MOMSMONEY.ID - Tumbuh kembang anak jadi fokus utama setiap orangtua. Termasuk aktor Aktor Denny Sumargo. Bagi putrinya, Gabriella Allan Soemargo atau biel, asupan nutrisi jadi perhatian penting Denny dan istri Olivia. Pemilihan susu sebagai tambahan asupan nutrisi juga tidak asal bagi Denny Sumargo.
"Istri saya orangnya sangat akademisi sekali, dan observasinya tinggi. Yang paling pertama dilihat itu pasti komposisinya,” katanya dalam acara Let's Witness Together, a New Fresh Standard from AceKid di Hotel Kempinski, Minggu (7/6).
Ketika memilih dan membeli produk susu yang akan dikonsumsi putrinya, Denny pun melihat transparansi kandungan nutrisi susu terlebih dahulu. Pilihan utama soal kandungan susu segar pun jadi pilihan utama Denny Sumargo dalam membeli susu formula.
Menurutnya, keterbukaan informasi atau transparansi produk perlu jadi perhatian para pemilik produk, salah satunya susu. “Sebagai ayah dan orangtua, transparansi penting di mana jarang ditemui di negara kita,” ucap Denny.
Baca Juga: Stunting hingga Obesitas Jadi Persoalan Tumbuh Kembang Anak
Chef Arnold Poernomo juga menyampaikan pentingnya memperhatikan komposisi kandungan nutrisi pada produk susu untuk anak. “Komposisi dalam makanan atau minuman itu penting,” sebut Arnold.
Yang Zhang, Ph.D., Senior Scientist Feihe International, menjelaskan, AceKid menetapkan pendekatan baru dalam transparansi dan kualitas nutrisi bagi keluarga di Indonesia melalui tiga pendekatan utama.
Pertama, produk ini menggunakan natural whole milk atau susu segar sebagai bahan dasar utama yang berasal dari sumber yang dapat ditelusuri.
Kedua, kualitas bahan baku tetap terjaga hingga ke tangan konsumen berkat penggunaan sistem pemrosesan one-step fresh.
Ketiga, guna membantu orang tua memberikan asupan yang lebih seimbang dengan komposisi sederhana, AceKid diformulasikan tanpa tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, maupun perisa sintetik.
Baca Juga: AceKid: Pemberian Susu Penting di Masa Tumbuh Kembang Anak
Dari sisi riset, AceKid didukung oleh pengalaman panjang Feihe serta ekosistem riset terpadu melalui Feihe Research Institute, yang mencakup seluruh rantai nilai mulai dari sumber bahan baku hingga manfaat yang dirasakan konsumen.
Feihe menjalankan lebih dari 40 program riset nasional, menghasilkan 117 publikasi ilmiah terindeks SCI, memiliki 847 paten, menyelesaikan 12 uji klinis, serta turut berkontribusi dalam penyusunan 66 standar industri.
Feihe juga bekerjasama dengan berbagai institusi terkemuka di dunia, termasuk Harvard Medical School, Peking University, Tsinghua University, dan sejumlah lembaga riset dari tujuh negara.
“Rekam jejak ilmiah ini menjadi fondasi kepercayaan bagi FEIHE dalam menghadirkan produk yang dikembangkan berdasarkan data, riset, dan standar kualitas yang berkelanjutan,” ujar Yang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News