MOMSMONEY.ID - Tanda asam urat tinggi ditandai dengan rasa nyeri sendi, kulit kemerahan, pembentukan benjolan di persendian. Hal ini terjadi saat asam urat menumpuk di persendian atau ginjal dan membentuk kristal.
Dr. Francisco Valente, dokter bedah ortopedi menjelaskan bahwa kadar asam urat dianggap tinggi jika nilainya di atas 6,8 mg/dL. Tes urin juga dapat digunakan oleh dokter dalam mendeteksi kristal asam urat.
Gejala asam urat tinggi merupakan tanda kondisi seperti asam urat atau batu ginjal. Gejala ini muncul akibat penumpukan asam urat dalam darah atau penurunan pengeluaran asam urat melalui urin dari ginjal.
Baca Juga: Nyeri Sendi Hilang? Kenali Beda Asam Urat & Penyakit yang Mirip Gejalanya Ini
Oleh karena itu, gejala ini harus diperiksa oleh dokter. Dilansir dari Tuasaude.com menjelaskan bahwa berikut ini detail tanda asam urat tinggi:
1. Nyeri dan pembengkakan sendi
Nyeri dan pembengkakan pada persendian adalah gejala umum asam urat, dapat muncul ketika kelebihan asam urat dalam darah mengendap di persendian dalam bentuk kristal.
Hal ini menyebabkan peradangan dan nyeri hebat pada persendian yang berlangsung beberapa hari dan memburuk saat bergerak.
2. Benjolan kecil dan keras pada persendian
Kristal asam urat yang mengendap di persendian jari, siku, lutut, dan kaki dapat menyebabkan terbentuknya benjolan kecil yang nyeri saat disentuh. Asam urat paling sering didiagnosis pada pria, orang dengan riwayat keluarga artritis, dan orang yang mengonsumsi alkohol secara berlebih.
3. Kesulitan menggerakkan sendi yang terkena
Karena adanya benjolan dan pembengkakan pada persendian, Anda akan kesulitan untuk menggerakkan sendi yang terkena kristal asam urat.
4. Kulit merah
Peradangan yang disebabkan oleh pengendapan kristal asam urat di persendian juga bisa menyebabkan kulit kemerahan dan pengelupasan kulit yang terkena di area benjolan. Pasien akan merasakan sensasi "pasir" saat menyentuh area tempat kristal tersebut mengendap.
5. Nyeri punggung bawah yang parah
Nyeri hebat di punggung bagian bawah akan timbul saat kristal asam urat menumpuk di ginjal. Hal ini menyebabkan kram ginjal dan mempengaruhi punggung bagian bawah atau sisi tubuh.
Secara umum, rasa sakit ini muncul ketika kristal berukuran sangat besar dan tersangkut di ginjal. Rasa sakit ini sering digambarkan mirip dengan nyeri persalinan dan dapat menyebabkan kesulitan menggerakkan tubuh.
6. Kolik ginjal hebat
Kolik ginjal dapat terjadi dalam bentuk nyeri hebat yang datang dan pergi, kejadian ini bisa berlangsung sekitar 20 hingga 60 menit. Umumnya, kolik muncul ketika batu yang terbentuk akibat kelebihan asam urat terperangkap atau menyumbat sebagian saluran kemih seperti ginjal, ureter, atau kandung kemih.
7. Mual dan muntah
Batu ginjal yang terbentuk akibat kelebihan asam urat dapat menyebabkan mual dan muntah. Hal ini terjadi karena stimulasi saraf splanknikus, yaitu persarafan yang dimiliki bersama oleh lapisan kapsul ginjal dan lambung.
8. Nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil
Rasa sakit atau sensasi terbakar saat buang air kecil jadi tanda infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh pergerakan batu asam urat di uretra. Batu ini harusnya dikeluarkan melalui urin tetapi justru menyumbat saluran urin.
9. Adanya darah dalam urin
Ketika batu asam urat di ginjal bergerak, batu tersebut dapat merusak sel-sel yang melapisi saluran kemih. Batu tersebut akan menyebabkan munculnya sedikit darah dalam urin.
Namun, gejala ini umumnya lebih berkaitan dengan batu yang melewati uretra untuk dikeluarkan melalui urin atau infeksi saluran kemih.
10. Demam atau menggigil
Demam atau menggigil juga bisa muncul sebagai tanda infeksi ginjal yang disebabkan oleh adanya batu asam urat di ginjal atau infeksi saluran kemih. Jika gejala-gejala ini muncul, Anda harus segera mencari pertolongan medis.
Baca Juga: Obat Asam Urat Saat Puasa: Begini Cara Tepat Menurut Dokter
Konfirmasi diagnosis asam urat tinggi
Diagnosis asam urat tinggi dikonfirmasi oleh dokter umum, dokter ortopedi, atau dokter reumatologi. Dokter akan melakukan evaluasi gejala, riwayat kesehatan, dan kebiasaan gaya hidup
Dokter mungkin juga akan merekomendasikan tes darah dan urin yang meliputi hitung sel darah lengkap, profil lipid, kadar kalsium dan fosfat dalam darah. Hal ini memungkinkan dokter untuk menilai apakah ada kondisi kesehatan lain yang berkontribusi pada peningkatan asam urat dalam darah.
Tes lain yang mungkin diperintahkan dokter adalah rontgen sendi untuk menilai pembengkakan dan memastikan diagnosis asam urat. Terakhir, ada USG ginjal yang ditujukan untuk memeriksa keberadaan batu asam urat.
Sekian tanda asam urat tinggi yang patut diwaspadai, kenali sejak dini sebelum terjadi komplikasi.
Selanjutnya: Cek Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas untuk Kamis (26/2)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News