M O M S M O N E Y I D
Keluarga

MainStory Ajak Orangtua Tetap Produktif Lewat Pengasuhan Anak yang Tepat

MainStory Ajak Orangtua Tetap Produktif Lewat Pengasuhan Anak yang Tepat
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Tumbuh kembang anak yang optimal sangat bergantung pada proses pengasuhan orangtuanya. Nah, kebanyakan orangtua di Indonesia melakukan pengasuhan dengan berbagai cara, seperti menitipkan ke anggota keluarga terdekat atau asisten rumah tangga di rumah.

Namun, dari keputusan menitipkan anak untuk diasuh, ada dampak domino yang dirasakan setiap orangtua di Indonesia. Mulai dari produktivitas tenaga kerja, keberlanjutan karier perempuan, hingga fondasi pertumbuhan ekonomi nasional.

MainStory menegaskan, pengasuhan anak (childcare) bukan sekadar layanan, melainkan bagian dari infrastruktur sosial yang berperan penting dalam membentuk kualitas generasi masa depan dan partisipasi tenaga kerja hari ini.

“Ketika seorang ibu bisa tetap bekerja karena anaknya mendapatkan pengasuhan yang aman dan berkualitas, dampaknya tidak berhenti di keluarga itu saja. Dampaknya menjalar ke produktivitas perusahaan dan ekonomi nasional,” ujar Antoni Lewa, CEO MainStory, Kamis (29/1).

Menurut Anthony, mendapat pengasuhan anak layak bisa berdampak pada keberlangsungan tumbuh kembang setiap generasi. Mulai dari stimulasi anak terbentuk, keberlanjutan karier orang tua, khususnya perempuan, hingga produktivitas ekonomi jangka panjang.

Berbagai riset menunjukkan, investasi pada pengasuhan anak berkualitas dapat memberikan return hingga 7-10 kali lipat serta membantu menyetarakan peluang ekonomi anak lintas latar sosial di masa dewasa.

Artinya, setiap rupiah yang dialokasikan negara untuk pengasuhan anak tidak hanya berdampak pada tumbuh kembang anak, tetapi juga menciptakan efek domino, mulai dari peningkatan partisipasi kerja orang tua, produktivitas tenaga kerja, hingga kualitas sumber daya manusia di masa depan yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Ini Cara Efektif Mengurangi Screen Time sekaligus Mendukung Tumbuh Kembang Anak

Dalam konteks Indonesia, akses pengasuhan anak yang terjangkau dan berkualitas berpotensi meningkatkan partisipasi angkatan kerja perempuan dari 53% menjadi 58%, yang dalam berbagai studi diperkirakan dapat berkontribusi hingga US$ 62 miliar terhadap PDB per tahun.

Ini menunjukkan, pengasuhan anak adalah fondasi sosial yang turut menentukan daya saing tenaga kerja di masa depan.

Sekadar informasi, sejak berdiri pada 2022, MainStory telah mengoperasikan lebih dari 30 unit daycare dan homecare di lima kota.

Platform MainStory juga telah melayani lebih dari 7000 keluarga per Januari 2026, sekitar 4.500 di antaranya adalah ibu bekerja, serta mencatat lebih dari 150.000 hari pengasuhan anak. Tingkat retensi keluarga mencapai 89%, dengan net promoter score sebesar 71% yang ditopang oleh faktor teknologi dan keamanan.

“Angka-angka ini bukan sekadar pertumbuhan bisnis. Ini mencerminkan kebutuhan riil keluarga bekerja hari ini dan kepercayaan yang mereka titipkan kepada kami,” ujar Antoni.

Survei internal MainStory memperlihatkan bagaimana dampak domino tersebut terjadi di tingkat keluarga. Sebanyak 71,7% orang tua baru pertama kali menggunakan layanan pengasuhan anak dan memilih MainStory sebagai pengalaman pertamanya.

Lalu, 68% merasa lebih fokus bekerja, 54,7% (mayoritas ibu) dapat kembali bekerja atau batal mengundurkan diri, 55% menghemat biaya sekitar Rp 1 juta-Rp 4 juta per bulan, serta 48% menghemat 7–12 jam per hari yang sebelumnya terserap untuk urusan pengasuhan.

Baca Juga: Ini Tips untuk Menghadapi Tantangan Pengasuhan di Era Digital

“MainStory ingin orangtua berhak memiliki ruang yang tak terbatas dalam aktivitasnya dan anak mendapat stimulasi serta pengasuhan yang tepat,” sebut Antoni.

Selain itu, MainStory meyakini, di platformnya, pemberdayaan perempuan terealisasi dalam komposisi organisasinya. Hal ini terbukti dari 73% karyawan kantor pusat adalah perempuan, 89% manajer adalah perempuan, dan 64% mitra pemilik daycare adalah perempuan.

Secara keseluruhan, 2000+ perempuan telah terberdayakan melalui peluang kerja layak, baik dampak langsung maupun tidak langsung, dengan jalur karier serta standar upah yang lebih stabil dibandingkan rata-rata pasar.

Fakta di masyarakat, tiga kebutuhan utama paling sering muncul yaitu rasa aman saat menitipkan anak, kebutuhan stimulasi perkembangan yang tepat, serta kelelahan akibat sering berganti pengasuh atau asisten rumah tangga.

MainStory menjawab kebutuhan ini melalui pemantauan CCTV real-time, daily report, kurikulum stimulasi, serta pengelolaan rekrutmen, pelatihan, dan penggantian pengasuh secara terintegrasi.

Memasuki 2026, MainStory terus memperluas perannya sebagai platform parenting yang relevan dan mudah diakses oleh keluarga Indonesia dengan mengintegrasikan layanan offline dan online, memperluas jangkauan daycare dan homecare yang berkualitas serta terjangkau, dan berinvestasi pada digitalisasi serta fasilitas pelatihan pengasuh berbasis teknologi.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga, di mana pun mereka berada, memiliki akses pada pengasuhan yang aman, terjangkau, dan bermutu,” imbuh Antoni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.