, pengembang, maupun pemimpin bisnis perlu memahami bagaimana AI digunakan, data apa yang diakses, serta bagaimana hasilnya dievaluasi.

Sertifikasi dan pelatihan pun menjadi salah satu cara untuk memperbarui kemampuan. Dalam laporan Fortinet, 93% organisasi di Indonesia menyatakan bersedia membiayai karyawan untuk mendapatkan sertifikasi keamanan siber. Angka tersebut meningkat dari 76% pada laporan tahun sebelumnya.

“Namun demikian, sertifikasi tidak dapat berdiri sendiri. Pendekatan yang kuat perlu menggabungkan sertifikasi dengan pengalaman langsung, pelatihan praktis, pembelajaran berkelanjutan, dan paparan terhadap skenario keamanan di dunia nyata,” kata Edwin dalam keterangan Senin (28/9).

Kebutuhan talenta digital ini diperkirakan terus meningkat. Kementerian Komunikasi dan Digital memperkirakan Indonesia membutuhkan sekitar sembilan juta tenaga profesional digital pada 2030.

Artinya, pekerja tidak hanya perlu mengandalkan kemampuan yang sudah dimiliki saat ini. Kemauan untuk belajar, mengikuti perkembangan teknologi, dan menambah keterampilan baru menjadi bagian penting agar kemampuan tenaga kerja tetap sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Pada akhirnya, menurut Edwin, teknologi seharusnya memperkuat kemampuan tenaga profesional, bukan menggantikannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Denmark Open 2026: Fajar/Fikri ke Semifinal, Putri Kandas

Hasil Denmark Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (16/10), Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke semifinal.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 16-22 Oktober 2026, Wafello Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 16-22 Oktober 2026. Jangan sampai ketinggalan, Moms!  

Hujan Lebat Masih Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 17 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 16-23 Oktober 2026, Attack Jumbo Paling Murah

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat hadir lagi. Potongan harga spesial untuk aneka produk berlaku 16-23 Oktober 2026.

Waspada Udara Kabur Muncul di Wilayah Jawa Timur, Cek Prakiraan Cuaca Besok (17/10)

​BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur 17–18 Oktober bervariasi, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Kota Mojokerto.

Drone Kini Bisa Ganti Baterai Otomatis, Begini Sepsifikasi DJI Dock 4

DJI menghadirkan Dock 4 di Indonesia, stasiun otomatis yang memungkinkan drone mengganti baterai secara otomatis tanpa intervensi manual.​

Akses Dua Layanan Sekaligus, Viu dan iQIYI Luncurkan Paket Langganan Bersama

Dengan paket berlangganan bersama, pelanggan bisa memperoleh manfaat keanggotaan Viu dan iQIYI International dalam satu pembelian.

Ini Tips Styling Celana Balon Ala Shopee

Celana balon sedang jadi tren, Shopee beri tips cara menata gaya dengan menggunakan celana balon berikut ini.

IHSG Anjlok 11,57%, Ini Saran Strategi bagi Investor

IHSG ditutup anjlok 11,57% ke level 5.185,1 pada perdagangan Jumat (16/10/2026).​ Simak analisis dari Analis Dupoin Futures​.

Tak Hanya Urus Rumah, Perempuan di Desa Juga Berjuang Biayai Pendidikan Anak

Perempuan tak hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga menjadi tulang punggung keluarga. Simak kisah perjuangan dua perempuan desa ini.