M O M S M O N E Y I D
Bugar

Fakta Operasi Bariatrik: Bukan Sekadar Diet Instan, Ada 5 Efek Samping Menanti Anda

Fakta Operasi Bariatrik: Bukan Sekadar Diet Instan, Ada 5 Efek Samping Menanti Anda
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Belakangan ini, operasi bariatrik semakin populer untuk menurunkan berat badan. Orang-orang yang memilih jalur ini umumnya adalah penderita obesitas yang sudah berusaha diet, namun tidak berhasil.

Operasi ini memang menjanjikan penurunan berat badan dalam waktu yang relatif singkat. Karena prinsip kerjanya sederhana, yakni memperkecil ukuran lambung sehingga Anda cepat kenyang, atau memodifikasi usus halus agar penyerapan kalori dan nutrisi berkurang.

Baca Juga: 6 Tips Menurunkan Berat Badan secara Aman bagi Penderita Obesitas, Harus Konsisten ya

Namun, di balik keunggulannya, ternyata ada efek samping dari operasi bariatrik, baik secara fisik maupun mental, lo.

Karena itu, keputusan untuk menjalani operasi bariatrik tidak boleh diambil gegabah. Butuh pertimbangan matang, konsultasi komprehensif dengan ahli serta komitmen seumur hidup untuk mengubah pola makan.

Nah, berikut adalah beberapa efek samping operasi bariatrik yang bisa menjadi bahan pertimbangan Anda, sebagaimana dikutip dari hellosehat.com:

Baca Juga: Fungsi Ginjal Terganggu? Waspada, Obesitas Bisa Tingkatkan Asam Urat

1. Asam lambung naik

Salah satu efek samping dari operasi bariatrik adalah naiknya asam lambung. Kondisi ini terjadi karena pada operasi bariatrik tertentu bisa mengubah anatomi saluran pencernaan.

Untuk operasi gastric bypass menyebabkan kadar asam lambung naik karena melalui atas lambung menuju usus halus lebih cepat. Banyaknya kadar asam akan membuat iritasi lambung.

Sedangkan operasi sleeve gastrectomy memotong lambung sampai membentuk seperti tabung. Kapasitas lambung menjadi berkurang dan membuat asam lambung mudah naik ke kerongkongan.

2. Malnutrisi

Dalam operasi bariatrik gastrectomy bypass, hal ini bisa menimbulkan malnutrisi atau kekurangan gizi.

Efek dari operasi ini membuat terhambatnya penyerapan zat-zat tertentu. Semua zat gizi akan diserap di usus bagian atas yang dipotong saat operasi.

Baca Juga: Stunting hingga Obesitas Jadi Persoalan Tumbuh Kembang Anak

3. Sindrom dumping

Apa itu sindrom dumping? Kondisi ini bisa terjadi karena adanya perubahan saluran pencernaan dan pengurangan kapasitas lambung. Jadi, makanan bergerak cepat di sistem pencernaan.

Saat usus kecil menerima makanan dalam jumlah yang berlebihan, alhasil makanan tidak bisa dicerna dengan baik. Sehingga menimbulkan beberapa gejala, seperti mual, kembung, kram perut, dan diare.

4. Gula darah rendah

Dampak negatif dari operasi bariatrik berikutnya adalah gula darah rendah. Hal ini karena dari operasi bariatrik membuat ukuran lambung menjadi lebih kecil dan makanan yang masuk tidaklah dalam jumlah banyak.

Sehingga, makanan yang dicerna lebih cepat. Akibatnya, penyerapan gula juga lebih cepat yang membuat kadar gula menurun setelah makan.

Selain itu, ada beberapa operasi bariatrik yang juga menyebabkan produksi insulin melonjak. Hal ini juga membuat kadar gula darah menurun.

Baca Juga: Transformasi Hidup Pasien Obesitas, Bariatrik Bukan Sekadar Diet

5. Perubahan psikologis

Selain efek samping secara fisik, juga terjadi efek pada mental. Di mana operasi bariatrik bisa menyebabkan perubahan suasana hati, depresi, dan masalah psikologis lainnya.

Bahkan, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Bariatic Times menyebutkan bahwa ada beberapa pasien yang mengalami sedih mendalam setelah operasi.

Di samping itu, orang yang baru saja operasi bariatrik tidak bisa lagi makan banyak, mungkin juga ada rasa menyesal setelah keputusan tersebut, hingga ada rasa takut kalau berat badannya naik lagi.

Jadi, sebelum Anda terpukau oleh janji bobot ideal, ingatlah bahwa operasi bariatrik memiliki efek samping untuk fisik dan mental Anda. Sehingga, perlu dipertimbangkan dengan sangat matang ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.