MOMSMONEY.ID - Coba ketahui dampak buruk dan efek yang mungkin muncul dari terlalu banyak mengkonsumsi cuka apel ini.
Apple cider vinegar atau cuka apel banyak digunakan untuk program diet atau obat untuk beberapa penyakit.
Terbuat dari fermentasi apel, cuka sari apel dijual dalam bentuk yang telah disaring ataupun yang tidak disaring dan tidak dipasteurisasi.
Jenis yang disebut terakhir inilah yang dianggap bermanfaat bagi kesehatan, karena mengandung 'biang cuka' aktif yang terdiri dari bakteri baik.
"Biang cuka tersebut mengandung banyak enzim dan protein, serta turut menambah jumlah bakteri baik dalam tubuh Anda," jelas Dr. Darshna Yagnik, seorang dosen peneliti biomedis di Middlesex University pada laman BBC.
Salah satu manfaatnya adalah dikenal mampu membantu menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah maupun kadar kolesterol.
Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak, ternyata cuka apel bisa menimbulkan efek dan dampak buruk bagi tubuh. Ini beberapa efeknya.
Baca Juga: Delayed Sleep Phase Syndrome Beda dengan insomnia, Para Night Owls Wajib Baca
Gangguan perut
Bagi yang tidak tahan dengan rasa asam dari cuka apel, maka gangguan perut parah pun bisa terjadi, seperti kembung. Cuka memiliki sifat asam yang tentunya tak selalu cocok pada semua perut dan sistem pencernaan seseorang.
Hindari mengonsumsi cuka apel secara langsung, ada baiknya untuk menggunakannya dengan mencampur pada minuman dengan porsi sedikit. Tujuannya, agar tidak melukai sistem pencernaan lambung, terutama bagi yang memiliki gangguan sistem pencernaan atau masalah pada perut.
Merusak enamel gigi
Laman Healthline menjelaskan, segala jenis makanan atau minuman asam bisa merusak kesehatan gigi. Acetic acid atau zat asam pada cuka apel bisa menguras enamel gigi dan memicu pengurangan mineral yang menyebabkan gigi rusak.
Kondisi ini pun bisa menjadi lebih parah jika mengonsumsi cuka apel secara langsung tanpa dilarutkan pada minuman atau air terlebih dahulu.
Baca Juga: Bukan Ansos atau Introvert, Kenali Cave Syndrome yang Bikin Anda Malas Keluar Rumah
Memperlambat metabolisme
Dalam beberapa studi dijelaskan, cuka apel bisa memperlambat proses metabolisme dan membuat makanan bertahan lebih lama dalam perut.
Selain itu, berat badan pun juga akan menjadi turun namun hanya sementara karena metabolisme tubuh melambat. Tak ketinggalan, rasa lapar pun juga akan lebih mudah muncul ketika terlalu banyak mengonsumsi cuka apel yang merupakan minuman dengan rendah kalori.
Iritasi kulit
Bagi yang menggunakan campuran air dan cuka apel untuk mandi, masalah gangguan iritasi kulit mungkin saja bisa terjadi.
Melansir dari laman Women’s Health, penggunaan cuka apel dalam dosis yang tinggi atau terlalu banyak sebagai campuran air mandi bisa memicu iritasi serta munculnya rasa terbakar pada kulit.
Alih-alih ingin membersihkan kulit dari gangguan kulit, iritasi malah akan muncul dan memperparah keadaan kulit. Sebaiknya, konsultasi kan dulu dengan dokter kulit sebelum melakukan perawatan ini.
Kadar potasium rendah dan keropos tulang
Efek samping lain yang mungkin muncul karena terlalu banyak mengonsumsi cuka apel adalah keropos tulang. Sebuah penelitian menyatakan, cuka apel bisa membuat kadar potasium dalam tubuh menjadi rendah.
Hal tersebut memicu masalah pada kekuatan tulang dan membuatnya keropos. Kadar potasium yang rendah dalam darah tersebut bisa disebabkan karena mengonsumsi cuka apel atau apple cider vinegar dalam jangka waktu yang terlalu lama.
Itulah beberapa dampak efek samping karena terlalu banyak mengonsumsi cuka apel. Mulai perhatikan porsi dan cara aman mengonsumsinya, ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News