M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

Tips Bangun Kepercayaan Diri Anak untuk Ikut Kompetisi, Orang Tua Harus Lakukan Ini

Tips Bangun Kepercayaan Diri Anak untuk Ikut Kompetisi, Orang Tua Harus Lakukan Ini
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - Tidak semua anak memiliki keberanian untuk tampil atau mengikuti kompetisi, meski sebenarnya memiliki potensi dan kemampuan. Oleh karena itu, dukungan orang tua dan lingkungan menjadi faktor penting untuk membangun rasa percaya diri anak sejak dini.

Psikolog Klinis Anak dan Keluarga, Saskhya Aulia mengatakan usia 7 tahun-12 tahun merupakan masa penting dalam pembentukan karakter anak. Pada fase ini, anak mulai belajar bersosialisasi, bekerja sama, hingga mengenali kemampuan dirinya.

“Usia 7 tahun ke atas merupakan usia emas. Dengan mengikuti kompetisi bukan cuma meningkatkan kecerdasan, tapi juga membangun karakternya, mengajarkan mereka bersosialisasi, dan kolaborasi,” ujar Saskhya dalam acara Jumpa Media: Kompetisi Dancow Indonesia Cerdas Season 2 di Jakarta, Senin (18/5).

Tak hanya itu, ia menyebutkan bahwa kompetisi juga dapat melatih kerja sama, kreativitas, hingga kemampuan mengelola emosi. Maka, anak perlu didorong agar berani mencoba berbagai tantangan.

Baca Juga: Skincare Sulit Meresap? Ini 4 Tanda Kulit Wajah Butuh Peeling yang Wajib Anda Tahu

Namun, membangun semangat anak untuk ikut kompetisi tidak bisa dilakukan sendiri. Saskhya menilai lingkungan rumah dan sekolah harus saling mendukung agar anak merasa aman dan percaya diri.

Ia menjelaskan, orang tua dapat menerapkan pendekatan 3D, yakni mendengar, mendefinisikan ulang, dan mendampingi anak.

Langkah pertama, mendengarkan perasaan anak. Menurut Saskhya, banyak orang tua lebih sering memberi arahan dibanding memahami apa yang sebenarnya dirasakan anak.

“Kita sering banget ngomong ‘kamu harus ini, kamu harus itu’. Padahal kita jarang mendengar apa sih sebenarnya rasanya, apa takutnya, dan apa yang dipercaya anak tentang dirinya sendiri,” katanya.

Baca Juga: Promo Indomaret Serba Gratis 14-27 Mei 2026, Beli 1 Gratis 1 Rexona-Kilau Nipis

Setelah itu, orang tua perlu membantu anak melihat masalah dari sudut pandang berbeda atau mendefinisikan ulang ketakutannya. Misalnya saat anak merasa tidak pintar karena nilai yang kurang baik, orang tua bisa mengajak anak memahami bahwa nilai bukan satu-satunya ukuran kemampuan.

“Nilai itu cuma di luarnya saja. Yang penting apa yang bisa diperbaiki dan dipelajari,” ujarnya.

Tahap terakhir, mendampingi anak selama proses, bukan hanya fokus pada hasil akhir. Saskhya menyebut orang tua sebaiknya tidak hanya menanyakan nilai atau pekerjaan rumah, tetapi juga pengalaman dan perasaan anak selama menjalani aktivitasnya.

“Coba tanya juga, apa yang menyenangkan hari ini, apa yang bikin kamu semangat, atau hal baru apa yang kamu pelajari hari ini,” katanya.

Dengan komunikasi yang lebih terbuka dan dukungan yang konsisten, anak akan merasa lebih dihargai dan berani mencoba hal-hal baru, termasuk mengikuti kompetisi yang sebelumnya dianggap menantang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini 5 Kripto Top Gainers yang Tetap Bertaji saat Pasar Loyo

Di pasar yang loyo, kripto KITE salah satu yang mampu naik dan menempati puncak kripto top gainers 24 jam terakhir.

Program IVF, Kisah Aktor Rifky Alhabsyi dan Istri Miliki Anak Setelah 9 Tahun

Menanti kehamilan anak pertama lewat program IVF, simak cerita lengkap aktor Rifky Alhabsyi dan istrinya.

Tips Bangun Kepercayaan Diri Anak untuk Ikut Kompetisi, Orang Tua Harus Lakukan Ini

Psikolog Klinis Anak dan Keluarga, Saskhya Aulia ​membagikan tips bagi orang tua untuk membangun kepercayaan diri pada anak untuk ikut kompetisi.  

Charlie Munger Ungkap 4 Kebiasaan Belanja yang Menghambat Kekayaan

Charlie Munger membocorkan 4 jenis pengeluaran yang diam diam bisa menghambat kebebasan finansial jangka panjang.​

12 Inspirasi Dapur Luar Bikin Halaman Rumah Makin Nyaman dan Estetik

Berikut inspirasi dapur luar ruangan modern yang estetik, nyaman, dan cocok untuk bikin acara makan keluarga makin berkesan.​

Cara Menabung Umrah dari Nol, Tips Logis biar Cepat Berangkat ke Tanah Suci

Berikut cara menabung untuk umrah kini makin mudah dengan strategi sederhana, realistis, dan cocok untuk semua kalangan di Indonesia.​

Peeling vs Eksfoliasi, Ini 4 Perbedaan Mendasar yang Wajib Diketahui

Pernah mengira peeling dan eksfoliasi sama? Simak dan catat, inilah 4 perbedaan peeling dan eksfoliasi!

5 Kondisi Halaman Rumah yang Sering Bikin Tetangga Tidak Nyaman

Kondisi halaman rumah yang berantakan ternyata bisa mengganggu tetangga dan memicu konflik kecil di lingkungan. Ini solusi praktisnya.​  

69,5% UMKM Indonesia Belum Bisa Akses Kredit, CBI Luncurkan Andalan UMKM

Portal digital Andalan UMKM berikan kemudahan kepada UMKM memahami bagaimana lembaga keuangan menilai profil usaha mereka dengan bahasa sederhana.

DRIVE Band Rilis Lagu Mantra Versi Bahasa Inggris

Terdapat perbedaan cerita dari lagu Mantra yang berbahasa Indonesia dengan versi Bahasa Inggris.