M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Efek Samping Diet Keto yang Jarang Dibahas

 8 Efek Samping Diet Keto yang Jarang Dibahas
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lo, beberapa efek samping diet keto yang jarang dibahas. Kira-kira apa saja, ya?

Diet keto dikenal luas karena kemampuannya membantu menurunkan berat badan dengan cepat. Pola makan ini menekankan konsumsi lemak tinggi, protein sedang, dan karbohidrat sangat rendah, sehingga tubuh masuk ke kondisi ketosis, yaitu saat lemak digunakan sebagai sumber energi utama.

Meski terlihat efektif, tidak semua efek dari diet ini langsung terasa di permukaan. Ada sejumlah dampak yang jarang dibahas, tetapi penting untuk Anda ketahui sebelum menjalaninya dalam jangka panjang.

Baca Juga: 5 Efek Samping Berlebihan Minum Matcha bagi Kesehatan Tubuh

Bersumber dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa efek samping diet keto yang jarang dibahas:

1. Dehidrasi

Dehidrasi merupakan salah satu efek samping awal yang paling sering terjadi saat tubuh memasuki ketosis. Kondisi ini biasanya bersifat sementara dan bisa diatasi. Dehidrasi terjadi karena perubahan keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Penelitian menunjukkan, ginjal mengeluarkan lebih banyak natrium pada hari ke 2 hingga ke 6 saat ketosis dimulai.

Gejala dehidrasi akibat ketosis antara lain mulut kering, sakit kepala, pusing, dan gangguan penglihatan. Untuk mencegah atau mengatasinya, perbanyak minum air dan cairan elektrolit. Jika perlu, obat pereda nyeri dapat digunakan untuk membantu mengurangi sakit kepala.

2. Sembelit

Sebagian orang mengalami sembelit saat menjalani ketosis karena perubahan pola makan yang cukup ekstrem. Diet keto membatasi karbohidrat secara ketat, yang otomatis mengurangi asupan serat. Selain itu, konsumsi kalori yang lebih sedikit juga bisa memicu sembelit.

Gejala sembelit meliputi buang air besar kurang dari 3 kali seminggu, tinja keras dan kering, sulit atau nyeri saat buang air besar, serta perasaan tidak tuntas setelahnya.

Untuk mengatasinya, perbanyak minum cairan dan usahakan tetap mengonsumsi serat dari sumber yang diperbolehkan. Suplemen serat, obat pencahar, atau enema bisa membantu, tetapi sebaiknya digunakan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

3. Ketidakseimbangan elektrolit

Perubahan pola makan drastis pada diet keto dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit, terutama di awal ketosis. Kondisi ini terjadi saat kadar mineral penting dalam tubuh terlalu rendah atau terlalu tinggi.

Jenis yang sering terjadi adalah natrium rendah dan magnesium rendah. Penyebabnya meliputi dehidrasi, keluarnya keton melalui urine, serta rendahnya asupan mikronutrien.

Gejalanya bisa berupa sesak napas, demam, kebingungan, pembengkakan, dan detak jantung yang meningkat. Minuman atau suplemen elektrolit biasanya digunakan untuk mengatasi kondisi ini, sesuai kebutuhan tubuh.

4. Flu keto

Flu keto adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kumpulan gejala yang muncul di awal diet keto. Kondisi ini sering terjadi dalam beberapa minggu pertama dan kerap disalahartikan sebagai penyakit flu biasa.

Gejalanya meliputi sakit kepala, kelelahan, mual, pusing, sulit fokus, sakit perut, serta kram dan kelemahan otot. Flu keto umumnya akan membaik dalam waktu sekitar 4 minggu setelah tubuh beradaptasi. Meningkatkan asupan air dan elektrolit dapat membantu meredakan gejalanya.

Baca Juga: 6 Efek Samping pada Tubuh jika Terlalu Banyak Minum Kopi

5. Gula darah rendah

Karena karbohidrat sangat dibatasi, kadar gula darah dapat turun secara signifikan saat ketosis. Kondisi ini dikenal sebagai hipoglikemia dan sangat berisiko bagi penderita diabetes.

Gejala gula darah rendah meliputi tubuh gemetar, mudah lapar, kelelahan, pusing, detak jantung cepat, sakit kepala, dan gangguan penglihatan. Risiko ini juga meningkat pada orang yang mengonsumsi obat penurun gula darah.

Oleh karena itu, konsultasi dengan tenaga kesehatan sangat penting sebelum memulai diet keto.

6. Kekurangan nutrisi

Pembatasan karbohidrat dalam diet keto dapat menyebabkan kekurangan berbagai vitamin dan mineral. Nutrisi yang berisiko rendah antara lain vitamin B, vitamin A, vitamin E, kalsium, magnesium, zat besi, kalium, dan vitamin K.

Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan kelelahan, gangguan pencernaan, daya tahan tubuh menurun, hingga masalah tulang dan penglihatan. Untuk mencegahnya, beberapa orang perlu mengonsumsi multivitamin atau suplemen tambahan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

7. Risiko penyakit jantung

Beberapa penelitian menunjukkan diet keto berpotensi meningkatkan risiko masalah jantung, terutama karena tingginya konsumsi lemak jenuh dan produk hewani.

Diet ini memang dapat menurunkan berat badan dan trigliserida dalam waktu singkat, tetapi dampak jangka panjangnya terhadap kesehatan jantung masih belum sepenuhnya jelas.

Pada sebagian orang, kadar kolesterol total dan LDL dapat meningkat selama menjalani diet keto. Pemeriksaan profil lipid dapat membantu menilai risiko jantung selama menjalani diet ini.

8. Masalah ginjal

Ketosis juga dapat memengaruhi kesehatan ginjal. Diet keto dikaitkan dengan peningkatan risiko batu ginjal karena urin menjadi lebih asam. Konsumsi protein hewani yang berlebihan juga dapat memperburuk kondisi ini.

Tanda batu ginjal meliputi nyeri tajam di punggung, darah dalam urine, sering buang air kecil, nyeri saat buang air kecil, serta urine keruh atau berbau.

Bagi penderita penyakit ginjal kronis, ketosis dapat memperparah kondisi dan meningkatkan risiko komplikasi serius. Karena itu, konsultasi medis sangat dianjurkan sebelum menjalani diet keto.

Baca Juga: 6 Efek Samping Serius Minum Teh Hijau Berlebihan yang Jarang Dibahas

Nah, itu dia beberapa efek samping diet keto yang jarang dibahas. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cove Rilis Fitur Media Sosial Pertama dalam Aplikasi Co-Living di Indonesia

Cove merilis fitur media sosial pertama dalam aplikasi co-living di Indonesia, mengintegrasikan seluruh kebutuhan hunian dalam satu platform.

5 Cara Makanan Fermentasi Menjaga Kesehatan Usus Anda

Begini, lo, cara makanan fermentasi menjaga kesehatan usus Anda. Yuk, simak pembahasan lengkapnya di sini!

8 Teh Alami yang Bisa Bantu Mengurangi Stres

Ternyata ada beberapa teh alami yang bisa bantu mengurangi stres lo. Yuk, cek daftarnya di sini!     

Hindari Cemas Saat MRI, Teknologi AI Bikin Nyaman dan Diagnosis Lebih Detail

Bethsaida Hospital hadirkan MRI 3 Tesla AI, solusi deteksi penyakit kompleks seperti epilepsi dan gangguan jantung     

8 Kebiasaan Orang Sukses ala Charlie Munger yang Bisa Anda Lakukan Sekarang

Kebiasaan sederhana ala Charlie Munger ini dinilai mampu membantu membangun pola pikir sukses dan kehidupan lebih terarah.​  

7 Obat yang Tidak Boleh Dikonsumsi bersama Teh, Cek yuk!

Tahukah ternyata ada beberapa obat yang tidak boleh dikonsumsi bersama teh, lho. Yuk, intip di sini!  

Pernapasan Lebih Baik, 3 Manfaat Dehumidifier yang Ubah Kualitas Udara

Azko menawarkan solusi 2-in-1yaitu dehumidifier dan air purifier. Lindungi keluarga dari kualitas udara buruk dengan inovasi terbaru ini.  

Peringati Hari Teh Internasional, Ini Dia Perjalanan Teh Hingga Sampai di Cangkir

Bukan cuma seduhan, ada banyak faktor yang menentukan kualitas teh. Cari tahu bagaimana iklim dan proses petik memengaruhi rasa teh Anda.  

Strategi Menyiapkan Pendapatan Pensiun biar Masa Tua Tanpa Beban Pikiran

Berikut cara menyusun pendapatan pensiun yang aman, stabil, dan fleksibel agar masa tua tetap nyaman di tengah biaya hidup naik.​  

Dari Facebook hingga X, Begini Cara Media Sosial Menghasilkan Uang untuk Anda

Begini lo, cara Meta dan X menghasilkan uang ternyata berasal dari iklan digital dan aktivitas pengguna media sosial setiap hari.​