M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Orang yang Tidak Dianjurkan Minum Air Kelapa dan Efek Sampingnya

4 Orang yang Tidak Dianjurkan Minum Air Kelapa dan Efek Sampingnya
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Air kelapa dikenal luas sebagai minuman alami yang menyegarkan sekaligus kaya akan nutrisi. Dikenal tinggi elektrolit seperti kalium, natrium, dan magnesium, air kelapa sering menjadi pilihan utama untuk menghidrasi tubuh setelah berolahraga atau saat cuaca panas.

Namun, di balik beragam kebaikan nutrisinya, air kelapa ternyata tidak selalu aman untuk dikonsumsi oleh semua orang. Bagi individu dengan kondisi medis tertentu, komposisi mineral dalam air kelapa justru dapat memicu reaksi berbahaya bagi kesehatan.

Kandungan kalium yang sangat tinggi pada air kelapa dapat memengaruhi keseimbangan elektrolit dalam darah. Bagi orang yang sehat, ginjal dapat menyaring kelebihan kalium ini dengan mudah.

Namun, bagi kelompok orang dengan gangguan fungsi organ atau kondisi kesehatan spesifik, konsumsi air kelapa dapat memicu komplikasi serius seperti hiperkalemia.

Baca Juga: 4 Cara Menghilangkan Bekas Darah Manis di Kaki dengan Cepat, Aman dan Ampuh

Wajib tahu, inilah 4 orang yang tidak dianjurkan minum air kelapa beserta penjelasannya sebagaimana dilansir dari Mayo Clinic, WebMD, dan Healthline.

1. Penderita gangguan fungsi ginjal atau ginjal kronis

Orang yang mengidap penyakit ginjal kronis atau penurunan fungsi ginjal sangat dianjurkan untuk membatasi atau bahkan menghindari konsumsi air kelapa.

Air kelapa mengandung kalium dalam jumlah yang cukup tinggi. Pada kondisi normal, ginjal bertugas membuang kelebihan kalium dari dalam tubuh melalui urine.

Namun, ketika ginjal bermasalah, organ ini tidak mampu menyaring kalium secara optimal, sehingga terjadi penumpukan kalium dalam darah yang dikenal sebagai hiperkalemia. Kondisi hiperkalemia yang parah dapat menyebabkan gangguan irama jantung (aritmia), kelemahan otot, hingga berisiko memicu serangan jantung mendadak.

2. Penderita hiperkalemia

Seseorang yang secara medis telah terdiagnosis memiliki kadar kalium berlebih dalam darahnya (hiperkalemia) wajib menghindari air kelapa sama sekali.

Mengonsumsi air kelapa dalam kondisi ini sama saja dengan menambah asupan kalium ke dalam sistem sirkulasi tubuh yang sudah jenuh.

Ion kalium berperan krusial dalam mengatur kontraksi otot dan sinyal listrik jantung. Ketika kadar kalium melonjak di luar batas normal, komunikasi listrik di jantung bisa terganggu secara drastis. Kondisi ini dapat menyebabkan mual, pusing, sesak napas, hingga gangguan fungsi jantung yang membahayakan jiwa.

Baca Juga: Tak Cuma Makin Praktis, Begini Arah Masa Depan Pembayaran Digital

3. Orang yang memiliki tekanan darah rendah

Air kelapa memiliki efek alami menurunkan tekanan darah karena kandungan kaliumnya yang tinggi bekerja merelaksasi dinding pembuluh darah. Bagi penderita hipertensi, hal ini tentu bermanfaat.

Namun, bagi individu yang secara alami memiliki tekanan darah rendah (hipotensi) atau sedang mengonsumsi obat penurun tekanan darah, minum air kelapa dalam jumlah banyak dapat menyebabkan tekanan darah merosot terlalu drastis.

Kondisi ini bisa memicu gejala lemas, pusing berputar, pandangan kabur, hingga pingsan secara tiba-tiba akibat kurangnya suplai darah dan oksigen ke otak.

4. Pasien yang akan atau baru saja menjalani prosedur operasi

Orang yang dijadwalkan menjalani prosedur pembedahan atau tindakan medis invasif dianjurkan untuk menghentikan konsumsi air kelapa setidaknya 2 minggu sebelum operasi.

Pasalnya, air kelapa dapat memengaruhi kontrol tekanan darah selama dan setelah proses pembedahan berlangsung.

Selain itu, interaksi antara kadar kalium tinggi dalam air kelapa dengan obat-obatan anestesi atau obat pengontrol tekanan darah yang diberikan selama operasi dapat memicu fluktuasi tekanan darah yang sulit diprediksi oleh tim medis.

Jika Anda termasuk salah satu kategori di atas namun tetap ingin menikmati air kelapa, sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis yang menangani Anda.

Selalu perhatikan porsi konsumsi air kelapa dan jangan menjadikannya sebagai pengganti air putih harian, terutama jika Anda memiliki riwayat penyakit kronis atau sedang rutin mengonsumsi obat-obatan resep.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Debu Abu Vulkanik Terasa di Jakarta, Isoplus Run 2026 Perketat Hidrasi Pelari

Isoplus Run 2026 tetap digelar di tengah debu abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Ini langkah pengamanannya     

Jangan Salah Pilih! Ini Jenis Masker Paling Efektif untuk Lindungi dari Abu Vulkanik

Tidak semua jenis masker bisa menyaring partikel abu vulkanik dengan maksimal. Cari tahu masker paling efektif untuk melindungi pernapasan Anda.

Promo Superindo Weekday 7-10 September 2026, Body Care Diskon 50% dan Beli 1 Gratis 1

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 7-10 September 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.

7 Keistimewaan Kaum Introvert, Ternyata Pendengar dan Teman yang Baik

Tak perlu minder karena menjadi seorang introvert, sebab ada beberapa keistimewaan dan keuntungan dari kepribadian ini.​

Rekomendasi 8 Film Indie Netflix Terbaik Beragam Genre

Bagi yang suka dengan film indie dengan cerita menarik, berikut rekomendasi film indie garapan Netflix yang bisa Anda tonton.​

Pisang dan 7 Buah Pelancar ASI Ini Bisa Tingkatkan Jumlah ASI jika Dikonsumsi Rutin

Apa saja buah pelancar ASI yang bisa Anda konsumsi sehari-hari? Yuk, langsung simak daftarnya di sini, Moms.

Harga Emas Antam Hari Ini Senin (7/9) Anjlok Rp 33.000, Buyback Ikut Merosot

Harga emas Antam hari ini ukuran 1 gram turun dalam menjadi Rp 2.637.000 per gram, sementara harga buyback turun ke Rp 2490.000 per gram.

Dampak Erupsi Gunung Berapi, Kenali 5 Bahaya Abu Vulkanik bagi Kesehatan Anda

Bahaya abu vulkanik tidak boleh dianggap remeh. Ini berbagai dampak abu vulkanik bagi kesehatan, mulai dari ISPA hingga gangguan pencernaan.

Update Terkini: 7 Bandara Ini Perpanjang Penutupan hingga Jam 18.00 WIB

Update terkini: tujuh bandara kembali memperpanjang penghentian operasional alias tutup akibat erupsi Anak Krakatau hingga Senin (7/9) sore.

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Senin (7/9), Masih di Langit Jakarta

BMKG mengeluarkan update sebaran abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9) pagi.​