MOMSMONEY.ID - Terdapat beberapa fakta mengenai kolesterol tinggi yang patut dipahami. Nutrisi yang baik dimulai dan diakhiri dengan pola makan seimbang. Daging merah dan produk susu tinggi lemak mengandung kolesterol yang tinggi.
Garo Garibian, dokter kardiologi dari Templehealth.org, mengungkapkan, kolesterol merupakan lemak yang membantu membangun sel, memproduksi vitamin, hormon, serta zat-zat yang membantu pencernaan. Kolesterol bergerak melalui darah dengan menempel pada protein yang disebut lipoprotein.
Kolesterol terdiri dari tiga jenis, yaitu lipoprotein densitas tinggi (HDL), lipoprotein densitas rendah (LDL), dan lipoprotein densitas sangat rendah (VLDL). Jenis pertama umumnya disebut kolesterol baik, sedangkan jenis kedua dan ketiga dianggap sebagai kolesterol jahat.
Baca Juga: Sayuran Beku Ini Efektif Pangkas Kolesterol Jahat Hingga 10 Persen Lo!
Yuk, simak beberapa fakta yang berkaitan dengan kolesterol berikut:
1. Kadar kolesterol bisa terjadi pada anak
Memiliki kadar kolesterol tinggi tidak hanya dialami oleh orang dewasa, anak-anak juga bisa mewarisi kondisi ini dari orang tuanya. Anak-anak yang lahir dengan LDL tinggi tidak dapat mendaur ulangnya dengan benar di dalam tubuh.
Sehingga, mengakibatkan kadar kolesterol jahat yang lebih tinggi. Kolesterol tinggi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung di masa dewasa.
Oleh karena itu, anak-anak harus dikenalkan dengan pola makan sehat yang dipadukan dengan gaya hidup aktif sedini mungkin.
2. Perubahan gaya hidup yang sehat
Jangan hanya mengonsumsi obat resep tanpa didukung gaya hidup aktif. Lakukan olahraga aerobik intensitas sedang sekitar 150 menit atau 75 menit latihan aerobik intensitas tinggi per minggu.
Langkah tersebut bisa menstabilkan kadar kolesterol dan gula darah dalam jangka panjang.
3. Tidak semua makanan tinggi kolesterol jahat
HDL adalah jenis kolesterol yang baik, membawa kembali kolesterol ke hati untuk dikeluarkan dari tubuh. Makanan dengan lemak sehat seperti seafodd, biji-bijian utuh, minyak zaitun, dan kacang-kacangan akan membantu hati mengeluarkan kolesterol jahat dari daging dan makanan yang digoreng.
4. Kadar kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala
Banyak orang memiliki kadar kolesterol jahat yang tinggi selama bertahun-tahun, tanpa menunjukkan gejala apa pun. Pemeriksaan darah kolesterol yang rutin bisa menjadi langkah yang bermanfaat dalam mencegah hipertensi yang berkaitan erat dengan penyakit kardiovaskular.
5. Kurang aktivitas bukan satu-satunya penyebab kolesterol tinggi
Beberapa kondisi kesehatan membuat individu tertentu lebih rentan memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Orang yang kelebihan berat badan lebih rentan terhadap penyakit kolesterol tinggi.
Orang lanjut usia umumnya mengalami peningkatan produksi kolesterol dalam tubuh. Kadar kolesterol tinggi juga bisa bersifat turun-temurun, ras tertentu pun bisa meningkatkan risikonya.
Baca Juga: Selain Makan Buah, Sayuran Hijau Ini Ampuh Rontokkan Kolesterol Jahat Tanpa Obat
6. Kolesterol jadi masalah kesehatan serius bagi wanita
Wanita juga memiliki kadar hormon estrogen yang tinggi yang membuat peningkatan HDL. Masalah kolesterol muncul di kalangan wanita selama masa pascamenopause.
Kondisi lain yang unik bagi wanita seperti yang berkaitan dengan kehamilan atau penyakit autoimun, juga dapat menyebabkan kadar kolesterol tinggi.
7. Tidak semua lemak jenuh buruk bagi tubuh
Minyak nabati seperti minyak kelapa dan minyak sawit adalah beberapa contoh terbaik lemak yang baik untuk tubuh, mengandung lemak jenuh alami tanpa kolesterol. Minyak ini membantu meningkatkan kadar kolesterol baik untuk kesehatan jantung yang lebih baik.
American Heart Association merekomendasikan asupan kalori harian sebesar 5% hingga 6% dari lemak jenuh. Mengubah pola makan dan gaya hidup sedikit demi sedikit akan membantu mengontrol kadar kolesterol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News