M O M S M O N E Y I D
Santai

Delayed Sleep Phase Syndrome Beda dengan insomnia, Para Night Owls Wajib Baca

Delayed Sleep Phase Syndrome Beda dengan insomnia, Para Night Owls Wajib Baca
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Yuk simak penjelasan tentang Delayed Sleep Phase Syndrome yang ternyata berbeda dengan insomnia.

Insomnia adalah jenis gangguan tidur yang paling umum dikenal kebanyakan orang. Padahal, ada jenis gangguan tidur lainnya yang juga penting untuk diketahui.

Delayed sleep phase syndrome, menurut Sleep Foundation, dikategorikan pada sebuah kondisi munculnya gangguan tidur di mana siklus tidur-bangun bergeser ke jam-jam berikutnya.

Gangguan yang muncul pada ritme sirkadian tidur atau jam tidur ini terjadi ketika seseorang menunda waktu tidurnya dua jam atau lebih dari jadwal tidur yang telah dijadwalkan.

Kondisi itu mengakibatkan mundurnya siklus waktu tidur dan menyebabkan jadwal bangun pun menjadi terlambat.

Baca Juga: Stres Berlebih Bikin Uban Muncul di Usia Muda, Ini Cara Atasi dan Pencegahannya

Melansir dari Sleep Education, penundaan waktu tidur akan membuat pola tidur baru yang tentunya kurang sesuai dengan waktu tidur pada umumnya.

Gejala umum yang dirasakan oleh penderita gangguan ini selain penundaan waktu tidur adalah mengalami kesulitan untuk tidur pada jam tidur yang telah ditetapkan dan sulit untuk bangun pada pagi hari.

Gangguan tidur ini hampir mirip dengan insomnia yang membuat performa seseorang jadi berkurang saat pagi hari dibanding saat malam hari.

Delayed sleep phase syndrome juga dapat memberikan dampak buruk pada performa harian.

Seperti contohnya mudah merasa ngantuk pada siang hari yang diakibatkan karena adanya penundaan waktu tidur saat malam. Biasanya orang ini mendapat julukan “night owls”.

Penderita gangguan delayed sleep phase syndrome akan mengalami pola tidur tertunda yang stabil pada seminggu pertama, sebelum tubuh menyesuaikan diri secara alami dengan pola tidur baru.

Baca Juga: Suka Mandi Air Panas atau Dingin? Cari Tahu Manfaatnya untuk Tubuh di Sini

Namun durasi dan kualitas tidur pun juga akan dipengaruhi karena perubahan waktu tidur itu tadi.

Yang membedakan gangguan ini dengan gangguan tidur lainnya adalah penderita delayed sleep phase syndrome merasakan kemudahan untuk tidur dengan nyenyak baik pada siang dan malam hari.

Hal itu disebabkan karena kuatnya keinginan untuk menonton film dan bermain gadget sesaat sebelum tidur yang akhirnya membuat jadwal tidur tertunda.

Untuk mengganti jam tidur yang tertunda tersebut, orang yang menderita delayed sleep phase syndrome akan memilih untuk tidur seharian pada saat weekend atau tidur panjang pada siang hari.

Orang-orang yang paling sering mengalami gangguan tidur ini menurut Mayo Clinic adalah anak-anak pada usia remaja dan menjelang dewasa.

Itulah tadi penjelasan tentang delayed sleep phase syndrome, gangguan tidur yang sering dikira insomnia. Apakah Anda pernah merasakannya?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bencana Alam Jadi Penyebab Childhood Trauma, Kenali Faktor Penyebab Lain di Sini

Moms, yuk, simak beberapa penyebab childhood trauma yang tanpa disadari bisa berpengaruh pada anak-anak hingga dewasa berikut ini.

Makan Buah Nanas Asam Ternyata Aman untuk Asam Urat, Enzimnya Redakan Nyeri

Kandungan enzim bromelain pada nanas ampuh redakan radang sendi. Pelajari cara mengolahnya agar nutrisinya tidak terbuang sia-sia.  

Moisturizer Anti-Aging Ini Bikin Kulit Keriput Kembali Plumpy dan Halus.

Kulit keriput bikin wajah tampak lebih tua. Kandungan retinol dan niacinamide ampuh kencangkan kulit, tapi simak aturan pakainya di sini.​  

Diabetes hingga Stres Bisa Berkurang, Ini Potensi Manfaat Intermittent Fasting

Sebelum mulai melakukannya, ketahui dulu apa saja potensi manfaat intermitten fasting bagi kesehatan yang bisa Anda peroleh.

6 Manfaat Rumput Laut, Makanan Asia yang Bisa Kurangi Risiko Diabetes

Bukan cuma enak, rumput laut yang punya variasi warna dari merah, hijau, cokelat, hingga hitam ini juga bisa beri manfaat bagi tubuh.

20+ Ucapan HUT KAI ke-81 Tahun 2026 Penuh Apresiasi, Bisa Buat Caption

Inilah beragam ucapan HUT KAI ke-81 tahun 1016 yang dapat digunakan sebagai caption atau status sosmed Anda.

Layar HP Samsung Galaxy A55 Tembus 1600 Nits, Kalahkan Samsung S23 FE!

Layar Super AMOLED Galaxy A55 bisa capai kecerahan 1600 nits. Cek rahasia panel ini yang mampu melampaui kemampuan seri flagship.  

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Pastikan Medali, 4 Wakil Indonesia ke Semifinal

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026 babak perempatfinal, Minggu (27/9), empat wakil Indonesia melaju ke babak semifinal dan pastikan medali.

Anak Belajar Bukan Hanya dari Rumah, Begini Pengaruh Lingkungan di Sekitarnya

Cara anak berpikir dan membayangkan masa depan tak hanya terbentuk dari keluarga, tetapi juga dari orang-orang yang ditemuinya setiap hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/9), Hujan Lebat Guyur 3 Daerah di Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (28/9), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.​