M O M S M O N E Y I D
Santai

Bisa Ancam Kesehatan, Waspadai 5 Efek Buruk Cuka Apel Berlebihan

Bisa Ancam Kesehatan, Waspadai 5 Efek Buruk Cuka Apel Berlebihan
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Coba ketahui dampak buruk dan efek yang mungkin muncul dari terlalu banyak mengkonsumsi cuka apel ini.

Apple cider vinegar atau cuka apel banyak digunakan untuk program diet atau obat untuk beberapa penyakit.

Terbuat dari fermentasi apel, cuka sari apel dijual dalam bentuk yang telah disaring ataupun yang tidak disaring dan tidak dipasteurisasi.

Jenis yang disebut terakhir inilah yang dianggap bermanfaat bagi kesehatan, karena mengandung 'biang cuka' aktif yang terdiri dari bakteri baik.

"Biang cuka tersebut mengandung banyak enzim dan protein, serta turut menambah jumlah bakteri baik dalam tubuh Anda," jelas Dr. Darshna Yagnik, seorang dosen peneliti biomedis di Middlesex University pada laman BBC.

Salah satu manfaatnya adalah dikenal mampu membantu menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah maupun kadar kolesterol.

Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak, ternyata cuka apel bisa menimbulkan efek dan dampak buruk bagi tubuh. Ini beberapa efeknya.

Baca Juga: Delayed Sleep Phase Syndrome Beda dengan insomnia, Para Night Owls Wajib Baca

Gangguan perut

Bagi yang tidak tahan dengan rasa asam dari cuka apel, maka gangguan perut parah pun bisa terjadi, seperti kembung. Cuka memiliki sifat asam yang tentunya tak selalu cocok pada semua perut dan sistem pencernaan seseorang.

Hindari mengonsumsi cuka apel secara langsung, ada baiknya untuk menggunakannya dengan mencampur pada minuman dengan porsi sedikit. Tujuannya, agar tidak melukai sistem pencernaan lambung, terutama bagi yang memiliki gangguan sistem pencernaan atau masalah pada perut.

Merusak enamel gigi

Laman Healthline menjelaskan, segala jenis makanan atau minuman asam bisa merusak kesehatan gigi. Acetic acid atau zat asam pada cuka apel bisa menguras enamel gigi dan memicu pengurangan mineral yang menyebabkan gigi rusak.

Kondisi ini pun bisa menjadi lebih parah jika mengonsumsi cuka apel secara langsung tanpa dilarutkan pada minuman atau air terlebih dahulu.

Baca Juga: Bukan Ansos atau Introvert, Kenali Cave Syndrome yang Bikin Anda Malas Keluar Rumah

Memperlambat metabolisme

Dalam beberapa studi dijelaskan, cuka apel bisa memperlambat proses metabolisme dan membuat makanan bertahan lebih lama dalam perut.

Selain itu, berat badan pun juga akan menjadi turun namun hanya sementara karena metabolisme tubuh melambat. Tak ketinggalan, rasa lapar pun juga akan lebih mudah muncul ketika terlalu banyak mengonsumsi cuka apel yang merupakan minuman dengan rendah kalori.

Iritasi kulit

Bagi yang menggunakan campuran air dan cuka apel untuk mandi, masalah gangguan iritasi kulit mungkin saja bisa terjadi.

Melansir dari laman Women’s Health, penggunaan cuka apel dalam dosis yang tinggi atau terlalu banyak sebagai campuran air mandi bisa memicu iritasi serta munculnya rasa terbakar pada kulit.

Alih-alih ingin membersihkan kulit dari gangguan kulit, iritasi malah akan muncul dan memperparah keadaan kulit. Sebaiknya, konsultasi kan dulu dengan dokter kulit sebelum melakukan perawatan ini.

Kadar potasium rendah dan keropos tulang

Efek samping lain yang mungkin muncul karena terlalu banyak mengonsumsi cuka apel adalah keropos tulang. Sebuah penelitian menyatakan, cuka apel bisa membuat kadar potasium dalam tubuh menjadi rendah.

Hal tersebut memicu masalah pada kekuatan tulang dan membuatnya keropos. Kadar potasium yang rendah dalam darah tersebut bisa disebabkan karena mengonsumsi cuka apel atau apple cider vinegar dalam jangka waktu yang terlalu lama.

Itulah beberapa dampak efek samping karena terlalu banyak mengonsumsi cuka apel. Mulai perhatikan porsi dan cara aman mengonsumsinya, ya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini 10 Penyebab Utama Kematian Global, Ada Diare

WHO merilis 10 penyebab utama kematian yang mencakup 33 juta kematian atau 54% dari total kematian di seluruh dunia.

3 Wilayah di Jabodetabek Ini Besok (5/10) Hujan Deras, Cek Peringatan Dini Cuaca BMKG

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (5/10), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/10), Hujan Lebat Turun di 10 Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Senin 5 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Sunscreen Tak Cuma untuk Lindungi dari UV, Ini yang Perlu Diperhatikan

Wardah menghadirkan PDRN Sunscreen dengan UV and heat protection untuk membantu melindungi kulit dari paparan UV dan panas sehari-hari.

LBFest 2026 Jadi Panggung 82 Brand Lokal Anak Muda

Dari kampus, generasi muda kembangkan brand lokal Local Brand Festival (LBFest).                                         

9.500 Pelari Ramaikan Crystalin RunXperience 2026

Crystalin RunXperience 2026 menjadi ajang olahraga lari yang lebih dari sekadar race.                       

Ramalan Zodiak Besok Senin 5 Oktober 2026, Berani Ungkap Perasaanmu

Simak ramalan 12 zodiak besok Senin 5 Oktober 2026, cek prediksi asmara, karier, keuangan, dan kesehatan terbaru untukmu.  

Ramalan Shio Besok Senin 5 Oktober 2026, Kerbau Diprediksi Paling Hoki

Simak ramalan shio lengkap besok Senin 5 Oktober 2026, cek prediksi karier, cinta, keuangan, kesehatan, dan keberuntungan 12 shio.  

AI Tak Sekadar Jadi Mesin Jawaban, Bisa Bantu Mahasiswa Perdalam Pemahaman

Penggunaan teknologi akal imitasi atau AI memiliki manfaat yang besar dalam dunia pendidikan bila digunakan dengan tepat.

Film Desember Jani Gelar World Premiere di TIFF 2026, Ini Sinopsis Singkatnya

Film Desember Jani produksi Palari Films terpilih menggelar World Premiere di Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-39​.