MOMSMONEY.ID - Sinyal-sinyal tubuh berikut ini bisa jadi gejala penyakit asam urat lo. Asam urat adalah bentuk artritis yang menyebabkan peradangan yang parah dan tiba-tiba.
Joseph Huffstutter, dokter reumatologi, menjelaskan, penyakit ini terjadi ketika ada terlalu banyak asam urat di dalam darah. Hal ini menyebabkan kristal asam urat menumpuk di persendian, menyebabkan nyeri yang khas.
Tubuh memproduksi asam urat ketika memecah purin, zat yang secara alami ditemukan dalam tubuh dan dalam makanan tertentu. Orang yang menderita asam urat kemungkinan memiliki predisposisi genetik yang dikombinasikan dengan faktor risiko atau kondisi lain, contohnya penyakit ginjal atau diabetes.
Baca Juga: 5 Ramuan Herbal Asam Urat Dr Zaidul Akbar, Alternatif Pengobatan Alami
Dilansir dari Creakyjoints.org, gejala asam urat seringkali muncul tanpa peringatan, menyebabkan nyeri hebat dan pembengkakan pada persendian yang terkena. Mendapatkan diagnosis asam urat yang akurat sejak dini sangat penting untuk mencegah kerusakan sendi permanen dan nyeri kronis.
Sinyal-sinyal tubuh yang jadi gejala asam urat
Ketika ginjal kurang maksimal dalam memproses asam urat, maka akan memicu terjadinya penumpukan kristal di sedi. Berikut adalah delapan tanda utama asam urat yang perlu diwaspadai:
1. Nyeri sendi yang hebat
Gejala asam urat yang paling terkenal adalah nyeri yang sangat hebat. Nyeri ini biasanya menyerang sendi jempol kaki, tetapi dapat terjadi di sendi mana pun.
Area lain yang umum terkena meliputi pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan jari. Nyeri paling parah terjadi dalam empat hingga dua belas jam pertama setelah dimulai.
2. Ketidaknyamanan yang berkepanjangan
Setelah rasa sakit yang paling parah mereda, beberapa ketidaknyamanan sendi berlangsung dari beberapa hari hingga minggu. Serangan selanjutnya cenderung berlangsung lebih lama dan memengaruhi lebih banyak sendi.
3. Peradangan dan kemerahan
Sendi yang terkena menjadi bengkak, nyeri, hangat, dan merah. Peradangan ini merupakan respons langsung terhadap kristal asam urat yang mengiritasi lapisan sendi.
4. Keterbatasan rentang gerak
Seiring perkembangan penyakit asam urat, Anda mungkin tidak bisa menggerakkan persendian secara normal. Pembengkakan dan rasa sakit membatasi fleksibilitas, sehingga sulit untuk berjalan atau melakukan tugas sehari-hari.
5. Panas yang memancar dari sendi
Area yang mengalami serangan asam urat seringkali terasa hangat atau panas saat disentuh. Panas ini merupakan indikator jelas peradangan akut di dalam kapsul sendi.
6. Pembentukan tofi
Jika tidak diobati, asam urat dapat menyebabkan terbentuknya endapan kristal urat di bawah kulit dalam bentuk nodul yang disebut tofi. Tofi dapat berkembang di beberapa area seperti jari, tangan, kaki, siku, atau tendon Achilles.
Meski tidak menimbulkan rasa sakit, tofi dapat membengkak dan terasa nyeri selama serangan asam urat.
7. Kulit mengelupas dan gatal
Saat pembengkakan akibat serangan asam urat mereda, kulit di atas sendi yang terkena akan terasa gatal dan mulai mengelupas. Ini adalah akibat umum dari peregangan ekstrem yang dialami kulit selama serangan asam urat.
Baca Juga: Kadar Asam Urat Normal? Ini Cara Efektif Jaga Kesehatan Sendi
Penyebab umum kambuhnya asam urat tinggi
Memahami penyebab asam urat dapat membantu pasien mengurangi risiko. Serangan asam urat terjadi ketika kadar asam urat melonjak. Pemicu umum meliputi:
- Pilihan makanan: Mengonsumsi makanan yang tinggi akan purin seperti daging merah, jeroan, ikan teri, sarden, dan tuna bisa memicu asam urat.
- Minuman Manis: Minuman dengan kandungan tinggi fruktosa mampu meningkatkan kadar asam urat.
- Konsumsi alkohol: Bir dan minuman keras meningkatkan risiko asam urat dan dapat memicu serangan mendadak.
- Kondisi medis: Tekanan darah tinggi yang tidak diobati, diabetes, obesitas, dan penyakit ginjal dapat menghambat kemampuan tubuh untuk menyaring asam urat.
- Obat-obatan tertentu: Penggunaan diuretik tiazid dan aspirin dosis rendah dapat meningkatkan kadar asam urat.
Tips untuk mengelola gejala dan mencegah kekambuhan
Mengelola penyakit asam urat membutuhkan kombinasi perawatan klinis dan penyesuaian gaya hidup. Pertimbangkan kiat-kiat praktis berikut:
1. Minumlah air putih secara teratur
Minum banyak air membantu ginjal Anda membuang kelebihan asam urat. Usahakan minum setidaknya delapan gelas air sehari untuk menjaga sistem tubuh tetap teratur.
2. Optimalkan pola makan yang sehat
Batasi asupan makanan kaya purin dan alkohol. Ubah pola makan dengan konsumsi karbohidrat kompleks, protein tanpa lemak, dan produk susu rendah lemak.
Penelitian dari Cleveland Clinic mencatat bahwa diet seimbang dan rendah purin adalah salah satu cara paling efektif untuk mengelola asam urat kronis.
3. Pertahankan berat badan yang ideal
Menurunkan berat badan berlebih mengurangi kadar asam urat dalam tubuh. Hal ini juga mengurangi tekanan fisik pada persendian penopang berat badan, terutama kaki dan pergelangan kaki.
4. Dapatkan pengobatan yang tepat
Ketika tanda-tanda awal asam urat muncul, ada baiknya segera melakukan konsultasi dengan dokter. Dokter akan memberikan pengobatan yang tepat demi menyelamatkan sendi dari kerusakan jangka panjang.
Demikian sinyal-sinyal tubuh yang jadi gejala penyakit asam urat, semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News