M O M S M O N E Y I D
Bugar

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi
Reporter: Muhammad Fatih  |  Editor: Muhammad Al Fatih


MOMSMONEY.ID - ​Dr. dr. Sukamto Koesnoe, SpPD, K-AI, FINASIM, Ketua Satgas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), mengingatkan bahwa orang dewasa menghadapi risiko komplikasi dan kematian akibat DBD yang jauh lebih tinggi.

Hal ini ia sampaikan dalam acara ABCD Land – Ayo Bersama Cegah DBD! yang diselenggarakan oleh PT Takeda Innovative Medicines di Jakarta Selatan, Jumat (19/6).

dr. Sukamto mendorong vaksinasi DBD pada usia dewasa sebagai langkah perlindungan mendesak, terutama yang memiliki penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit ginjal.

Data proporsi penderita DBD per golongan umur tahun 2023 menunjukkan bahwa kelompok usia 15–44 tahun menyumbang 39% kasus, sementara kelompok usia di atas 44 tahun menyumbang 13% tambahan.

Artinya, lebih dari separuh beban kasus DBD di Indonesia ditanggung oleh kelompok dewasa, sebuah fakta yang kerap luput dari perhatian publik yang selama ini memandang DBD sebagai penyakit anak.

dr. Sukamto menegaskan bahwa persepsi keliru tersebut berdampak nyata terhadap pengabaian perlindungan diri.

"DBD sering kali identik dengan penyakit pada anak, padahal orang dewasa juga dapat terinfeksi dan mengalami komplikasi serius. Risiko ini semakin besar pada individu dengan kondisi penyerta, seperti: hipertensi, berisiko komplikasi 2–3 kali lebih tinggi; diabetes melitus, 3–5 kali lebih tinggi; penyakit ginjal, hingga 7 kali lebih tinggi; dan mereka yang memiliki asma atau penyakit paru kronik, bahkan 2–12 kali lebih tinggi dibandingkan pasien tanpa komorbiditas," paparnya.

Baca Juga: Kasus DBD 5 Tahun Terakhir Meningkat, Ini Cara Pencegahannya

Ia juga menekankan bahwa dampak DBD pada orang dewasa melampaui aspek kesehatan semata.

Sebuah studi kasus menunjukkan bahwa 45 karyawan yang menderita dengue dan absen rata-rata enam hari kerja menyebabkan total kerugian perusahaan sebesar 270 hari kerja, belum termasuk biaya pengganti tenaga kerja, pelatihan, evakuasi, dan biaya medis.

"Selain berdampak pada kesehatan, DBD juga dapat memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup pasien dan keluarganya. Pencegahan yang komprehensif perlu menjadi perhatian seluruh kelompok usia," ujarnya.

Meski demikian, hambatan vaksinasi pada orang dewasa masih signifikan, mulai dari kurangnya kesadaran tentang kebutuhan imunisasi dewasa, absennya rekomendasi dari tenaga kesehatan, hingga kebingungan terkait jadwal vaksinasi.

Padahal, vaksinasi pada orang dewasa terbukti berperan penting dalam menurunkan risiko dengue berat, mengurangi tekanan layanan kesehatan saat wabah, dan memperbaiki kualitas hidup.

Merespons kondisi ini, dr. Sukamto menyatakan, "PAPDI telah merekomendasikan vaksinasi DBD bagi orang dewasa usia 18–60 tahun sebagai bagian dari upaya perlindungan yang komprehensif."

Rekomendasi PAPDI tersebut telah tertuang dalam Jadwal Imunisasi Dewasa PAPDI 2025 yang mencantumkan vaksin dengue sebanyak dua dosis pada bulan ke-0 dan ke-3.

Urgensi pencegahan ini semakin meningkat di tengah ancaman El Niño yang diperkirakan mencapai intensitas sedang hingga kuat sepanjang 2026, dengan peluang pembentukan mencapai lebih dari 90% hingga akhir tahun.

Kondisi iklim tersebut berpotensi memperluas habitat nyamuk Aedes aegypti dan mempercepat penyebaran DBD, menjadikan vaksinasi orang dewasa bukan sekadar pilihan, melainkan bagian penting dari strategi perlindungan keluarga Indonesia secara menyeluruh.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tiket Final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dijual, Ini Harganya

Tiket final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 mulai dijual. Cek harga, jadwal laga, kategori tribun, dan syarat Garuda ID.

4 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Simak Peringatan Dini Cuaca Besok (3/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (3/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/10), Hujan Lebat Terjadi di 14 Provinsi Ini

BMKG memberi peringatan dini cuaca besok Sabtu 3 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.